Arief Widhiyasa Didapuk Jadi Salah Satu Founder Muda Berpengaruh di Asia!

arief widhiyasa 30 under 30 forbes

Satu lagi prestasi ditorehkan oleh salah satu enterpreneur di industri game Indonesia. Adalah Arief Widhiyasa, co-founder dan CEO dari Agate Studio yang baru saja didapuk sebagai salah satu founder muda di bidang teknologi yang paling berpengaruh di Asia versi Forbes!

Ya, Arief Widhiyasa menjadi salah satu dari 30 orang yang masuk list 2016 30 Under 30 Asia kategori Consumer Technology yang rutin dibuat oleh Forbes setiap tahunnya. Arief berada di list tersebut bersama dengan 29 para founder muda lain di bidang consumer technology se-Asia. Karena titelnya Under 30, maka tentu saja semua yang masuk di list ini adalah para founder muda di bawah usia 30. Selain Arief yang saat ini masih berusia 28 tahun, ada juga beberapa nama founder lain dari Indonesia yang masuk daftar ini seperti Kevin Aluwi (29 tahun) yang merupakan co-founder dari Go-Jek dan Benny Fajarai (25 tahun) yang merupakan co-founder dari Qalapa.

arief widhiyasa 30 under 30 forbes

Orang-orang yang masuk dalam daftar ini terpilih karena dianggap bisa menghasilkan sebuah startup dan teknologi yang berpengaruh dan bermanfaat bagi hidup masyarakat. Sesuai dengan jargon kategorinya, turning smartphones into life’s remote control, para pemuda ini berhasil mengubah smartphone dan device teknologi lain menjadi sebuah alat yang memberikan nilai tambah untuk mempermudah kehidupan dan menyelesaikan masalah. Contohnya seperti Go-Jek, dimana startup ini berhasil mempermudah masyarakat yang ingin menggunakan jasa ojek hanya dengan menggunakan smartphone saja.

arief widhiyasa 30 under 30 forbes
Halaman profil Arief Widhiyasa di Forbes

Arief sendiri terpilih karena kontribusinya di industri game melalui Agate Studio yang didirikannya bersama dengan 17 teman kuliahnya. Dari tangan dingin Arief, Agate Studio berhasil menelurkan banyak game, dimana beberapa diantaranya cukup sukses di pasaran, seperti Football Saga yang berhasil meraih 10.000 pemain dalam sehari pada saat pertama kali dirilis. Bukan hanya itu, Agate Studio juga berhasil menelurkan beberapa game mobile, dan merupakan salah satu studio paling senior di Indonesia dan masih eksis hingga sekarang.

Selamat untuk Arief Widhiyasa! Semoga gelar ini bisa memotivasi para pelaku industri game lainnya di Indonesia untuk berprestasi dan menghasilkan produk yang lebih baik lagi.

Sumber