Resmi! Ini Alasan Game Assassin’s Creed Vakum di Tahun 2016!

game assassin's creed vakum
Tahun ini, kita hanya bisa memainkan Assassin’s Creed Chronicles saja..

Resmi sudah, Ubisoft vakum merilis game Assassin’s Creed di tahun 2016 ini. Berikut adalah alasannya!

Awal tahun 2016 ini muncul sebuah rumor yang mengejutkan dari Ubisoft. Rumornya, Ubisoft tidak akan merilis seri baru game Assassin’s Creed tahun 2016 ini. Banyak alasan yang mendasari, salah satunya adalah karena rilisan Assassin’s Creed dalam dua tahun terakhir disebut sangat mengecewakan. Assassin’s Creed Unity dipenuhi dengan bug yang memaksa tim Ubisoft bekerja lebih keras bahkan setelah perilisannya, dan juga Assassin’s Creed Syndicate yang kurang memuaskan penjualannya.

Rumor tersebut ternyata bukan hanya isapan jempol belaka. Dilansir dari pernyataan resminya, Ubisoft memang tidak akan merilis seri utama Assassin’s Creed baru tahun ini. Memang, di bulan Februari ini kita disuguhi dengan dua game Assassin’s Creed Chronicles, India dan Russia. Namun untuk game Assassin’s Creed yang biasanya dirilis di kuartal akhir tahun, Ubisoft tidak akan merilisnya untuk tahun ini. Apa alasannya?

game assassin's creed vakum
Assassin’s Creed Chronicles Russia

Vakum di 2016, Ubisoft Siapkan AC Empire dengan Setting Mesir di 2017?

Kabarnya, AC Empire bakal menjadi trilogi seperti trilogi Ezio dalam AC II, Brotherhood dan Revelations lalu. Benarkah?
Baca Juga

Mengevaluasi kembali seri Assassin’s Creed adalah alasan utama mereka. Yap, setelah dua tahun yang cukup mengecewakan, sepertinya langkah yang ditempuh Ubisoft ini sangatlah tepat. Untuk Unity yang banyak bug, mungkin memang kesalahan ada di tangan Ubisoft. Namun untuk Syndicate yang penjualannya kurang memuaskan, sepertinya terlihat bahwa fans mulai “jenuh” dengan seri ini. Seperti yang digaris bawahi oleh Ubisoft dalam laporan tahunan mereka, perilisan Syndicate memang sangat jauh di bawah ekspektasi awal mereka.

“Kami juga meng-update proses pengembangannya dan berkomitmen kembali untuk membuat Assassin’s Creed sebagai franchise open world berkelas dunia,” tulis Ubisoft dalam pernyataan resminya. “Kami menggunakan tahun ini untuk mengevolusi mekanisme game-nya dan untuk memastikan kami bisa memberikan janji kami, Assassin’s Creed bisa menyajikan pengalaman bermain yang unik dan memorable,” lanjut pernyataan tersebut.

game assassin's creed vakum
Bug dan glitch yang sangat banyak di AC Unity jadi salah satu penyebab vakumnya AC tahun ini

Pernyataan tersebut pun ditegaskan kembali oleh Yves Guillemot, CEO dari Ubisoft. Guillemot menyebutkan bahwa tujuan utama dari vakum setahun ini adalah untuk menyelesaikan pengembangan game lebih cepat, sehingga mereka bisa punya waktu lebih banyak untuk memolesnya. Intinya, Ubisoft ingin menekan pengeluaran, karena memoles game dianggap lebih murah dibandingkan melakukan maintenance (perbaikan bug, update, patch, dll) setelah game tersebut dirilis.

Lebih lanjut, meskipun tahun ini Ubisoft juga merilis film Assassin’s Creed yang dibintangi oleh Michael Fassbender, namun Guillemot memastikan bahwa film ini tidak akan ditemani dengan versi game yang saling berhubungan. Ubisoft ingin, para fans menikmati film ini sebagai sebuah franchise yang terpisah dari game. Jalan cerita dalam film ini pun akan sangat berbeda dibandingkan game-game Assassin’s Creed yang sudah kita mainkan sebelumnya, baik seri utama maupun seri-seri seperti Chronicles atau yang ada di handheld.

game assassin's creed vakum
Meskipun minim bug dan glitch, namun penjualan AC Syndicate tidak sesuai ekspektasi

Lantas bagaimana dengan rencana Ubisoft untuk game Assassin’s Creed tahun 2017 mendatang? Sayangnya, Ubisoft tidak memberikan konfirmasi mengenai rumor yang beredar sebelumnya. Seperti yang kita tahu, awal tahun ada rumor menyebutkan bahwa tahun 2017 nanti game utama Assassin’s Creed akan ber-setting di Mesir, dengan mengusung kode Assassin’s Creed Empire. Disebutkan dalam rumor tersebut, Empire akan dikembangkan oleh tim yang berada di balik pengembangan Black Flag, dimana tiga tahun lalu sutradara Black Flag, Ashraf Ismail sendiri mengungkapkan bahwa dirinya ingin mengeksplorasi Mesir di game selanjutnya. Disebutkan, Empire akan mengusung gameplay yang mirip dengan The Witcher, dimana progresi pemain dan sistem pertarungan yang bebas akan menjadi dua titik fokus utamanya. Peta game ini akan tiga kali lebih besar dibandingkan Black Flag, namun didominasi dengan dunia open world di desa-desa, sehingga meminimalkan aksi parkour seperti ciri khas Assassin’s Creed yang kita kenal.

Ubisoft sendiri sudah menyiapkan beberapa judul untuk 2016 ini, seperti Tom Clancy’s The Division, South Park: The Fractured But Whole, serta rumornya bakal ada sekuel Watch Dogs untuk mengisi slot waktu yang ditinggalkan Assassin’s Creed (kuartal terakhir tahun 2016).

Semoga tahun 2017 mendatang, game Assassin’s Creed akan “terlahir” kembali dengan lebih baik setelah vakum setahun ini ya!


SHARE
Previous article10 Deadpool Fourth Wall Tergokil yang Gak Masuk Akal!
Next articleSekuel Deadpool akan Segera Dibuat!
Gamer. Otaku. Suka film. Suka melakukan hal-hal yang baru.