War of the Lions Kembali Berkobar di Arena Dissidia Final Fantasy Arcade

Dissidia Final Fantasy Arcade

Dissidia Final Fantasy Arcade Memang Pantas Menjadi Game Final Fantasy Terbaik!

Menjelang perilisan Dissidia Final Fantasy Arcade, lihat dulu aksi masing-masing karakternya... Kini kami tambahkan video untuk untuk Bartz, Terra, Cloud, Squall, Zidane, Tidus dan Shantoto!
Baca Juga

Selama Japan Amusement Expo yang berlangsung di Chiba, Jepang pertengahan Februari 2015 lalu, Square Enix mengkonfirmasikan Dissidia Final Fantasy Arcade. Meskipun menggunakan judul Dissidia, game ini bukanlah versi remastered atau remake dari Dissidia Final Fantasy yang sudah kita kenal dulu di PSP. Mulai visual yang jelas bukan kelas handheld, beberapa sistem baru diterapkan di sini. Seperti kini pertarungan menggunakan sistem tiga-lawan-tiga yang berbeda dari game aslinya (1-vs-1), kemudian ada karakter baru juga dipastikan masuk rosternnya, seperti Y’Shtola dari Final Fantasy XIV, yang memulai debut playable di sini. Kami 100% yakin Square Enix bakal memasukkan karakter dari Final Fantasy XV, namun sejauh ini belum ada yang dikonfirmasikan.

Dissidia Final Fantasy Arcade sudah dirilis di Arcade Jepang sejak 26 November 2015 lalu. Dissidia Final Fantasy Arcade tidak dikembangkan oleh tim internal Square Enix, melainkan mereka meng-outsource ke Koei Tecmo, dan yang di luar dugaan banyak orang, Team Ninja yang berada di balik proses pengembangannya. Dan yang melegakan, seperti prediksi kami sebelumnya, game ini menggunakan sistem PlayStation 4 sebagai basisnya. Hanya saja sayangnya, versi Arcade menjadi semacam uji coba sebelum versi konsolnya menyusul, paling cepat akhir tahun 2016 mendatang. Ketika game ini dirirlis di Arcade akhir November 2015 lalu, pilihan karakternya memang terbatas. Namun mulai hari ini, Square Enix memperbarui game yang dikembangkan Team Ninja dari Koei Tecmo ini dengan satu karakter yang pasti juga banyak menggugah kenangan penggemar Final Fantasy, khususnya seri “tactics,” melalui Ramza Beoulve, karakter utama dalam seri Final Fantasy Tactics.

Meskipun belum ada banyak penjelasan resmi dari Square Enix, namun kalian jelas bisa melihat aksinya dan beberapa screenshot-nya melalui laman resmi game ini, yang sangat memorable… Lihat saja melalui video di bawah aksinya!

Dissidia Final Fantasy Arcade – Ramza

Hadirnya Ramza melengkapi daftar rosternya menjadi 15 karakter. Lumayan lah, apalagi dengan kualitas grafis yang jauh di atas Dissidia untuk PSP yang mungkin kalian kenal selama ini.

  1. Warrior of Light (Final Fantasy)
  2. Firion (Final Fantasy II)
  3. Onion Knight (Final Fantasy III)
  4. Cecil (Final Fantasy IV)
  5. Bartz (Final Fantasy V)
  6. Terra (Final Fantasy VI)
  7. Cloud (Final Fantasy VII)
  8. Squall (Final Fantasy VIII)
  9. Zidane (Final Fantasy IX)
  10. Tidus (Final Fantasy X)
  11. Shantotto (Final Fantasy XI)
  12. Vaan (Final Fantasy XII)
  13. Lightning (Final Fantasy XIII)
  14. Y’shtola (Final Fantasy XIV)
  15. Ramza Beoulve (Final Fantasy Tactics)

Dissidia-Ramza-Beoulve-2

Seperti yang kami tuliskan sebelumnya, karena dikembangkan oleh Team Ninja, tidak menutup kemungkinan jika nantinya game ini berakhir menggunakan teknologi Soft Engine, yang selama ini mereka terapkan pada serial Dead or Alive. Engine tersebut sudah teruji membuat kulit tubuh para karakter dalam Dead or Alive terlihat lebih nyata, dan lebih natural, mirip manusia asli. Ditunjang dengan penampilan seksi para karakternya, kalian bisa membayangkan sendiri seperti apa hasilnya. Jika gagal membayangkan, coba buka saja artikel ini.

Untuk ulasan lainnya mengenai Dissidia Final Fantasy Arcade, bisa kalian buka melalui artikel sebelumnya. Kamu sudah mengulas profil para karakternya, makhluk summon / eidolon yang bisa kalian temui selama pertarungan, hingga penjelasan sistem gameplay-nya.

Dissidia-Ramza-Beoulve-1 Dissidia-Ramza-Beoulve-3 Dissidia-Ramza-Beoulve-4


SHARE
Previous article5 Tips Menghemat Kuota Internet di HP agar tidak Cepat Habis!
Next articleGame Pokemon Rasa Tekken Segera Hadir untuk Wii U Bulan Depan!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.