Bersama Technopreneur, Menkominfo Siap Wujudkan Ekosistem Industri yang Kondusif

Menkominfo

Menkominfo Indonesia, Rudiantara mengundang beberapa pelaku industri kreatif digital Indonesia untuk mencari solusi demi mewujudkan ekosistem yang lebih kondusif.

Game Tidak Termasuk Subsektor Industri Kreatif Indonesia, Bagaimana Masa Depannya?

Industri game secara umum tidak termasuk di dalam subsektor industri kreatif dalam Perpres yang disahkan Presiden Jokowi. Bagaimana masa depannya?
Baca Juga

Demi pengembangan ekosistem pelaku industri kreatif digital yang lebih baik, hari Rabu 30 September 2015 kemarin Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia (Menkominfo), Rudiantara mengadakan pertemuan khusus dengan para pelaku industri digital di Indonesia. Dengan mengundang para technopreneur mulai dari developer aplikasi, game, e-commerce; media, organisasi investor/funding, bidang pendidikan (dari universitas), mentor/advisor, hingga inkubator, acara ini bertujuan untuk membahas masalah yang ada di ekosistem digital Indonesia dan bagaimana pengembangan ke depannya untuk membentuk ekosistem digital yang lebih kondusif.

Dari industri game dan anggota Asosiasi Game Indonesia (AGI) sendiri, tampak hearing ini dihadiri oleh beberapa nama seperti Ronald Widjaja (Touchten Games) dan Jonathan Manuel Gunawan (Toge Productions). Selain itu, Duniaku juga mendapatkan kesempatan untuk menghadiri acara ini mewakili pihak media.

Menkominfo

Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Menteri Lt.7, Jl. Medan Merdeka Barat No.9 ini dihadiri langsung Menkominfo Indonesia, Rudiantara beserta beberapa staff-nya. Rudiantara juga memberikan kesempatan kepada para undangan untuk menyampaikan usul-usul mereka demi menciptakan ekosistem yang lebih kondusif di masa yang akan datang. Undangan yang memiliki masukan dan usul pun menyampaikannya di hadapan Rudiantara dan juga undangan lainnya lewat sebuah presentasi masing-masing dalam waktu 3 sampai 5 menit.

AGI sendiri memberikan materi presentasi mengenai perkembangan industri game Indonesia, dan bagaimana potensi ke depannya. Selain itu, dalam presentasi tersebut, AGI juga mengungkapkan beberapa tantangan yang harus dihadapi untuk membuat industri game Indonesia lebih baik ke depannya. Tak lupa, AGI juga memperkenalkan kepada Menkominfo beberapa nama besar yang terjun di industri game Indonesia, baik dari developer, publisher, payment gateway serta pihak-pihak dan organisasi lain yang mendukungnya.

Menkominfo

Di akhir presentasi, AGI juga memberikan beberapa saran dan usul untuk membuat ekosistem industri game lebih kondusif seperti pembuatan Game Rating System, terlibat lebih aktif di berbagai forum internasional, menggelar lebih banyak event di dalam negeri, sinergi dengan institusi pendidikan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas para pelaku di dalamnya, dan juga akses pemodalan yang lebih mudah.


SHARE
Previous articleKonser AFAID 2015 Day 2: LiSA Hentak JIExpo dan yanaginagi Pancarkan Aura Dewi!
Next articleArmor Keren Ini Dirancang Untuk Mewujudkan Pertarungan Gladiator Modern!
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.