10 Game 3DS Terbaik 2015

Game-3DS-Terbaik-1

Di ranah handheld, tidak ada yang menyangsikan kedigjayaan keluarga Nintendo 3DS. Platform portable Nintendo ini terus meningkat kepopulerannya sejak dilahirkan, bahkan sampai versi terbarunya, New 3DS XL (yang berhasil kembali menggairahkan pasar 3DS) selalu menjadi rujukan salah satu pilihan terbaik akhir tahun ini. Seperti saudaranya yang lebih besar, Wii U, 3DS juga didukung deretan software yang kuat untuk segala usia. Hal itulah yang menjadikan handheld ini selalu berada di daftar teratas para orang tua yang ingin membeli hadiah untuk anak-anaknya di masa liburan. Perpustakaan gamenya lengkap, meskipun yang masuk kategori Mature (dalam artian penuh kekerasan dan berdarah) sangat sulit didapatkan. Namun kalian pencinta RPG Jepang, game casual, yang berbasis mainan figure, adaptasi anime yang lagi ngetrend, hingga game unggulan kelas AAA dari fanchise Nintendo (Zelda? Star Fox? Mario?) bisa kalian dapatkan melalui 3DS ini. Dari ratusan game yang dirilis untuk 3DS sepanjang tahun 2015 ini, kami pilihkan 10 game 3DS terbaik yang bisa kalian jadikan pertimbangan bila memang ingin meminang handheld game terbaik ini.


1

The Legend of Zelda: Majora's Mask 3D (Greezo + Nintendo EAD Tokyo)


The-Legend-of-Zelda-Majora7

Memang ini sekadar remake dari The Legend of Zelda: Majora’s Mask yang aslinya dirilis untuk Nintendo 64. Namun game aslinya itu saja sudah masuk kategori salah satu Zelda terbaik, masterpiece Nintendo pada masanya. Majora’s Mask 3D ini menjadi game The Legend of Zelda pertama yang menampilkan atmosfer dunia yang lebih aneh dan menakutkan dibandingkan sebelumnya. Mengajukan nuansa gelap, bahkan dunia dikisahkan akan berakhir hanya dalam waktu tiga hari karena bulan yang menghantam dunia. Tugasmu sebagai sang pahlawan legendaris adalah menyelamatkannya dari kehancuran. Remake ini berhasil menjaga tingkat tantangan game aslinya, namun dengan penyesuaiaan agar bisa juga dinikmati oleh semua kalangan pemain, bukan sekadar veteran serial Majora’s Mask saja.


2

Monster Hunter 4 Ultimate (Capcom)


Monster-Hunter-4-Ultimate-7

Kalian yang belum pernah mencoba memainkan Monster Hunter mungkin bingung bagaimana sebuah game yang repetitip bisa membuat penggemarnya setiap bermain puluhan bahkan ratusan jam setiap seri barunya keluar. Coba saja dulu dengan Monster Hunter 4 Ultimate ini. Capcom membuatnya untuk pemula, sekalgus veteran Monster Hunter. Dua senjata baru disediakan untuk varian Ultimate ini, Insect Glaive dan Charge Blade, yang menawarkan cara baru dalam bertarung, karena memberi kalian kemampuan menaiki dinding dan menunggangi, sehingga membuat gameplay-nya kian dinamis. Termasuk di sana ada lebih banyak buruan yang bisa kalian kalahkan untuk tantangan lebih, serta serangkaian teknik baru untuk dipelajari, dan pada akhirnya, dikuasai.


3

Xenoblade Chronicles 3D (Monolith Soft)


Xenoblade-Chronicles-3D-3

RPG Jepang terbaik, dan mungkin yang terakhir bisa kalian temukan saat ini! Xenoblade Chronicles X sendiri dibayangi prekuelnya ini, dan bahkan banyak gamer Xenoblade yang menganggap sekuelnya masih inferior dibandingkan Xenoblade Chronicles dalam hal cerita khususnya. Selain itu, jika kalian kecewa dengan kelinieran game-game RPG modern seperti Final Fantasy XIII, maka game ini bakal memberikan sesuatu yang berbeda. Konsep open world-nya (walaupun tidak seterbuka sekuelnya), juga disambut baik, khususnya oleh gamer yang sudah mengenal serial Xeno sejak lama.  Seperti yang pernah kami jelaskan dalam artikel mengenai New 3DS, selain Monster Hunter Hunter 4G, Xenoblade Chronicles 3D inilah yang langsung mendukung beberaoa fitur New 3DS, seperti visual 3D yang lebih stabil, penggunakan C-Stick untuk melihat keadaan sekeliling dengan mudah, serta adanya penyesuaian interface. Kini kalian bisa melihat map dan status karakter di sisi bawah layar. Developer juga menyisipkan mode bonus tambahan untuk melihat model 3D karakter, sekaligus mendengarkan track musik dalam game — salah satu yang terbaik dari Xenoblade Chronicles, musiknya!


