Empat Petunjuk Besar tentang Identitas Zoom di Flash!

Identitas Zoom - ZoomMasih penasaran dengan identitas Zoom dari serial Flash? Sudah ada beberapa petunjuk tentang makhluk yang satu ini. Mari kita lihat baik-baik!

1

Diciptakan Harrison Wells


Identitas Zoom - WellsDi episode 5, Harrison Wells mengakui satu hal: dialah yang menciptakan Zoom. Bukan hanya itu, Jay Garrick juga mengatakan kalau Wells-lah yang bertanggung jawab terhadap terciptanya para metahuman di Earth-2.

Identitas Zoom

Empat Petunjuk Besar tentang Identitas Zoom di Flash!

Masih penasaran tentang identitas Zoom di serial Flash? Ada beberapa petunjuk yang bisa membantumu menyimpulkan sendiri siapa di balik kostum hitam itu!

Abaikan

Siapa yang menyebabkan metahuman bermunculan secara ajaib di Central City Earth-1? Harrison Wells juga, meski Harrison Wells yang itu sebenarnya adalah Eobard Thawne yang menyamar. Tapi sejauh ini, Wells tidak menyampaikan siapa sebenarnya yang berada di balik kostum Zoom.

Kalau kamu menonton musim pertama The Flash, kamu mungkin tahu kalau ledakan Particle Accelerator yang diciptakan oleh Thawne ia lakukan untuk mempercepat kemunculan Flash. Apa hubungannya fakta ini dengan identitas Zoom? Mari kita lihat bukti-bukti lain.


2

Kostum


Identitas Zoom - Zoom 2The Flash Earth-2 adalah Jay Garrick. Namun desain kostum Zoom lebih mirip dengan desain kostum Flash milik Barry. Lihat saja bentuk petir di dadanya, juga simbol di kupingnya.

Identitas ZoomPerbedaannya hanyalah topeng Zoom seperti menempel ke kulitnya, dan tangannya memiliki kuku-kuku tajam yang entah alami atau hanya bagian dari kostum.


3

Harrison Wells Mencari Barry


Identitas Zoom

[Review] The Flash Season 2- Gorilla Warfare: Reverse Flash Kembali?!

Dalam episode Gorilla Warfare, Flash harus menghadapi Grodd sang gorilla berkekuatan super dengan bantuan... Reverse Flash?!
Baca Juga

Setelah Zoom menculik putrinya, Wells langsung memutuskan pergi ke Earth-1 untuk mencari Barry Allen. Kemudian terungkap di Gorilla Warfare kalau satu-satunya rencana Wells hanyalah mengadu Zoom dengan Barry, lalu berharap serum anti-Zoom yang ia ciptakan sudah cukup untuk melumpuhkan makhluk tercepat di dua bumi itu. Ia tak memikirkan metode lain yang bisa ia lakukan di Earth-1. Saat rencana itu gagal, ia sudah hampir pulang, kalau saja Caitlin Snow tidak membujuknya.

Saat bertarung dengan Dr. Light, Wells juga bisa mengajarkan Barry teknik baru hanya dengan mengandalkan informasi kalau Barry sempat menjelajah waktu dengan berlari.

Harrison Wells memang terobsesi dengan kecepatan. Ia bahkan memberi julukan Jesse Quick untuk putrinya. Namun, apakah ilmuwan yang satu ini memberi tahu Barry teknik tersebut hanya mengandalkan kecerdasannya? Ataukah sebelumnya ia, seperti Thawne di Earth-1, pernah membimbing seorang speedster Earth-2 yang bukan Jay Garrick untuk meningkatkan potensinya? Apakah justru pengetahuan ini yang mendorong dia untuk mencari Flash versi Barry Allen setelah ia melintas ke Earth-1?


4

Robert Queen


Identitas Zoom - Robert QueenMungkin pengungkapan ini lebih terasa seperti easter egg… tapi bukan mustahil kalau para sutradara memasukkan informasi ini sebagai petunjuk tentang identitas Zoom.

Di Earth-1, Arrow adalah Oliver Queen. Ayahnya, Robert Queen, sudah mati. Sebaliknya terjadi di Earth-2. Oliver Queen justru yang meninggal, dan ayahnya hidup. Ayahnya kemudian menjadi vigilante di Central City, dengan identitas yang mirip puteranya.

Jadi, bagaimana keempat petunjuk ini bisa membantu menyimpulkan siapa sebenarnya di balik kostum Zoom? Coba lihat saja kesimpulan sementara yang tertulis di halaman berikut!

1
2

SHARE
Previous articleTidak Sempat Datang ke GDG Prime 2015? Simak Liputan dari Kummaha TV Ini!
Next articleTrailer The Huntsman: Winter’s War – Sekali Lagi, Hemsworth Vs Charlize Theron!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.