Ga Lama Lagi Kalian Bisa Mainkan Game PS2 di PS4 Melalui Emulator!

PlayStation-4-2

Xbox One Backward Compatibility? Sony Punya Pasukan Game Remastered untuk PS4!

Bukannya tidak mau, menurut Sony backward compatibility susah diterapkan untuk PS4. Dan jelas lebih mudah (dan menguntungkan) bikin game port, remake, remastered untuk PS4!
Baca Juga

Isu backward compatibility kerap terangkat ketika produsen konsol mengenalkan platform generasi baru. Fitur tersebut dianggap menjadi jaminan kepada gamer, bahwa apa yang sudah mereka investasikan dalam bentuk software selama masih bergelut dengan platform game generasi sebelumnya, tidak akan menumpuk begitu saja di gudang termakan waktu. Masalah muncul ketika platform game baru menggunakan arsitektur hardware yang berbeda dari sebelumnya. Terkadang backward compatibility menjadi masalah bagi para teknisi produsen konsol game, dan butuh waktu lama menerapkannya ke platform baru menggunakan hardware yang saat ini digunakan. Microsoft sendiri dianggap berhasil dalam hal ini. Terakhir mereka membuka opsi backward compatibility Xbox One dengan 104 Game Xbox 360! Sedangkan Sony sendiri, yang mengaku kesulitan dalam hal ini, mengingat secara hardware PlayStation 3 dan PS4 itu berbeda, sebatas melakukannya melalui deretan game remastered, yang terbukti masih laku, dan lebih menguntungkan. Ya, meskipun hal itu juga memunculkan anggapan Sony hanya aji mumpung saja agar mereka bisa menjual game lama dengan harga yang masih relatif mahal. Namun kabar terbaru yang kami terima ini membuktikan jika Sony ternyata me-remaster game lama bukan satu-satunya langkah yang ditawarkan Sony. Karena saat ini mereka diketahui tengah berusaha membawa software PS2 ke PS4.

Backward Compatibility Xbox One Dibuka dengan 104 Game Xbox 360!

Sanggupkah langkah baru Microsoft ini bikin PS4 keok!?
Baca Juga

Belum diungkapkan bagaimana caranya, karena jika game PS3 saja diakui sulit dijalankan langsung melalui PS4, bagaimana dengan PS2? Menurut Sony, mereka berusaha memaksimalkan teknologi emulasi PS2 agar game-game jadul untuk salah satu konsol terlaris di dunia tersebut bisa dijalankan melalui konsol now-gen. Meskipun tidak disebutkan secara gamblang, namun kami sudah menduga jika Star Wars: Battlefront yang dirilis 17 November 2015 lalu, dan edisi terbatasnya memberikan bonus game-game jadul, seperti Super Star Wars, Star Wars: Racer Revenge, Star Wars: Jedi Starfighter, dan Star Wars: Bounty Hunter, beberapa diantaranya dijalankan melalui proses emulasi. Khususnya , Star Wars: Racer Revenge, Star Wars: Jedi Starfighter, dan Star Wars: Bounty Hunter yang merupakan game PS2, banyak yang menyebutkan jika bukan sekadar port dari coding lama agar bisa dijalankan melalui PS4, namun diduga menjalankan emulator khusus di atas software PS4.

Seperti kita ketahui, emulator adalah suatu program khusus yang bisa melakukan emulasi atau meniru/menyamai suatu sistem tertentu, dalam hal ini proses komputasi PS2. Hal itu memungkinkan game PS2 dijalankan di PS4, seakan-akan game tersebut dijalankan melalui PS2-nya sendiri, namun dengan perubahan seperti resolusi yang lebih tinggi. Dengan hardware PS4 yang begitu tinggi, kami rasa cukup mudah menjalanjan emulator di dalamnya. Sedangkan untuk game PS3, rasanya kita hanya bisa berharap pada deretan game remastered saja sejauh ini.

PlayStation 2 merupakan platform terlaris Sony, dan memiliki ratusan game orisinal yang keren, seperti God of War, Gran Turismo 3, dan Final Fantasy X. Seandainya Sony bisa menjualnya lagi melalui emulator di PS4 (dengan harga yang tidak semahal game remastered tentunya), maka bisa meningkatkan pemasukan mereka dari PS4, sekaligus juga memperbesar perpustakaan game yang dimiliki PS4.

Sumber


SHARE
Previous articleThe Walking Dead – Apakah Glenn Hidup atau Mati?
Next articleDigimon Adventure Tri Bagian Kedua “Determination” Rilis 2016!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.