4

Shin Megami Tensei: Devil Survivor 2 Record Breaker (Career Soft)


Devil-Survivor-2-Record-Br7 Devil-Survivor-2-Record-Br3

Seperti yang kami sebutkan di awal, 3DS adalah gudangnya RPG Jepang berkelas. Satu lagi yang layak kalian jadikan pilihan adalah Devil Survivor 2. Versi upgrade-nya, Shin Megami Tensei: Devil Survivor 2 Record Breaker, baru saja dirilis Oktober 2015 kemarin. Bukan sekadar upgrade juga sih, karena ada karakter dan jalan cerita tambahan, yang diklaim sepanjang sebuah RPG baru dengan waktu permainan mencapai 100 jam (baca: Skenario Baru Devil Survivor 2: Break Record Sepanjang Satu Judul RPG). Skenario tambahan dimulai tepat setelah ending, dan bisa diakses dari awal permainan, dengan setting setelah event Devil Survivor 2, mengetengahkan invasi demon baru. Jika kalian sudah menamatkan DS2 di DS dan sudah mengetahui ending-nya, bisa langsung mengakses skenario baru ini di awal permainan. Atau kalau mau menikmatinya dari awal lagi pun tidak masalah karena skenario barunya tidak membutuhkan pengetahuan khusus mengenai Devil Survivor 2.


5

Steamworld Heist (Image & Form)


Steamworld-Heist

Seperti Code Nama: S.T.E.A.M., game strategi dengan sedikit modifikasi gameplay, namun kami lebih menyukai yang ditawarkan developer indie Image & Form ini. SteamWorld Heist merupakan turn-based strategy yang memiliki unsur shooter, dengan kendaraan perang kalian berupa robot yang dikendalikan oleh mesin uap. Kalian mengendalikan karakter utama Captain Piper Faraday, penyelundup sekaligus pembajak pesawat luar angkasa seiring dia merekruit tim robot untuk tujuan petualangan di luar angkasa. Mekanis gameplay-nya unik, seperti kalian bisa memantukkan tembakan melalui dinding untuk mengenai musuh yang tidak terjangkau.


6

Etrian Odyssey 2 Untold: The Fafnir Knight (Atlus)


Etrian-Odyssey-2-Untold-4

Etrian Odyssey 2 Untold: The Fafnir Knight merupakan remake dari Etrian Odyssey II: Heroes of Lagaard, dan sekaligus menjadi game kedua di tengah sub-series Etrian Odyssey Untold, setelah Etrian Odyssey Untold: The Millennium Girl. Dan seperti prekuelnya, Etrian Odyssey Untold 2: The Knight of Fafnir juga mendapatkan mode story baru, serta sudah dirilis untuk 3DS di Jepang pada akhir November 2014. Apa yang baru diberikan developer di sini antara lain, protagonis dan karakter baru, animasi dan juga cutscene anime produksi Madhouse, elemen gameplay baru dimana protagonis bisa berubah di tengah pertarungan, serta theme song baru dari Kanako Ito. Seperti Etrian Odyssey Untold sebelumnya, game ini esensinya adalah dua game dalam satu pertautan cerita. Yang pertama, update untuk Etrian Odyssey 2: Heroes of Lagaard, dengan layout dungeon baru, grafis yang diperbaiki, serta perbaikan sistem yang diambil dari Etrian Odyssey Untold terakhir. Dan yang kedua, kalian bisa memainkan bagian Untold-nya – mode Story baru dengan anggota party yang tetap, disuarakan dialognya, dan juga dihiasi cutscene animasi yang mengisahkan petualangan pahit Fafnir Knight, Princess Arianna, Flavio ­- karakter lainnya dari Midgard Library – dan dua petualang, Bertrand serta Chloe. Mereka berlima bertemu selama menjelajahi reruntuhan Ginnungagap, dan kemudian bersama-sama menjelajahi Yggdrasil Labyrinth hingga Ginnungagap, hanya untuk mengetahui asal mula Fafnir Knight.


