Eustass Kapten Kid Jadul Ini Ga Kalah Dibandingkan Luffy dan Bajak Laut One Piece

Kapten Kid - Cover 3

Di pertengahan tahun 90an, ada manga bajak laut yang mendahului One Piece menyajikan aksi-aksi seru bagi anak Indonesia. Judul manga itu? Kapten Kid, karya Hiroshi Uno! Bahkan dibaca sekarang pun manga yang satu ini masih terasa seru!

Apakah Kapten Kid ada hubungannya dengan Kapten Eustass Kid?

bounty tertinggi don kidKemungkinan sih iya, walau tidak terkait secara langsung. Meski keduanya berbeda jauh, baik dari sifat, penampilan, hingga senjata dan cara bertarung, nama Eustass Kid dan Kapten Kid didasarkan dari bajak laut yang sama: William Kidd. Tapi hanya latar belakang nama mereka saja yang menghubungkan kedua kapten dari semesta berbeda ini. Bahkan sebenarnya Kid pun hanya julukan untuk tokoh utama, yang bernama asli Francis Drake Jr.

Kapten Kid adalah putra dari bajak laut ternama, Kapten Francis Drake. Drake menyimpan harta yang sangat besar, dan Kid ingin mendapatkannya. Sayangnya, peta untuk menemukan harta itu terbelah. Kid memegang sebagian, namun sisanya justru jatuh ke tangan Kolonel Visconti, antagonis utama cerita ini.

Seperti One Piece, dimulai dari premis pencarian harta karun petualangan Kid pun membawanya menemukan beberapa hal fantastis. Mulai dari kapal hantu, peradaban bawah laut, turnamen pertarungan di negeri berbudaya Viking, dan masih banyak lagi.

Kapten Kid - CoverAlih-alih kekuatan buah iblis, Kapten Kid yang ini adalah ahli pedang handal. Ia pun memegang satu pedang terkuat di dunia: Black Lightning. Seberapa kuat? Salah satu contohnya… pedang ini mampu memotong menara gereja dari jauh. Dan untuk serangan ini, Kid bahkan belum menggunakan kekuatannya secara maksimum.

Kapten Kid - Black Lightning 1Kapten Kid - Black Lightning 2Sebagai kapten dari kapal bajak laut, jelas Kid juga memiliki sejumlah kru yang menemaninya. Mayoritas kru ini sudah bergabung sejak kisahnya dimulai di volume pertama, dengan satu-dua tambahan baru diperoleh oleh Kid dalam petualangan-petualangan berikutnya.

Kapten Kid - Kru

Mengenang Weapon XI, Deadpool Palsu Dari X-Men Origins: Wolverine

Masih ingat Deadpool palsu dari X-Men Origins: Wolverine ini? Kira-kira dia bakal muncul juga tidak ya di film Deadpool baru?
Baca Juga

Dari semua krunya, rekan andalan Kid di pertarungan adalah Joker, ahli pedang dengan senjata pedang bumerang yang sangat berbahaya. Kid pun kemudian didukung pula oleh Harry Lime, pendeta yang juga adalah pengguna pistol dan pemain pedang hebat. Doug “Doc” Holiday mungkin tidak mendapat sorotan sebesar para tokoh utama, namun dialah yang bertanggung jawab menangani para petarung bila mereka terluka.

Itu peran yang lebih besar ketimbang Jerry, Tom dan Popeye, yang seakan hanya berfungsi untuk mengoperasikan kapal. Sampai di halaman pengenalan di atas saja keterangan ketiganya digabung jadi satu panel.

Sayangnya, walaupun seru, manga Kapten Kid tidak seberuntung One Piece. Manga ini tamat di volume 13, walau – dari pesan di volume terakhir – ada indikasi pengarangnya masih ingin menceritakan lebih banyak. Kalau benar manga ini ditamatkan paksa oleh penerbit, sepertinya penyebabnya adalah kisah setelah arc India, yang lebih berfokus ke flashback dan bukannya langsung melanjutkan perburuan harta karun Atlantis yang menjadi fokus sejak volume 2.

Bagi penulis pribadi, arc flashback panjang itu terasa tidak dibangun dengan baik, hanya terasa sebagai filler, dan ujung-ujungnya kurang membangun hype menuju arc terakhir. Sangat disayangkan, sebenarnya.

Manga Kapten Kid tidak terlihat lagi di Gramedia dan toko buku besar lain sejak era 90-an berakhir. Kalau kamu mencari buku fisiknya, mungkin kamu harus mengobrak-abrik pusat penjualan komik bekas. Tapi, kalau kamu tak keberatan dengan kualitas scan seadanya, kamu bisa membaca manga Kapten Kid dari volume awal hingga akhir lewat tautan di bawah.


SHARE
Previous articleTim DotA 2 Indonesia Rise Cat Meminta Maaf Atas Tindakan Kurang Sportif Yang Mereka Lakukan
Next articleYuk, Kumpulkan Mini Figure Dragon Ball dari Lego! Tapi Tunggu Dulu…
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.