Review The Flash Season 2 Episode 13 – Welcome to Earth-2

The Flash season 2 episode 13 - Welcome to Earth-2

Mungkin The Flash season 2 episode 13 sudah dinanti-nanti oleh fans sejak pekan lalu. Bagaimana tidak? Setelah dijanjikan sejak awal musim, akhirnya Barry akan ke Earth-2! Tapi apakah episode ini mengecewakan? Baca saja lewat review di bawah!

Dalam The Flash season 2 episode 13, Barry, Cisco, dan Harry melintas dari Earth-1 ke Earth-2 untuk – akhirnya – mencoba menyelamatkan putri Harry, Jesse Wells. Bisa ditebak, Barry dan Cisco harus merasakan sendiri kejutan dari transisi dunia. Earth-2 memiliki banyak sekali perbedaan dengan dunia asal mereka. Karakter-karakter yang di bumi mereka baik ternyata jahat, dan juga sebaliknya.

Ada banyak hal menakjubkan di Central City Earth-2. Apakah Barry dan Cisco dapat tetap fokus untuk menemukan Jesse? Ataukah Zoom akan muncul dan mengacaukan rencana mereka, mengingat trio itu telah dengan suka rela datang ke kampung halamannya?

The Flash -- "Welcome to Earth-2" -- Image FLA213b_0137b.jpg -- Pictured (L-R): Grant Gustin as Barry Allen, Candice Patton as Iris West and Jesse L. Martin as Detective Joe West -- Photo: Diyah Pera/The CW -- © 2016 The CW Network, LLC. All rights reserved.

Walau konsisten bagus, musim kedua The Flash memiliki satu masalah: sedikit episode yang benar-benar terasa istimewa. Sejauh ini hanya ada tiga episode yang sangat menonjol, yakni Legends of Today (kemudian dikacaukan oleh bagian keduanya di Arrow), Running to Stand Still (lebih karena penampilan Mark Hamill, yang benar-benar menjadi karakter Joker), serta Enter Zoom. 

Sempat terasa kalau musim kedua ini akan mengalami peningkatan kualitas signifikan saat Enter Zoom tayang. Bagaimana tidak? Kebrutalan Zoom akhirnya menegaskan bahaya penjahat yang satu itu. Sayang setelah itu The Flash seakan puas dengan drama keluarga, monster of the week, dan urusan lain ketimbang menyajikan kejutan-kejutan seperti di Enter Zoom.

Untungnya The Flash season 2 episode 13 ini sepertinya mampu mengatasi masalah tersebut.

The Flash season 2 episode 13 - Deathstorm Killer Frost

Salah satu alasan kenapa episode ini bisa terasa begitu istimewa adalah betapa banyaknya muatan yang dimasukkan ke dalamnya. Dalam 20 menit pertama saja kamu bisa melihat easter egg The Flash 1990, Supergirl, dan Legion of Super Heroes! Dan itu baru sekedar easter egg yang efeknya belum terasa langsung di episode ini.

Earth-2 tampil dengan menawan di episode ini. Perpaduan arsitektur dan gaya busana 1940an dengan teknologi modern benar-benar menyajikan latar yang sangat beda dari film superhero lain. Sayang sepertinya mengolah latar ini secara rutin akan memberatkan dana CW yang terbatas, karena kalau tidak sepertinya tak akan ada yang keberatan bila Earth-2 menjadi latar tetap mulai dari The Flash season 2 episode 13 ini.

Setelah lama digembar-gemborkan, akhirnya Caitlin Snow sebagai Killer Frost menampakkan diri. Demikian pula dengan Deathstorm, versi jahat Ronnie Raymond. Aktor dari kedua karakter ini sepertinya sangat, sangat menikmati menjadi peran jahat. Mereka bisa memberi ancaman signifikan kepada Flash… setidaknya, sebelum musuh kejutan di episode ini menampakkan diri.

Flash season dua - Jay Garrick

Dan episode ini juga banyak dengan kejutan. Mulai dari di Earth-2 hingga Earth-1. Akhirnya terungkap alasan kenapa Jay Garrick melarang Barry menggunakan serum Velocity bikinan Harry Wells. Alasannya? Kamu harus menyaksikan sendiri episode ini untuk tahu jawabannya.

Satu-satunya kelemahan The Flash season 2 episode 13 adalah fakta kalau ini hanya bagian pertama dari cerita Earth-2. Konklusinya baru akan ditampilkan di episode Escape from Earth-2 pekan depan. Selain itu… ini benar-benar episode yang nyaris sempurna, menampilkan aksi, kejutan, dan drama menarik tanpa diganggu oleh drama keluarga Wells Earth-1. Singkatnya? Meski kamu kelewatan banyak episode pun kamu wajib menonton The Flash season 2 episode 13.

REVIEW OVERVIEW
Skor Episode
90 %

SHARE
Previous articleGamer Cantik Dota 2, Donna Visca Didapuk Jadi Brand Ambassador SteelSeries!
Next articlePuzzle & Dragons Akan Berkolaborasi dengan BLEACH!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.