[Review] The Flash Season 2 – Enter Zoom: Duel Maut Antara Flash dan Zoom!

The Flash Season 2

Setelah ditunggu sejak awal musim The Flash season 2, akhirnya Flash berhadapan dengan Zoom! Apakah Flash mampu mengalahkan musuh barunya ini?

Review merangkap rangkuman episode ini memuat spoiler. Kalau kamu ingin tahu kesimpulannya saja, kamu bisa melihat rangkuman penilaian di bawah artikel.


1

Plot Utama: Zoom


The Flash season 2

Trailer Hail Caesar! – Film Komedi Terbaru Dari Coen Brothers!

Coen Brothers kembali menjadi sutradara untuk film komedi Hail Caesar!
Baca Juga
[clearboth]

Sejak awal The Flash season 2, bahkan mungkin sejak teaser pertama musim terbaru ini dirilis, sosok Zoom sudah membuat fans penasaran. Speedster jahat ini menggabungkan banyak ciri The Flash, mulai dari nama (yang diambil dari karakter musuh Flash Wally West), kemampuan mencuri kecepatan (diambil dari karakter Savitar), warna kostum hitam (mirip Black Flash, malaikat pencabut nyawa para speedster), hingga motif kostum yang sangat menyerupai The Flash.

Namun sejak awal musim, Zoom lebih suka bekerja di balik layar, mengirim penjahat-penjahat Earth-2 untuk menangani Barry. Jay Garrick, Flash dari Earth-2, selalu memperingatkan Barry kalau Zoom berbahaya dan mengatakan Barry belum siap untuk melawannya. Tapi apa memang Zoom sekuat itu?

Zoom benar-benar muncul di episode enam The Flash season 2 ini. Dan ya, dia memang sekuat yang diperingatkan Jay. Dia juga sangat cerdas.

Melanjutkan dari episode sebelumnya, Barry dan timnya hendak mencoba menggunakan Dr. Light untuk memancing Zoom datang ke Earth-1. Harrison Wells Earth-2 siap membantu dengan menciptakan formula peredam kecepatan. Sayangnya, rencana ini terhambat setelah Dr. Light memanfaatkan kemampuan manipulasi cahayanya untuk melarikan diri dari S.T.A.R. Lab.

The Flash Season 2 - Dr. LightKarena Dr. Light sebenarnya adalah Linda Park dari Earth-2, Flash dan timnya pun berhasil meyakinkan Linda Earth-1 untuk mengenakan kostum Dr. Light dan menyamar menjadi supervillain itu. Walau Linda belum sepenuhnya siap, Barry mendorong untuk tetap menggunakan mantan pacarnya itu. Saat Linda ragu, Barry bahkan membuka kedoknya sebagai Flash untuk meyakinkannya, menambah daftar orang yang mengetahui rahasia The Flash!

Jadi, sesuai rencana, Linda Park Earth-1 sebagai Dr. Light berpura-pura mengalahkan The Flash. Zoom meminta emblem Flash dilempar ke portal penghubung Earth-1 dan Earth-2, jadi itulah yang Linda lakukan. Namun Zoom sepertinya sudah mengantisipasi perangkap ini (mungkin karena akting Linda Park sebagai Dr. Light yang benar-benar lucu) dan ia tidak muncul.

Zoom baru muncul untuk menculik Linda saat Linda sudah kembali ke kantornya dan hendak pulang.

The Flash Season 2 - Barry and LindaBarry tidak perlu repot-repot mencari di mana Zoom berada. Musuhnya ini menunjukkan dia sudah tahu banyak soal Flash, dengan menyeret Linda ke atap S.T.A.R. Lab. Setelah menyelamatkan Linda, Barry pun akhirnya mendapat kesempatan untuk berduel dengan Zoom.

Sejak musim lalu, fans sudah diperlihatkan perkembangan kekuatan Barry. Berkat saran teman-temannya, bahkan Eobard Thawne, dia belajar untuk berlari lebih cepat, menciptakan pusaran angin dengan putaran tangan, hingga menciptakan dan melempar petir. Saat ia menghadapi Zoom, Barry pun menggunakan semua kekuatannya ini.

Dia… gagal.

The Flash Season 2 - ZoomSaat Barry menghadapi Reverse Flash, terasa kalau mereka berdua memiliki kecepatan yang kurang lebih setara, hanya saja Thawne lebih berpengalaman menggunakan kekuatannya. Zoom berbeda. Sejak awal dia mulai serius menghadapi Barry, diperlihatkan kalau ia mengungguli sang hero, baik dari segi kecepatan hingga pengalaman. Barry pun dihajar hingga babak belur dan diseret ke kantor polisi serta kantor surat kabar tempat Iris dan Linda bekerja untuk dipamerkan.

Zoom lalu membawa Barry kembali ke S.T.A.R. Lab untuk menghabisi sang pahlawan di hadapan teman-temannya. Kalau saja Cisco tidak menembakkan senjata peluncur serum tepat waktu ke Zoom, mungkin Barry sudah mati. Serum penghambat kecepatan milik Harrison Wells Earth-2 itu setidaknya mampu membuat Zoom kabur, sebelum dia sepenuhnya kehilangan kekuatan.

Barry mungkin selamat, tapi terungkap di akhir episode kalau dia tidak bisa menggunakan kakinya. Walau Zoom belum mencuri kecepatannya, ia berhasil memaksa superhero berkecepatan tinggi itu untuk tak bisa berlari. Bila Barry belum pulih saat kecepatan Zoom kembali seperti sedia kala, maka tujuan Zoom untuk menjadi makhluk tercepat di dunia apapun pun sudah terwujud.

Lanjut ke halaman 2…

1
2
3
REVIEW OVERVIEW
Skor Episode
90 %

SHARE
Previous articleAgent Dodge, Game Baru Own Games yang Simpel nan Adiktif!
Next articleXiaomi Redmi 2A Turun Harga, Kini Hanya Rp. 1 Jutaan!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.