Review Ip Man 3, Akhir Trilogi yang Cukup Menyentuh Hati

Review Ip Man 3

Ip Man 3 berhasil menutup trilogi Ip Man (Donnie Yen) dengan baik, meskipun banyak adegan berbeda dari kisah nyata dan banyak dramatisir di sana sini. Berikut review Ip Man 3 dari Duniaku!

Ip Man 3 bisa dikatakan menjadi film paling ditunggu-tunggu oleh penggemarnya. Merupakan ending dari trilogi Ip Man yang sudah dimulai tahun 2008 silam. Donnie Yen dianggap berhasil memerakan peran guru besar Wing Chun tersebut. Bahkan dirinya pun bisa dikenal di masyarakat umum karena serial ini, padahal sebenarnya Donnie Yen sudah membintangi banyak film sebelumnya. Meskipun banyak cerita yang didramatisir dan sebagian besar berbeda dari cerita yang sesungguhnya, serial Ip Man tetap nikmat untuk dinikmati. Kali ini Ip Man 3 pun juga bisa memberikan penggemarnya sesuatu yang menarik untuk diikuti. Seharusnya kejadian di Ip Man 3 ini terjadi ketika Ip Man sudah berusia 67 tahun. Tetapi hal itu diubah oleh sosok Donnie Yen yang tampak masih muda dan siap untuk bertempur dengan banyak orang sekaligus di film ketiganya ini.

Untuk latar belakang ceritanya sendiri sudah tidak membawa masalah dari prekuelnya. Jadi bagi kamu yang belum nonton dua seri Ip Man sebelumnya, film ini masih aman untuk kamu nikmati. Ip Man 3 lebih menjelaskan hubungan Ip Man dengan istri dan anaknya, juga dengan murid yang bernama Li Xiao Long (yang nantinya dikenal sebagai Bruce Lee). Disini Ip Man harus memilih keluarga atau kecintaannya pada Wing Chun, dan hal ini membuat kisah ketiga ini lebih menyentuh hati. Bahkan bisa dibilang seri ini lebih seimbang porsi drama dan porsi adegan pertarungannya.

Review Ip Man 3Mike Tyson sang petinju kelas berat Amerika legendaris ikut membintangi film ini. Hal ini merupakan ide dari sang sutradara Wilson Yip Wai-Shun. Sesuai dengan trailer-nya, Donnie Yen memang akan bertarung dengan Tyson di film ini. Dan adegan pertarungan ini berlangsung cukup lama, digarap dengan efek suara dan pengambilan gambar yang baik, dipastikan pertarungan Donnie dan Tyson ini menjadi pertarungan terbaik tahun 2015 ini. Hal ini juga memberikan pengalaman baru bagi Donnie Yen. Ia mengatakan bahwa Tyson tidak memiliki pengalaman yang baik dalam membintangi film perkelahian. Hal ini lah yang membuat Donnie Yen harus “bertarung sungguhan” dengan Tyson, karena gerakan pukulannya tidak sesuai dengan koreografi yang sudah dibuat. Dalam aksi pertarungan ini saja, tinju Tyson salah sasaran dan mengenai siku Donnie Yen, dan membuat jarinya patah. Dan adegan ini juga tersiar dengan nyata di film Ip Man 3 ini! Jadi bagi kamu yang suka film aksi, Ip Man 3 ini bisa menjadi film yang cocok untuk kamu tonton!

Review Ip Man 3Bagi kamu yang tak tahu sejarah Wing Chun, Ip Man memang mengubah gerakan bela diri Wing Chun yang sebenarnya. Dan hal ini membuat beberapa pendekar Wing Chun marah kepada Ip Man. Dan hal ini juga akan terceritakan di film ketiganya ini. Diceritakan akan ada tokoh baru bernama Cheung Tin-Chi (diperankan Max Zhang Jin) yang juga memiliki kemampuan bela diri Wing Chun tidak suka dengan Ip Man yang terkenal karena bela diri Wing Chun ubahannya. Zhang Jin sendiri juga ahli bela diri sungguhan, sebelumnya ia menjadi peran antagonis di film S.P.L 2: Time of Consequence dan harus bertarung dengan Wu Jing dan Tony Jaa. Dan kali ini, dia harus berhadapan dengan Donny Yen di Ip Man 3. Wing Chun klasik melawan Wing Chun milik Ip Man. Siapa yang akan menang? Simak selengkapnya di bioskop kesayangan anda.

Review Ip Man 3

REVIEW OVERVIEW
Review Film

SHARE
Previous articleIklan TV CoC Ini Ajak Kita Mendongeng Kehebatan Sang Lava Pup Terakhir!
Next articleSemangat Gamedev Bali Jelang Pelaksanaan GGJ 2016 Bali!
Pembaca Omega-Zigma di zaman pembahasan DOTA. Tertarik dalam dunia game, mencoba mencari guide game Online sebelum main. Suka mencoba character build sendiri, hingga pernah mengikuti event Dragonica Online dan berhasil menang. Saat ini bekerja di Zigma-Omega karena referensi dari teman kuliah. Selain bekerja saat ini sibuk dengan kuliah juga.