Sony α7S II, “Senjata” Terbaik untuk Berburu Gerhana Matahari Total!

Gerhana Matahari Total Sony-a7S-II-8

Sony Cyber-shot RX1R II Dijual di Indonesia, Kamera Pocket Tergahar dengan Sensor 42.4-megapixel

Kamera terbaru Sony ini dilengkapi sensor full-frame back-illuminated, lensa ZEISS Sonnar, AF berkecepatan tinggi, viewfinder XGA OLED, Optical Variable Low Pass Filter, dan yang pertama di dunia dengan filter Low Pass bracketing!
Baca Juga

Selain mengkonfirmasikan lini Cyber-shot™ RX terbaru, pekan lalu PT. Sony Indonesia juga resmi memperkenalkan varian baru α7S II dari lini produk kamera α7 full-frame yang telah banyak meraih penghargaan. Menawarkan sensitivitas tingkat tinggi dan jangkauan ISO yang mengesankan serta stabilisasi gambar 5-poros untuk kontrol pengambilan gambar terbaik,  kamera α7S II menyajikan kualitas gambar yang menakjubkan bagi para penggunanya pada kondisi cahaya yang paling menantang sekalipun. Baik di pagi hari yang sangat terang atau pada malam hari yang gelap, kamera α7S II memungkinkan ekspresi fotografik pada level yang berbeda  dengan kecepatan shutter berapapun sesuai dengan keinginan anda. α7S II juga menggabungkan sejumlah fungsi film pro-style, termasuk kemampuan untuk mengambil video berkualitas 4K dengan sensor pembaca piksel secara penuh tanpa ada interpolasi piksel dalam format full-frame. Fitur-fitur inilah yang menjadikan kamera α7S II sangat menarik bagi para fotografer dan videografer.

Gerhana Matahari Total
α7S II dengan SEL35F14Z

Kamera α7S II mampu menghadirkan jangkauan sensitivitas ISO 50-409600 yang mengesankan, berkat kombinasi sensor gambar 35mmfull-frame 12.2 megapiksel dan mesin pengolahan gambar berkecepatan tinggi BIONZ X™.  Sensor ini mengoptimalkan jangkauan dinamika ISO dan memperluas jangkauan gradasi warna di lingkungan cahaya serta meminimalisirnoise dalam keadaan gelap. Hal ini menjadikan kamera α7S II menghasilkan bidikan yang mengesankan bahkan di kondisi cahaya yang paling ekstrim. Algoritma pengolahan gambar milik BIONZ X™ yang telah ditingkatkan memaksimalkan kemampuan sensor dan memperbaiki jangkauan pengambilan gambar dari jangkauan sedang ke tinggi. Kemampuan ini membuat hasil pengambilan foto dan video menjadi sangat detil dengan noise seminimal mungkin.

Gerhana Matahari Total

Video Master

Kamera α7S II mampu merekam video berkualitas 4K secara internal dengan format XAVC, menghasilkan detil video akan sangat mengagumkan. Karena informasi dari semua piksel-piksel digunakan tanpa interpolasi piksel, kamera dapat memaksimalkan kekuatan sensor gambar full-frame dan menghasilkan video berkualitas 4K dengan tingkat kejernihan gambar yang sangat tinggi, tanpa efek moire. Pembacaan piksel tanpa interpolasi juga dialami ketika mengambil video kualitas Full HD, dimana sensor mengambil informasi gambar dan mengolahnya hingga lima kali lebih banyak dari seharusnya untuk menghasilkan Full HD dengan kualitas  yang sangat tinggi.

Sony-a7S-II-4

Pertama untuk rangkaian produk α7, kamera α7S II dapat merekam hingga 120fps dengan kecepatan 100Mbps tanpa interpolasi piksel dan dengan format full-frame yang dapat disunting menjadi video slow motion 4x/5x dengan kualitas Full HD. Kamera α7S II juga memiliki kemampuan untuk merekam video slow motion hingga 4x/5x secara internal dan dapat langsung dilihat di layar kamera.

Sony-a7S-II-16

Fungsi video telah ditingkatkan dengan profil baru; S-Gamut3.Cine/S-Log3 and S-Gamut3/S-Log3. Profil baru ini memberikan jangkauan dinamis yang luas dan kemudahan pengerjaan koreksi warna.  Kamera α7S II bahkan menawarkan pengaturan gamma 14-stop latitude dengan S-Log3 yang mengesankan. Kamera ini didukung S-Gamut/S-Log2 yang sangat populer di kalangan sinematografer dan videografer. Gamma Display Assist adalah fitur  baru untuk memonitor gambar atau mengatur fokus saat merekam video dalam format S-Log dan fungsi Zebra telah diperbaiki untuk memberikan kontrol yang lebih baik.

Sony-a7S-II-3

Stabilisasi Gambar 5-Poros

Kamera α7S II terbaru ini dilengkapi dengan sistem stabilisasi gambar 5-poros yang inovatif, yang terbukti sangat populer di lini produk α7 II dan α7R II. Sistem ini mampu mengoreksi goncangan kamera dari lima poros selama proses perekaman, termasuk goyangan siku (pitch dan yaw) yang berpengaruh besar pada kualitas gambar dan cenderung sering terjadi saat menggunakan lensa tele, goncangan ringan (poros X dan Y) yang akan terlihat saat diperbesar dan goncangan rotasi (roll) yang sering mempengaruhi proses perekaman videoSony-a7S-II-1

Ketepatan Autofokus

Sistem fokus otomatis di kamera α7S II telah mengalami penyempurnaan dan saat ini menawarkan 169 titik deteksi fasa bidang fokal AF untuk proses akurasi yang tepat. Kekuatan dari sensor gambar ini menghilangkan noise, memungkinkan Fast Intelligent AF untuk lebih mudah menemukan kontras dan cepat bereaksi bahkan dalam kondisi low-light (serendah EV-4) dan sulit untuk dilihat dengan kasat mata. Tidak hanya itu, saat digunakan untuk merekam video, kinerja AF dua kali lebih cepat dari model terdahulunya.

