Mengenang Rajawali Grafiti – Penerbit Komik Ilegal dengan Kualitas Terjemahan Kocak!

img-151008113234-001Fans komik yang merasakan era 90an mungkin tahu Rajawali Grafiti. Penerbit komik ilegal yang satu ini mampu meraih pembaca dengan judul-judul seperti Dragon Ball, yang rilisnya lebih cepat dari versi resmi Elex karena mereka tidak pusing memikirkan lisensi dan sejenisnya. Salah satu hal yang paling diingat dari komik-komik mereka? Kualitas terjemahannya yang kocak, dan terkadang terasa ngaco.

Kamu bisa mengenang kembali, atau melihat sendiri, terjemahan Rajawali Grafiti yang “berkualitas” lewat akun Twitter Rajawali Grafiti. Akun tersebut tidak menyajikan materi baru sejak 24 Juni, tapi tetap banyak halaman komik yang bisa bikin kamu ngakak dari awal sampai akhir.

Keseluruhan, ada beberapa ciri tersendiri dalam translasi versi mereka. Apa saja?


1

Penamaan Karakter


Semua judul komik Rajawali Grafiti yang penulis baca selalu memiliki perubahan yang unik untuk nama karakter. Contohnya, cek saja halaman perkenalan karakter Dragon Ball di bawah.

Rajawali Grafiti - Dragon Ball NamaSeperti bisa dilihat di atas, ada yang namanya hanya terjemahan langsung dari versi Mandarin, seperti Son Goku menjadi Wu Kong. Tidak terlalu mengherankan, mengingat sepertinya komik-komik Rajawali Grafiti diambil dari versi Hong Kong. Ada nama yang masih mirip-mirip dengan versi aslinya, seperti Krillin yang menjadi Kholin. Ada juga nama yang membingungkan, seperti Ten Shin Han menjadi Aizu serta Yamcha menjadi Lhok Pin.

Dan… ya, ada juga nama yang kelihatan banget diubah, seperti Bulma menjadi Putri.

Rajawali Grafiti - Dragon Ball BuuFenomena ini, tentunya, masih ada sampai Buu Saga. Di mana Babidi menjadi Babari, Kibito menjadi Jebido, Goten menjadi Sun Wong, Trunks menjadi Toranku. Sementara Picollo, sejak kemunculan pertamanya, sudah memiliki nama yang entah datang dari mana: Spike.

Beberapa contoh lain dari Dragon Ball,

RG Ginyu Force - GuldoRG Ginyu Force - Burter

RG Ginyu Force - Jeice

RG Ginyu Force - Ginyu RG Ginyu ForceAda juga contoh dari Shinchan, di mana penerjemah memutuskan mengganti nama Shiro menjadi Dino,

Rajawali Grafiti - Nama ShinchanSerta Yu Yu Hakusho, di mana Hiei, Kurama, serta Goki diganti namanya. Membingungkan juga kenapa nama Karen tidak diberikan kepada Kurama, yang nama depannya memang diawali huruf K, dan penampilannya sudah androgini. Dipasangkan ke Goki yang macho dan kekar hanya berhasil membuat dia jadi bahan lawakan.

Rajawali Grafiti - Yu Yu Hakusho

Lanjut ke halaman 2…

1
2
3
4
5

SHARE
Previous articleBATBAND, Dengarkan Lagu Tanpa Headphone dan Earphone!
Next articleDaftar Smartphone Motorola yang Menerima Update Android Marshmallow
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.