Ups, Ternyata Akira Toriyama Kecewa dengan Kualitas Anime Dragon Ball!

akira toriyama kecewa dengan kualitas anime dragon ball super thumbsTernyata bukan hanya fans yang kecewa dengan kualitas animenya, bahkan kreatornya juga! Ternyata Akira Toriyama kecewa dengan kualitas anime Dragon Ball!

SPOILER Manga Dragon Ball Super 8: Inilah Nama Petarung Universe 6!

Karakter mirip Frieza ternyata bernama Frost, dan Goku menjadi petarung pertama yang tampil! Inilah nama petarung Universe 6 dan bocoran Dragon Ball Super!
Baca Juga

Sekitar enam bulan lalu, para fans Dragon Ball tentunya sangat senang dengan kabar akan diteruskannya serial tersebut menuju seri baru: Dragon Ball Super. Meskipun serial baru ini mendapatkan respon yang cukup hangat dari para fans setia, tetapi hype yang ditimbulkan sendiri tidak begitu besar—setidaknya tidak untuk ukuran salah satu animanga legendaris seperti Dragon Ball. Bahkan bisa dikatakan bahwa fans agak kecewa dengan kualitas anime-nya—dan begitu pula sang kreatornya. Yep, ternyata Akira Toriyama kecewa dengan kualitas anime Dragon Ball!

Salah satu hal yang paling sering diprotes fans dari Dragon Ball Super—selain pace cerita yang lambat jika dibandingkan dengan manga—adalah animasinya yang jelek. Sebenarnya tidak seluruh animasi Dragon Ball Super jelek, meski begitu animasi jelek ini justru muncul saat adegan paling dinanti fans: pertarungan Goku vs Beerus di episode 5. Berikut ini adalah beberapa animasi Dragon Ball Super yang diprotes oleh fans:

akira toriyama kecewa dengan kualitas anime dragon ball super 2akira toriyama kecewa dengan kualitas anime dragon ball super 1akira toriyama kecewa dengan kualitas anime dragon ball super 3akira toriyama kecewa dengan kualitas anime dragon ball super 4Ternyata bukan hanya fans Dragon Ball lho yang protes dengan kualitas animasinya, tapi sang kreator Akira Toriyama juga! Dalam sebuah interview dalam 30th Anniversary Dragon Ball Super History Book yang merayakan tiga puluh tahun mengudaranya anime Dragon Ball semenjak episode pertamanya, Akira Toriyama menyatakan terima kasih kepada seluruh dukungan fans dan juga menyatakan pendapatnya mengenai film dan anime yang mengadaptasi manga-nya:

“Aku benar-benar marah dan kecewa dengan film live-action-nya (Dragon Ball Evolution)… dan aku juga cukup kecewa dengan kualitas anime-nya yang rendah.”

Meskipun tidak menyebutkan secara spesifik anime mana yang dimaksud, pastinya kemungkinan besar Akira Toriyama kecewa dengan kualitas anime Dragon Ball Super, lihat saja perbandingannnya dengan Dragon Ball Z:

Akira Toriyama kecewa dengan kualitas anime Dragon Ball

Akira Toriyama kecewa dengan kualitas anime Dragon Ball

Tahukah Kamu Asal Usul Dragon Ball? (SPOILER)

Darimanakah asal usul Dragon Ball? Planet Namek? Salah! Berikut ini adalah penjelasan asal usul sebenarnya dari Dragon Ball! (SPOILER ALERT)
Baca Juga

Tentu saja, seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, tidak semua animasi dalam Dragon Ball Super jelek. Beberapa episode belakangan ini animasi Dragon Ball Super sendiri mulai membaik. Meskipun begitu kekecewaan dari fans dan juga Akira Toriyama mengenai Dragon Ball Super bisa dimaklumi mengingat, jika dibandingkan dengan versi Dragon Ball Z atau Kai, banyak animasi yang tampak lebih baik dalam seri pendahulunya. Yah, harapannya sih, kekecewaan Akira Toriyama dengan kualitas anime Dragon Ball Super ini bisa membuat anime tersebut menjadi lebih baik ke depannya.

Apakah kamu sudah menonton Dragon Ball Super? Bagaimana menurutmu anime tersebut? Suarakan pendapatmu di kolom komentar ya….

Sumber: Rocketnews


SHARE
Previous articleBertahan Hidup di Planet Alien dalam Game Crashlands
Next articleKehilangan Sutradara, Jurassic World 2 Terancam Batal Dilanjutkan!
Veteran game survival-horror terutama game seri Resident Evil dan Dead Space. Menurutnya, game survival-horror adalah obat terbaik dalam menangani stress (karena ketakutan, jadi lupa sama stress-nya). Selain memainkan game, dia juga gemar mengikuti anime, manga, comic, film dan novel. Saat ini sibuk menulis banyak judul light novel di Wattpad, light novel-nya yang berjudul The Alternative sudah dicetak.