Just Cause 3 Lebih Besar 10x dari Prekuelnya, Mendukung Virtual Reality Google Cardboard

Just-Cause-3-10

10 Fitur Baru Just Cause 3 Yang Makin Absurd!

Rico Rodriguez cocok menjadi duta pengenalan media transportasi masal (melalui wingsuit, parasut dan grapple hook) yang murah dan menyehatkan...
Baca Juga

Avalanche Studios dan Square Enix resmi mengumumkan Just Cause 3 November 2014 lalu,yang akan dirilis 1 Desember 2015 mendatang untuk PC Windows, PlayStation 4 dan Xbox One. Mengambil setting kepulauan fiksi di Laut Tengah (Mediterania), mengusung banyak perbaikan di sisi mekanis ketika menggunakan perlengkapan parasut dan grappling hook (yang menjadi perlengkapan utama prekuelnya), dengan cerita yang terfokus pada penyerangan markas diktator, dan menjanjikan akan ada banyak aksi di udara melalui perlengkapan baru karakter yang disebut “wingsuit,” untuk melengkapi mekanis parachute dan grapple. Ya, manusia memang ”bisa terbang” dalam game ini! Berkat perlengkapan barunya, sang karakter Rico Rodriguez bisa melakukan aksi ekstrem yang memicu adrenalin, ledakan dimana-mana, meluncur di udara dengan penuh gaya, dan tentu saja, menurut kami juga makin absurd!

Just-Cause-3-1

Kemarin developer mengabarkan jika game mereka ini sudah mencapai status “goes gold” atau telah selesai masa pengembangannya, dan tinggal menunggu didistribusikan ke retailer. Memperingati pencapaian tersebut, dua video baru dirilia. Satu mengangkat mengenai sekelumit cerita di balik Just Cause 3 (ya, alasan jika kalian menanyakan apa sebab kehancuran dan semua ledakan yang terjadi), dan yang satunya, video yang memperlihatkan ketika Rico menggunakan Wingsuit, serta ditampilkan secara panoramic. Berikut video terbarunya:

Just Cause 3: Story

Tentu saja selalu ada alasan dari semua kehancuran dan api yang terlihat selama video di atas, bukan? Dalam Just Cause 3, Rico kembali pulang untuk menyelamatkan tanah kelahirannya, Medici, dari kekuasaan seorang penguasa tunggal yang kerap berbuat sesuka hatinya, General Di Ravello. Dia dan Rico sebenarnya cerita lalu (bukan yang baik, tentunya), karena Di Ravello yang menjadi pemicu kenapa Rico sebelumnya meninggalkan Medici. Seperti terlihat dalam beberapa adegan video di atas, Di Ravello memerintahakan anak buahnya untuk menghabisi teman-teman Rico. Itulah konflik batin yang dialami stuntman level tinggi kita ini.

Just-Cause-3-2

Tantangan terberat, karena bukan sekadar membebaskan penduduk Medici dari cengkeraman diktator Di Ravello dengan mengalahkannya, namun juga melindungi teman-temannya! Sebelumnya, ulah Di Ravello belum segila saat ini, karena dulunya dia hanya terbatas di perbatasan Medici saja. Namun dengan penemuannya atas Bavarium, mineral mengagumkan yang mendukung kekuatan militernya, ambisi Di Ravello pun berkembang bukan sekadar di perbatasan, namun juga menguasai seluruh dunia.

Just-Cause-3-3Karena kembali ke kampung halaman, beberapa wajah familiar pun kelian temui dalam Just Cause 3, termasuk itu Sheldon, serta juga ada karakter baru, seperti Annika, pemimpin pera pemberontak yang memiliki hubungan dengan jaringan bawah tanah. Kalian juga bertemu Dima, ilmuwan jenius yang memegang peranan penting di tengahh cerita. Serta juga teman baik Rico, Mario. Mereka bertiga bisa kalian lihat melalui video di atas.

Just Cause 3: 360° Wingsuit Ride

Menguasai Darat, Laut dan Udara dalam Ekspansi Just Cause 3

Jika kurang melakukan aksi ekstrem dan ledakan hebat di daratan, kalian masih memiliki wilayah lainnya yang lebih luas... laut dan udara!
Baca Juga

Namun video di atas yang lebih keren. Video tersebut bisa kalian putar 360-derajat, serta menampilkan aksi Rico selama melayang di atas daratan Medici. Kalian bebas menggerakkan sudut pandang kameranya ke segala arah, sehingga mengesankan jika kalian yang memerankan Rico. Avalanche Studios dan Square Enix juga telah menyediakan aplikasi pendamping, bernama Wingsuit Experience, yang bisa diunduh gratis melalui Apple iTunes Store untuk iOS, dan Google Play Store untuk Android, yang memungkinkan kalian menggerakkan kamera semudah memiringkan smartphone (dengan catatan gadget kalian memiliki sensor gyroscope). Selain itu, aplikasi tersebut juga bekerja dengan pengaturan perangkat virtual reality termurah di dunia, Google Cardboard.

Just-Cause-3-4

Informasi lainnya mengenai game ini, setidaknya kalian membutuhkan space HDD yang tidak sedikit ketika meng-installnya nanti. Seperti yang diungkapkan halaman Xbox Store, setidaknya kalian membutuhkan space mencapai 42.49GB untuk menyimpan game ini di dalam HDD Xbox One, yang mana kapasitas tersebut setara dengan tipikal game kelas atas lainnya. Sebagai perbandingan, Just Cause 2 untuk Xbox 360 yang eksis tahun 2010 lalu saja hanya membutuhkan space 4.06GB saja, atau 1/10 lebih sedikit dari Just Cause 3 ini. Oh ya, untuk versi Xbox One-nya, kalian bakal mendapatkan bonus kopian Just Cause 2 versi Xbox 360 untuk setiap pembelian game ini, yang bisa dimainkan di Xbox One melalui dukungan backward compatibility.

Just Cause 3: On A Mission

https://youtu.be/HB8nQJItnq0

Just Cause 3 mengetengahkan aksi baru Rico Rodriguez, dengan setting Republik Medici yang terletak di Laut Tengah. Negara tersebut saat ini diceritakan dalam keadaan kacau karena dikuasai secara brutal oleh General Di Ravello, seorang diktator dengan keinginan besar akan kekuasaan. Kalian mengendalikan Rico, pria dengan misi menghancurkan markas General dengan cara apa pun. Dengan luas wilayah keseluruhan setting open-world-nya yang mencapai 400 mil persegi (salah satu game open-world dengan setting terluas, atau sekitar  1036 km persegi), setara dengan map dalam Just Cause 2.

Just-Cause-3-5 Just-Cause-3-6 Just-Cause-3-7


SHARE
Previous articleQeon Bagikan Ratusan Juta Rupiah di Master Gaming Series 2015
Next articleMeetup GemuGemu Bandung: Kolaborasi Developer dan Publisher untuk Ekosistem yang Lebih Baik
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.