Rise of the Tomb Raider Xbox 360 Ga Kalah Keren Dibandingkan Versi Xbox One!

Rise-of-the-Tomb-Raider-5

Video Rise of the Tomb Raider Perlihatkan Betapa Tangguhnya Lara Croft!

Bencana alam, binatang buas, bahkan pasukan bersenjata lengkap ternyata tidak mampu menghentikan seorang wanita yang hanya bersenjatakan busur dan anak panah!
Baca Juga

Sebulan sebelum dirilis, Crystal Dynamics makin aktif memberikan beberapa informasi baru untuk Rise of the Tomb Raider. Apalagi 9 Oktober kemarin mereka resmi mengabarkan jika status game ini sudah Gone Gold, istilah dalam proses pengembangan game, bahwa game ini sudah selesai pengembangannya. Game ini sendiri bakal mendapatkan kesempatan premiere eksklusif untuk Xbox One dan Xbox 360 10 November 2015 mendatang, dan di Eropa hadir 13 November 2015. Sedangkan versi PC-nya menyusul awal tahun depan, dan terakhir untuk PlayStation 4 bakal kebagian akhir tahun 2016. Mode multiplayer game ini dikerjakan oleh Eidos Montreal, sedangkan port Xbox 360, PC Windows dan PS4 ditangani oleh Nixxes Software. Untuk PC Mac OS X, Crystal Dynamics menyerahkannya pada Feral Interactive. Setelah edisi kolektor-nya diungkapkan, berlanjut awal Oktober lalu lalu melalui Microsoft detail Season Pass-nya juga diungkapkan, dan juga beberapa video promosi baru sepanjang hampir 13 menit menampilkan beragam aksi Lara Croft telah dirilis (dan pasti bikin kalian ga sabar memainkannya), kini kami bakal memperlihatkan kepada kalian seperti apa perbedaan dua versi Xbox One dan Xbox 360. Yang pasti, ada yang berbeda dari dua generasi platform tersebut.

Rise-of-the-Tomb-Raider-1

Sebatas screenshot, belum bisa dirasakan kinerjanya dalam permainan langsung. Melalui screenshot di bawah, kita bisa menilai seperti apa kualitas grafisnya. Jelas ada perbedaan, karena yang digunakan untuk platform last-gen adalah engine dari Tomb Raider reboot untuk Xbox 360 dan Definitive Edition. Versi Xbox One menggunakna engine yang sama, namun dengan berbagai perbaikan. Dan semoga saja perbedaan generasi hardware tersebut tidak sampai menurunkan frame rate dari klaim 30 fps untuk X360 seperti yang pernah dijanjikan Crystal Dynamics dan Square Enix sebelumnya.

Rise-of-the-Tomb-Raider-8 Rise-of-the-Tomb-Raider-7 Rise-of-the-Tomb-Raider-6 Rise-of-the-Tomb-Raider-10 Rise-of-the-Tomb-Raider-9

Meskipun menurut kami screenshot versi X360-nya sudah cukup ok, namun tetap ada perbedaan, terutama di bagian pencahayaan dan partikel, serta detail obyeknya. Kalian tidak akan menyadarinya jika tidak memainkan kedua versi secara berdampingan melalui dua layar.

Rise of the Tomb Raider – Launch Trailer

Rise-of-the-Tomb-Raider-2

Rise of the Tomb Raider, Semua yang Perlu Kalian Ketahui dari Bundle Pre-Ordernya!

Eksklusif Xbox One dan Xbox 360 selama setahun, dengan banyak penawaran bundle dan bonus berbeda, kalian pasti bingung memilih mau membeli versi yang mana. Kami punya detail semua bundle-nya!
Baca Juga

