Kilas Balik Aktivitas Game Developer Indonesia Sepanjang 2015

developer indonesia

Tahun 2015 menjadi tahun yang super sibuk bagi developer Indonesia dengan berbagai event, game dan juga proyek yang dikerjakan. Yuk kilas balik aktivitas mereka setahun ke belakang!

Tahun 2015 bisa dibilang menjadi salah satu tahun terbaik bagi industri game Indonesia. Bagaimana tidak, di tahun 2015 kemarin ada banyak game-game menarik, baik yang sudah dirilis ataupun baru dikonfirmasikan, serta juga event-event berskala nasional dan internasional yang digelar. Nah, dalam artikel kaleidoskop ini, kami ingin mengajakmu untuk kembali menengok aktivitas apa saja yang dilakukan oleh para developer game Indonesia selama setahun ke belakang, yang terbagi berdasarkan bulan. Selamat mengikuti!


Januari


developer indonesia - ggj 2015

Januari dibuka dengan penyelenggaraan Global Game Jam 2015, yang merupakan keikutsertaan kedua Indonesia di event game jam terbesar di dunia tersebut. Untuk tahun kedua ini, tercatat ada sembilan kota yang mengikuti, antara lain Jakarta, Bandung, Bogor, Depok, Jogjakarta, Semarang, Surabaya, Malang dan Denpasar (Bali). Dari sembilan kota tersebut, tercatat ada ratusan developer game yang mengikuti, dimana Surabaya mencatatkan jumlah peserta yang paling banyak. Sedangkan Bandung mencatat jumlah game terbanyak yang dihasilkan dalam game jam selama 48 jam penuh ini.

developer indonesia

Kabar lain di bulan Januari adalah kabar mengenai kesuksesan dua game asal Indonesia, Nusakana dari Studio Namaapa dan Elventales: A Path Foreseen dari Elven Games yang berhasil menembus ketatnya persaingan Steam Greenlight. Nusakana sendiri akhirnya sudah dirilis di akhir tahun 2015 lalu. Sedangkan Elventales sendiri sempat menggelar kampanye Kickstarter. Namun sayang, baru beberapa hari mereka memutuskan untuk membatalkan kampanye tersebut.

Selanjutnya, ada kabar lain dari Badan Ekonomi Kreatif yang dibentuk oleh Presiden Jokowi. Di bulan Januari ini, Jokowi resmi melantik Triawan Munaf, ayah dari penyanyi Sherina Munaf untuk menjadi Kepala Badan Ekonomi Kreatif. Badan ini sendiri diharapkan bisa menaungi industri game, meskipun sampai akhir tahun 2015 kemarin belum terlihat kontribusinya di industri ini.

Kabar yang tidak kalah mengejutkan lagi di bulan Januari datang dari markas Square Enix Smileworks. Studio cabang Square Enix yang berbasis di Surabaya dan baru seumur jagung ini akhirnya ditutup karena kesulitan untuk mencapai target yang ditetapkan Square Enix.

developer indonesia

Januari juga menjadi bulan yang dipilih developer game untuk merilis game, salah satunya adalah Mahabharat Warriors dari Anoman Studio. Selain itu, salah satu game dari Labu Games, Pirateers 2 berhasil menorehkan prestasi dengan menyabet gelar sebagai game Adventure terbaik 2014 versi Armor Games.


Februari


developer indonesia

Februari identik dengan hari kasih sayang atau Valentine yang diperingati setiap tanggal 14 Februari 2015. Hari Valentine 2015 kemarin juga dimanfaatkan beberapa developer Indonesia untuk merilis game, mulai dari DreadOut Act 2 dari Digital Happiness, Kuis Jomblo dari Agate Jogja, dan PHP dari Anoman Studio. Di tanggal lain bulan Februari, ada juga beberapa developer Indonesia yang merilis game seperti Si Nini (OHA Studio), Bhinneka Project, Everyone Loves Monsters (Simpleton Games), Amagine Interactive yang merilis tiga game sekaligus, Epic War VI, dan Slide the Block (Alegrium) yang kami pilih sebagai salah satu game terbaik selama 2015 kemarin.

developer indonesia

Di bulan Februari, Altermyth juga meluncurkan KubikGame, yang merupakan platform untuk mempelajari proses pengembangan game secara online. Selain itu, ada satu kompetisi menarik yang digelar di Februari bernama Board Game Challenge 2015. Kompetisi ini menantang para developer untuk membuat board game, dimana juaranya akan mendapatkan kesempatan untuk diproduksi secara masal dan dipasarkan.

developer indonesia

Bulan ini juga dipilih oleh Minimo untuk merilis kampanye Kickstarter dari Mini Racing Adventures. Namun sayang, kampanye dari Minimo tidak berhasil mencapai target yang dicanangkan.

1
2
3
4
5
6

SHARE
Previous articleIni Dia Figure Imut Kolaborasi Hello Kitty x Mazinger Z
Next articlePerang Twitter Antara Alfamart dan Indomaret Pasti Bikin Kamu Ngakak
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.