Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 Pamer Unit Robot Keren dari Mass Effect!

Plants-vs.-Zombies-Garden-Warfare 2-6

Selama event E3 2015 lalu, Electronic Arts serta PopCap Games mengkonfirmasikan Plants vs. Zombies Garden Warfare 2, perpaduan third-person shooter dan tower defense yang kini langsung dirilis untuk platform PlayStation. Awalnya belum jelas kapan tanggal rilisnya, namun kemarin memastikan jika Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 bakal diluncurkan untuk PlayStation 4, Xbox One, dan PC Windows pada tanggal 23 Februari 2016 mendatang di Amerika Utara dan 25 Februari 2016 di Eropa. Mengiringi konfirmasi tanggal perilisannya, PopCap Games menawarkan akses “Grass Effect Z7-Mech” di awal game, sekaligus juga 14 aksesoris bergaya emoji yang bisa kalian gunakan untuk mengkustomisasi setiap kelas karakter.

Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 (2)

Sedangkan Z7-Mech sendiri dilengkapi dengan perangkat Zomni untuk serangan melee, dan desainnya sendiri terinspirasi dari mecha yang sama dalam Mass Effect, tepatnya mecha Cerberus dari Mass Effect 3, dan nama Z7-nya juga diadaptasi dari N7, yang diciptakan melalui hasil kolaborasi dengan BioWare. Berikut trailer terbarunya yang menyorot Z7-Mech.

Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 | Grass Effect Z7-Mech Gameplay Reveal Trailer with Release Date

Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 (1)

Kubu Tanaman Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 Juga Invasi Lapangan FIFA 16!

Kubu Tanaman Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 Juga Invasi Lapangan FIFA 16! Download Plants vs. Zombies Garden Warfare 2, download Plants vs. Zombies
Baca Juga

Sekuel ini memberi pembaruan fitur besar, seperti class, varian dan map baru (map bertema Asia, Zen Peak, dan bertema Dinosaurus, yang disebut Boney Island), namun yang paling utama, kini peran kubu tanaman yang mendapatkan kesempatan “balas dendam,” dan menyerang kuburan para Zombie! Dalam game pertamanya lalu, kubu Plant memang identik dengan bertahan, mulai dari mempertahankan taman hingga mempertahankan teman-temannya dari serangan para zombie. Kali ini pihak developer, PopCap Games, lebih “adil” dengan memberikan mode baru, Graveyard Defense yang membalik semuanya. Plant akan bertindak sebagai tim penyerang, dan Zombie berada di garis pertahanan untuk melindungi kuburan mereka! Keseluruhan gameplay-nya sama, namun ada penambahan 6 class baru untuk plant dan zombie (dari past, present, dan future), dengan total 14 class, serta menghasilkan hingga mencapai 100 karakter dalam Plants vs. Zombies Garden Warfare 2.

Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 (5)

Keenam class baru tersebut antara lain sebagai berikut:

  • Imp dan Z-Mech – Zombie terkecil dan paling gesit, yang bisa berubah dengan robot Z-Mech berdaya hancur besar melalui banyak misilnya.
  • Citron – Pemburu hadiah penjelajah dari masa depan, dan teryanyata dia juga sebuah jeruk. Bisa mengubah tubuhnya menjadi bulat seperti bola, kemudian berputar di tanah layaknya Sonic saja.
  • Super Brainz – Superhero dengan kekuatan besar, gaya rambut yang istimewa dan senyum yang kharismatik.
  • Rose – Penyihir yang sangat kuat yang bisa mengubah musuh zombie menjadi sekutu, namun berbentuk kambing.
  • Captain Deadbeard – Kapten bajak lain dengan kaki pincang yang banyak senjata yang unik.
  • Kernal Corn – Jagung ini menjadi class penyerang utama, apalagi dengan senjata dual busternya yang kuat serta memiliki tingkat fire-rate yang tinggi.

Berikut bisa kalian lihat aksi keenam class tersebut melalui video di bawah:

Plants vs. Zombies Garden Warfare 2: Character Class Dev Diary Deep Dive [ESRB] – New Gameplay

Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 (5)

Sebelumnya kami juga mendapatkan fitur baru, disebut Backyard Battleground, sebuah hub baru yang dinamis dalam Plants vs. Zombies Garden Warfare 2. Di sinilah kalian memulai permainan, bisa memilih event yang dinamis serta serangkaian aktivitas yang bisa dilakukan. Seperti mengundang hingga tiga teman mereka ke dalam Backyard Battleground untuk menjalankan quest harian, menyelesaikan misi untuk Crazy Dave dan Dr. Zomboss, berinteraksi dengan karakter Plants vs. Zombies lainnya, hingga mengobarkan perang dengan menembus garis perbatasan musuh.

Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 Plant Gameplay on Moon Base Z | Gamescom 2015

Tidak seperti prekuelnya, kalian bisa bermain secara offline untuk memainkan semua modenya, entah secara single, multiplayer split-screen, atau private server. Setidaknya ada 12 map dan 40 karakter tersedia saat game ini diluncurkan, dan seperti prekuelnya, bakal bertambah melalui konten DLC post-release.

Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 (3)

PopCap Games juga memberi reward kalian gamer prekuelnya. Varian tanaman dan zombie yang sudah didapatkan sebelumnya, bisa ditransfer kemari. Konten gratisannya banyak, jadi bisa diharapkan untuk sekuel ini DLC yang bakal diberikan juga bakal bikin kalian sering mengunduhnya nanti. Mereka juga merubah antar muka permainannya, lebih baik saat ini, misalnya kini Crazy Dave dan Dr. Zomboss diperlihatkan dalam bentuk 3D, bukan sekadar muncul gambaran wajahnya saja seperti sebelumnya.

Plants vs. Zombies Garden Warfare 2 (4)

Dari segi setting, sekuel ini diambil setelah event dalam Garden Warfare, dimana tanaman telah kalah, sedangkan Suburbia kini dikuasai zombie, dan mereka berniat mengubahnya menjadi Zomburbia. Kubu tanaman pun harus menginvasi Zomburbia dan merebutnya. Game ini juga diperkuat oleh engine keren milik EA Digital Illusion, yaitu Frostbite 3, yang terakhir membuat kami terpukai dengan kualitasnya melalui Need for Speed reboot, yang bikin susah membedakan antara tampilan render in-game serta gambar aslinya.


SHARE
Previous articleRise of the Tomb Raider Buktikan, Kekuatan Platform Last-Gen Masih Bisa Diadu!
Next articleDevil’s Third Online, Game Dewasa Nintendo Menjadi FPS Action Online di Tangan Nexon!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.