Pendaftaran Indie Prize Casual Connect Asia 2016 Sudah Dibuka, Yuk Daftar!

Pendaftaran Indie Prize Casual Connect Asia 2016

Pendaftaran Indie Prize Casual Connect Asia 2016 sudah dibuka. Punya game menarik? Daftarkan dirimu segera!

Kilas Balik Aktivitas Game Developer Indonesia Sepanjang 2015

Tahun 2015 menjadi tahun yang super sibuk bagi developer Indonesia dengan berbagai event, game dan juga proyek yang dikerjakan. Apa saja aktivitas mereka?
Baca Juga

Casual Connect Asia 2016 memang baru akan digelar pada bulan Mei 2016 mendatang, tepatnya pada tanggal 17 hingga 19 Mei 2016. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Casual Connect Asia 2016 masih diselenggarakan di Singapura. Namun, ada perubahan lokasi acara dimana untuk tahun ini acara akan diselenggarakan di Hard Rock Hotel, Sentosa Island Singapura.

Nah, satu ajang yang selalu “menemani” perhelatan Casual Connect Asia 2016 adalah Indie Prize. Sesuai dengan namanya, Indie Prize selalu dimanfaatkan oleh developer-developer game indie dari seluruh dunia, termasuk Indonesia untuk memamerkan karya dan berkompetisi untuk menjadi yang terbaik. Selain itu, ajang Indie Prize ini juga tidak jarang menjadi titik balik kesuksesan seorang developer, dimana di ajang ini mereka bisa bertemu dengan developer dan publisher lain untuk menjalin kolaborasi.

Pendaftaran Indie Prize Casual Connect Asia 2016
Yohan Alexander (tengah), co founder dari Kidalang saat menerima penghargaan di Indie Prize Casual Connect Asia 2015 lalu

Dalam beberapa tahun terakhir, developer Indonesia bisa berbicara banyak di ajang Indie Prize ini. Sebut saja di tahun 2014, ada Toge Productions yang membawa pulang gelar Best Desktop Game untuk Infectonator: Survivors yang saat itu mereka kembangkan dan Mintsphere yang membawa pulang piala di kategori Most Promising Game in Development lewat Trigger Princess (yang akhirnya tahun ini “di-upgrade” menjadi Fallen Legion). Bukan hanya itu, di tahun 2015 kemarin Indonesia juga berhasil mempertahankan “tradisi” membawa pulang gelar lewat An Octave Higher dari Kidalang yang menyabet gelar sebagai Best Game Narrative, dan saat ini tengah menyiapkan prekuelnya, One Small Fire at A Time.

Para peserta Indie Prize yang berhasil lolos seleksi berhak mengikuti Indie Showcase yang diselenggarakan bersamaan dengan penyelenggaraan Casual Connect yang terdekat dari negara asal mereka. Karena yang terdekat dari Indonesia adalah Singapura, maka jika lolos kamu akan mendapatkan kesempatan untuk memamerkan karyamu selama Casual Connect Asia 2016. Selain di Singapura, Casual Connect 2016 juga akan mampir di Amsterdam pada tanggal 16 – 18 Februari dan di San Fransisco, Amerika Serikat pada 18-20 Juli 2016.

Pendaftaran Indie Prize Casual Connect Asia 2016

Selain mendapatkan kesempatan memamerkan karya selama Casual Connect Asia 2016 dalam Indie Showcase, developer yang lolos seleksi juga mendapatkan banyak keuntungan lain, seperti akses masuk ke dalam ruang-ruang presentasi dalam Casual Connect, kesempatan menjalin networking dengan publisher dan developer lain dalam networking party, hingga mendapatkan tool-tool pengembangan game secara gratis!

Tertarik untuk “mengguncangkan” Singapura dengan game yang tengah kamu kembangkan? Kabar baiknya, pendaftaran Indie Prize untuk Casual Connect Asia 2016 sudah dibuka! Pendaftaran Indie Prize sudah dibuka sampai tanggal 31 Maret 2016 mendatang. Bagi kamu yang tertarik untuk mengikutinya, kamu bisa langsung menuju ke formulir pendaftarannya melalui link di bawah ini.

Pendaftaran Indie Prize Casual Connect Asia 2016

pendaftaran indie prize

Ada beberapa syarat yang harus kamu penuhi agar studiomu masuk dalam kriteria “indie” yang ditetapkan oleh panitia Indie Prize Casual Connect Asia 2016. Pertama, sebagian besar dari studiomu adalah milikmu dan timmu, dengan kata lain tidak ada investor luar yang memiliki lebih dari 50% saham studiomu. Selanjutnya, game yang didaftarkan harus sudah bersifat playable dan 50% dari IP-nya adalah milik timmu.

Jika kamu sudah memenuhi syarat-syarat di atas, langsung saja daftarkan dirimu ya! Siapa tahu, tahun ini giliranmu yang membawa pulang gelar Indie Prize untuk Indonesia!


SHARE
Previous articleRaid Dungeon Kranheim, Update Terbaru Echo of Soul untuk Puaskan Hardcore Player!
Next articleUmbar Motivasi Cinta, Ternyata Mario Teguh Buka Biro Jodoh!
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.