Ini Dia Bedanya Bombing Mission di FFVII Original dan FFVII Remake

Final-Fantasy-VII-Remake-3 FFVII Remake

Trailer  FFVII Remake bangkitkan kenangan kita pada The Bombing Mission klasik!

Square Enix akhirnya mengungkapkan update mengenai  FFVII Remake. Banyak hal yang bisa diulas di kalangan netizen mengenai trailer FFVII Remake ini. Namun salah satunya adalah pemilihan adegan aksi pada trailer ini yang tentunya familiar bagi fans Final Fantasy. Ya, Square Enix kembali mereka ulang adegan pembuka  FFVII yaitu The Bombing Mission!

The Bombing Mission sendiri memiliki kenangan unik bagi fans  FFVII. Pasalnya, jika di masa itu tokoh utama memulai petualangan dari rumahnya atau kamar tidurnya, di  FFVII ini memulai cerita dengan cara yang tidak lazim. Dibuka dengan opening cinematic mengenai kota Midgar, tanpa basa-basi langsung nyambung ke misi pertama di cerita  FFVII, tanpa jeda sedikitpun!

Ini Dia Bedanya Bombing Mission di FFVII Original dan FFVII Remake

Versi The Bombing Mission mana yang lebih kamu suka?

Abaikan

Inti dari The Bombing Mission ini adalah dimana kelompok pemberontak (atau teroris, tergantung dari sudut pandang siapa) AVALANCHE melancarkan serangan ke mako reactor, Dipercaya, keberadaan Mako Reactor ini menyedot daya hidup Planet sehingga membahayakan dunia. Kita menjadi Cloud Strife, yang ikut misi yang dipimpin Barret untuk meledakkan Mako Reactor di kota Midgar ini.

Ini Dia Bedanya Bombing Mission di FFVII Original dan FFVII Remake

Versi The Bombing Mission mana yang lebih kamu suka?

Abaikan

Tentunya karena menjadi adegan pembuka. The Bombing Mission ini dilengkapi dengan berbagai tutorial dari kontrol, menu, item, hingga battle system.

Tentunya adegan reka ulang The Bombing Mission ini menarik dibandingkan antara versi trailer dan versi klasik. Beberapa hal menarik antara lain adalah:

Cloud dan Barret

FFVII Remake

 

FFVII Remake

Jika pada teaser awal kita hanya melihat sosok Cloud dan Barret dari belakang, maka sekarang kita bisa melihat tampilannya. Selain aksi mereka yang tampaknya juga menjadi aksi dari gameplay  FFVII Remake kelak, kita juga bisa mendengar suara dari Cloud dan Barret. Tentunya ini perkembangan yang signifikan dibandingan  FFVII klasik yang tanpa vokal suara.

Jessie, Wedge, dan Biggs

FFVII Remake

FFVII RemakeFFVII RemakeFFVII Remake

Jessie, Wedge, dan Biggs adalah anggota AVALANCHE yang ikut The Bombing Mission. Pada akhirnya mereka akan berakhir tragis saat mempertahankan kota Midgar dari serangan Shinra. Karakter minor ini mendapat tampilan dan aksi mengesankan di trailer  FFVII Remake. Dan tentu saja, mereka kini juga memiliki vokal suara seperti halnya Cloud dan Barret!

Menjelajah Sector 1

FFVII Remake FFVII RemakeYang terlihat berbeda lainnya yaitu saat Cloud menjelajah Mako Reactor di Sector 1. Jika rintangan yang dihadapi di FFVII klasik cukup sederhana, maka trailer ini banyak gerakan yang bisa dilakukan Cloud untuk menghadapi rintangan seperti menyusup, atau jalan merangkak.

Battle System

FFVII Remake FFVII Remake

FFVII Remakeff7 (3)Seperti yang telah dibahas sebelumnya, Active Time Battle sepertinya tidak akan digunakan lagi di  FFVII Remake, namun lebih Real Time seperti halnya FFVXV. Tentunya gameplay yang baru ini akan membuat fans  FFVII menjadi penasaran memainkan FFVII Remake.

Boss Guard Scorpion

ff7 (10)

ff7 (3)

Boss battle pertama di  FFVII ini hadir dengan grafis yang lebih memukau. Walaupun tidak terlihat bagaimana pertarungan melawan boss ini, namun tentunya menarik membandingkan Guard Scorpion di  FFVII klasik dengan FFVII Remake.

Manakah The Bombing Mission yang kamu suka? Apakah versi  FFVII klasik ataukah versi  FFVII Remake?


SHARE
Previous articleJelajahi Dunia Fantasy Legendaris Secara Gratis di Rayman Adventure
Next articleBox Set Marvel Cinematic Universe Phase 2 Benar-Benar Penuh Konten!
Toto yang merupakan pemerhati dunia komik dan game ini pernah menjalani karier sebagai editor buku anak selama 3 tahun. Bekerja dalam dunia anak membuat jiwa mudanya selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, orang yang melanjutkan karier nya sebagai perancang pameran ini suka bereksplorasi seni melalui tulisan dan gambar (desain), yang kebanyakan terinspirasi dari berbagai komik dan game kesukaannya.