Sebelumnya, dengan dipastikannya Rise of the Tomb Raider mendapatkan opsi microtransaction, dan ada in-app purchase yang bisa kalian beli secara terpisah, menjadikan petuangan cantik Lara Croft tersebut bakal tidak murah. Kami juga sudah mengulas detail salah satu bentuk IAP-nya yang kalian temui selama permainan, yang agak unik, yaitu bom ayam terbakar. Selain microtransaction, Microsoft juga sudah memastikan apa saja konten Season Pass yang mereka janjikan sebelum game ini nantinya juga dirilis untuk platform lainnya. Dan seakan mereka ingin memaksimalkan duit yang bisa didapatkan dari seri kedua dari bagian reboot petualangan Lara Croft dalam menjelajah kuburan ini, Microsoft juga menawarkan versi Deluxe dari game ini, yang bakal dijual dengan harga $90, atau sekitar Rp. 1,2 jutaan, yang memaketkan selain kopian gamenya (dalam bentuk digital), namun juga akses Season Pass, plus untuk membuatnya lebih bernilai, ada bagian IAP-nya yang mereka sertakan di sini.

Rise-of-the-Tomb-Raider-3

Kami sudah menjelaskan banyak mengenai game ini melalui artikel sebelumnya. Mulai setting-nya yang berada di Siberia, dan mengikuti perjalanan Lara Croft serta juru masak Endurance, Jonah Maiava (perlu pengetahuan akan prekuelnya jika kalian mau memainkan game ini) selama mereka mencari kota kuno yang dibangun oleh Grand Prince of Vladimir pada abad ke-13, dengan tujuan menemukan rahasia keabadian, sebelum rahasia tersebut didapatkan oleh organisasi kejam yang disebut sebagai Trinity.

Rise-of-the-Tomb-Raider-4

Dalam Rise of the Tomb Raider, Lara Croft, seakan menegaskan seperti apa seharusnya aksi yang dijalani seorang “tomb raider.” Setting makam yang penuh jebakan, puzzle, butuh bukan sekadar skill menembak jitu di sini, karena musuhnya adalah lingkungan, alam, dan kondisinya yang ekstrem.

Rise-of-the-Tomb-Raider-37

Solid Snake Tamat Ga Masalah, Kita Dapatkan Gantinya! Metal Gear Lara Croft!

Lara Croft membuktikan jika dirinya bukan hanya sekadar pemburu kuburan dan pencari harta karun saja, namun juga ahli dalam melakukan gerakan spionase tidak kalah dibandingkan Solid Snake atau pun Sam Fisher!
Baca Juga

Kalian ditantang untuk bisa selamat melawan medan yang berat, ditampilkan begitu sinematik, selama Lara Croft melakukan misi eksplorasi / penjarahan makam pertamanya untuk mencari tahu misteri keabadian. Selain itu, Rise of the Tomb Raider juga ingin mengenalkan kalian seperti apa asal muasal pribadi seorang Lara Croft itu, yang sebelumnya telah terpaku digambarkan sebagai wanita yang sangat tangguh. Jika dalam prekuelnya yang dirilis tahun 2013 lalu Lara Croft diperlihatkan masih lemah, baru belajar, namun kini dalam Rise of the Tomb Raiderdia sudah lebih matang, dengan perlengkapan yang lebih baik, untuk menghadapi tantangan yang lebih besar, yaitu menjelajahi makam dan juga kondisi alam yang lebih berbahaya. Bagaimana perlengkapannya kini diandalkan untuk menghadapi longsoran salju, sampai juga untuk mendaki puncak es, hal itulah yang menjadi bagian tantangannya selama permainan.

Rise-of-the-Tomb-Raider-35

Sejauh ini Rise of the Tomb Raider mendapatkan respon yang sangat baik dari penggemar, dan semoga saja juga melanjutkan sukses prekuelnya yang diklaim mampu terjual 1 juta kopi hanya dalam waktu 2 hari saja. Dan hingga saat ini, Tomb Raider reboot yang Maret 2013 lalu itu telah terjual hinga 8.5 juta kopi. Sama sekali tidak buruk untuk sebuah game reboot yang diterbitkan Square Enix. Dan, ya, ini bukan Final Fantasy XV lho, yang proses pengemnangannya seakan tiada akhirnya.


SHARE
Previous articleVideo Rise of the Tomb Raider Perlihatkan Betapa Tangguhnya Lara Croft!
Next articleIndonesia Board Game Challenge 2015 Jadi Finalis Penghargaan Gamifikasi Internasional!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.