7

Pokémon Super Mystery Dungeon (Spike Chunsoft)


game pokemon

Pokemon Super Mystery Dungeon menjadi salah satu spin-off game Pokémon yang di luar dugaan diterima dengan baik oleh gamer Pokémon. Seperti prekuelnya, kalian mengendalikan manusia yang terbangun sebagai Pokémon dalam dunia yang dipenuhi dengan makhluk lucu menggemaskan tersebut, serta harus berkelana melalui dungeon yang layout-nya random, untuk menyelesaikan misi, dan bertarung melawan musuh, sampai mendapatkan kejelasan kenapa dia berakhir menjadi Pokémon. Nilai jual utamanya, kalian bakal menjumpai total 720 monster selama permainan, termasuk itu tipe Legendary, dengan 20 diantaranya dipastikan playable sebagai starter. Mereka antara lain, Bulbasaur, Charmander, Squirtle, Pikachu, Chikorita, Cyndaquil, Totodile, Treecko, Torchic, Mudkip, Turtwig, Chimchar, Piplup, Riolu, Snivy, Tepig, Oshawott, Chespi, Fennekin, dan Froakie.


8

Yo-Kai Watch


Anime Monster

Meskipun harus menunggu sampai 2 tahun, namun akhirnya versi translasi dari game Yo-Kai Watch dirilis juga di luar Jepang. Yo-Kai Watch sendiri merupakan franchise baru yang diciptakan Level-5, dan sukses mendapatkan banyak versi. Gamenya sendiri sudah mendapatkan 3 sekuel dan 3 spin-off sejak tahun 2013 lalu. Di Jepang, kalian juga mendapatkan versi manga, anime, trading card game, bahkan game untuk smartphone. Ini adalah franchise yang konsepnya mirip Pokemon yang paling cepat perkembangannya saat ini di Jepang. Gamenya sendiri berbasis pada Yōkai, cerita rakyat di Jepang yang dipercaya sebagai hantu dan penampakan makhluk gaib, yang kerap mengacaukan kehidupan sehari-hari. Dalam Yo-Kai Watch, kalian mengendalikan Nathan “Nate” Adams atau Katie Forester (bebas dipilih) yang mampu melihat Yo-Kai, berteman dengan Yo-Kai yang baik, dan bertarung melawan Yo-Kai jahat.


9

Code Name: S.T.E.A.M (Intelligent Systems + Nintendo SPD)


Code-Name-STEAM-6

Di tengah genre strategi/taktik, Intelligent Systems bukan nama kemarin sore. Mereka kerap mendukung Nintendo dengan serial Fire Emblem-nya. Namun salah satu game terbarunya, Code Name STEAM, ternyata keluar pakem setting fantasi abad pertengahan. Kalian justru mendapatkan setting yang lebih modern, ketika era mesin uap mulai dikenal, dan presentasi visual komik Silver Age yang mungkin agar game ini lebih diterima di Barat. Meskipun kenyataannya tidak begitu populer, namun banyak gamer dan media memberi penilaian lebih untuk game ini karena mekanis gameplay-nya yang tidak biasa. Memadukan turn-based strategy dengan third-person shooter, yang menawarkan tantangan lebih. Oh ya, ide ceritanya, presiden Amerika Abraham Lincoln melawan Alien itu pun juga termasuk unik lho!


10

The Legend of Legacy (Furyu)


The-Legend-of-Legacy

Role-playing game Jepang lainnya nih… seperti yang kami katakan di atas, 3DS gudangnya RPG berkelas! Jika nama asing Furyu dan judul game ini belum meyakinkan kalian, periksa saja tim pengembangannya. The Legend of Legacy ditangani oleh beberapa nama yang sebelumnya bekerja untuk Square Enix, meliputi: Tomomi Kobayashi (desain seri game SaGa) sebagai illustrator, Ryo Hirao (Final Fantasy XII) sebagai desain karakter, Masashi Hamauzu (SaGa, Final Fantasy XIII) sebagai komposer musik, dan juga melibatkan Masato Kato (Chrono Trigger) sebagai penulis ceritanya.  RPG berkarakter chibi ini memberikanmu pengalaman sebagai seorang petualang yang berusaha untuk “mengungkap seluruh agenda rahasia ketujuh petualang yang ada” ketika sebuah pulau misterius bernama Avalon muncul dari permukaan laut. Kamu bisa memainkan salah satu dari ketujuh karakter yang ada, tetapi satu sama lain dari mereka semua akan saling berhubungan.

Artikel Best of The Year Lainnya dari Duniaku: