Anime Spotlight: Heavy Object dari Penulis Toaru Majutsu no Index

heavy object

Kazuma Kamachi Menulis Heavy Object Berfokus Pada Sisi Sains Tanpa Tambahan “Magic” Di Dalamnya

Heavy Object berasal dari Light Novel karangan Kazuma Kamachi, pengarang serial Toaru Majutsu no Index, dan diterbitkan oleh ASCII Media Works di bawah imprint Dengeki Bunko. Novelnya yang saat ini sudah mencapai volume ke 9 kemudian diadaptasi dalam format serial animasi yang ketika artikel ini ditulis, baru dua episode yang sudah tayang.

Belum Ada Index Season 3

Masih ada harapan! Semoga nggak PHP (lagi!)
Baca Juga
[clearboth]

Apabila Toaru Majutsu no Index bercerita di mana Sains dan Magic berada pada satu dunia, Heavy Object sepenuhnya berada pada sisi Sains. Berseting di mana wujud peperangan tidak lagi diperankan oleh tulang dan daging manusia, melainkan diwakilkan oleh simbol kekuatan militer bernama Object, sebuah altileri perang setinggi lebih dari 50 meter yang terkenal bisa menahan bahkan serangan nuklir sekalipun.


Object dan Konsep Clean War


heavy object
Ketika peperangan diwakilkan oleh seorang pilot dalam Object

Tak ada alat persenjataan lain yang sanggup menandingi Object. Oleh karena itu, perselisihan antar dua kekuatan biasanya diselesaikan oleh pertarungan antar dua Object yang berselisih. Siapapun yang kalah dari pertarungan tersebut harus menyerahkan wilayah dan otoritas kepada pemenang dengan damai sehingga tidak ada korban jiwa lain yang harus berjatuhan. Inilah konsep tak tertulis Clean War yang mengawali cerita Heavy Object.

Pertanyaannya adalah, apa yang terjadi apabila Object yang memenangkan pertarungan tidak mengikuti aturan tersebut? Yang terjadi adalah pembantaian satu arah di mana manusia yang hanya tebuat dari tulang dan daging harus berhadapan dengan monster bernama Object. Inilah topik utama yang ingin diangkat oleh Heavy Object


Quenser/Quenthur Barbotage


heavy object
Duo idiot member #1: Quenser Barbotage menebar pesona

Salah satu member dari group yang selalu disebut-sebut sebagai duo idiot kemanapun mereka pergi. Walaupun Quenser bekerja pada salah satu battalion militer Legitimacy Kingdom, dia hanyalah seorang pelajar sipil yang datang untuk memperdalam pengetahuannya tentang Object. Dan walaupun dia pada dasarnya memiliki otak yang cemerlang dalam mengatasi situasi-situasi genting, Quenser bersama Heivia seringkali melakukan tindakan-tindakan bodoh yang membuat geram atasan mereka sepeti menggunakan peluru berteknologi mahal untuk berburu rusa.


Heivia/Havia Winchell


heavy object
Duo idiot member #2: Heivia Winchell berburu rusa

Member yang satu lagi dari group duo idiot di Heavy Object. Memiliki darah bangsawan dan selalu mengaku masuk militer hanya untuk mencari pengakuan demi mewariskan kekayaan keluarganya. Walaupun begitu, dia selalu bisa melalui rintangan apapun ketika dihadapkan pada situasi yang seringkali dianggap mustahil untuk dilakukan. Quenser dengan otaknya yang cemerlang dan Heivia dengan koordinasinya yang tidak pernah mengecewakan walaupun ucapan protes selalu keluar dari mulutnya.


Milinda Brantini


heavy object
Jarang disebut namanya, sering dipanggil dengan sebutan “Ohime-sama”

Pilot dari salah satu Object milik Legitimacy Kingdom tempat duo idiot bekerja. Setelah berhasil diselamatkan oleh Quenser ketika Baby Magnum, Object yang dia piloti pertama kalinya dikalahkan oleh Object musuh “Water Strider”, Milinda memulai menjalin pertemanannya dengan Quenser dan Heivia. Lambat laun, Milinda mulai menunjukkan kecemburuan tiap kali Quenser dekat dengan wanita lain. Milinda lebih sering dipanggil dengan sebutan “ohime-sama” ketimbang namanya sendiri.

Lanjut ke halaman 2…

1
2

SHARE
Previous articleTrailer Sherlock Ungkapkan Aksi Cumberbatch di Era Victoria!
Next articleDead or Alive Xtreme 3 Dirilis Februari, Harganya Luar Biasa!
Hardcore PC gamer, berbekal pengalaman 4 tahun di mobile game industry, dan pecandu Anime akut. Sering dikenal dengan nama Chiize di dunia maya, penulis memiliki passion untuk meng-ekspose game-game terbaru yang mungkin belum banyak dikenal oleh khalayak ramai.