Sony-a7S-II-5

Jendela Bidik Elektronik

XGA OLED Tru-Finder™ di kamera α7S II telah ditingkatkan dan menawarkan jendela bidik dengan perbesaran tertinggi di dunia hingga mencapai 0,78 x (kira-kira 38,5 derajat di bidang diagonal) dan memperlihatkan gambar yang bersih pada keseluruhan bidang tampilan. Lapisan ZEISS T* berfungsi untuk memastikan pengurangan refleksi  jendela bidik dan tidak seperti sebuah viewfinder optikal, OLED Tru-Finder™ dapat digunakan secara instan untuk menunjukkan bagaimana kompensasi pencahayaan, white balance dan pengaturan lainnya dapat mempengaruhi gambar yang ditampilkan.

Sony-a7S-II-12

Peningkatan Penggunaan

Sejumlah perangkat tambahan telah dibuat untuk meningkatkan tampilan dan feel dari kamera α7S II untuk membuatnya lebih mudah digunakan, dapat diandalkan dan intuitif. Penggunaan magnesium di bodi kamera membuat kamera ini ringan sekaligus sangat kuat, dengan pegangan dan tombol shutter yang telah dirancang ulang sehingga kamera tersebut terasa lebih pas di tangan. Untuk situasi ketika Anda ingin menyatu dengan latar belakang, mode pengambilan gambar silent akan diaktifkan untuk merekam terus menerus selama 5fps dengan kehandalan yang telah disempurnakan melalui shutter minim getaran gerakan. Dudukan lensa  telah diperkuat untuk memastikan daya tahan terbaik, khususnya saat memasang lensa aftermarket. Pengisian baterai kamera kini dapat dilakukan menggunakan  USB selama kamera sedang bekerja, sehingga dapat memperpanjang daya pakai baterai. Untuk kenyamanan dan keamanan yang terbaik, Sony juga meluncurkan LCS-EBF; sebuah pelindung bodi kamera terbaru berbahan kulit premium untuk kamera α7S II yang juga cocok untuk kamera α7R II dan α7 II

Sony-a7S-II-7

Kamera α7S II juga Wi-Fi® dan NFC kompatibel dengan aplikasi mobile Sony’s PlayMemories  yang tersedia baik di platform Android™ maupun iOS™, dengan perkembangan aplikasi kamera PlayMemories-nya, Sony menambahkan berbagai kemampuan kreatif yang seru pada kamera.

Kamera digital α7S II akan tersedia di Indonesia mulai dari tengah Maret 2016.

Dengan segala pembaruan fitur yang diberikan Sony melalui kamera mirrorless full-frame terbaru mereka ini, bisa menjadi sarana kalian untuk memburu gerhana matahari total yang bakal terjadi awal Maret 2016 ini, dan juga melewati sebagian wilayah di Indonesia. Seperti banyak diberitakan, 9 Maret 2016 nanti gerhana matahari total akan melintasi sebagian wilayah di Indonesia.

Gerhana matahari total adalah fenomena alam biasa. Namun menjadi sangat langka dan istimewa karena tidak semua wilayah Bumi dapat menyaksikannya. Rata-rata, gerhana matahari total bisa disaksikan sekali dalam 375 tahun di titik yang sama di muka Bumi.

Spesifikasi Sony α7S II

Dudukan Lensa E-mount
Sensor Gambar 35mm full frame (35.6mm×23.8mm) sensor Exmor™ CMOS
Jumlah Piksek (efektif) Kurang lebih 12.2 megapiksel
Format Perekaman Gambar JPEG(DCF Ver.2.0, Exif Ver.2.3,MPF Baseline compliant),
RAW (Sony ARW 2.3 format)
Video XAVC S 4K/XAVC S HD /AVCHD format Ver.2.0 compliant/MP4
Fungsi Film Profil Gambar Picture Profile (OFF/1-9, Black Level, Gamma (Movie, Still, Cine1-4, ITU709, ITU700 (800%), S-Log2, S-Log3), Black Gamma, Knee, Color Mode (Movie, Still, Cinema, Pro, ITU709 Matrix, White & Black, S-Gamut, S-Gamut3.Cine, S-Gamut3), Saturation, Color Phase, Color Depth, Detail, Copy Reset)
Lain-lainnya High Frame Rate Shooting, Gamma Display Assist, Zebra, Time Code/User Bit, Rec Control, Auto Slow Shutter, Dual Video Rec, Marker Setting, NTSC/PAL Selector
Clean HDMI output 3840×2160 (30p(25p)/24p) / 1920×1080 ( 60p (50p) / 60i (50i) / 24p)
YCbCr 4:2:2 8bit/RGB 8bit
Media Memory Stick PRO Duo, Memory Stick PRO-HG Duo, Memory Stick Micro (M2), SD memory card, SDHC memory card (UHS-I compliant), SDXC memory card (UHS-I compliant), microSD memory card, microSDHC memory card, microSDXC memory card
Sistem Fokus Tipe Fast Intelligent AF (Contrast-detection AF)
Titik Fokus 169 points
Sensitivity range EV -4~20 (pada ISO 100 setara dengan lensa terpasang F2.0)
Exposure control Tipe Metering 1200 zone-equivalent metering
Sensitivity Range Gambar:ISO100-102400 (ISO50 / 64 / 80 / 128000 / 160000 / 204800 / 256000 / 320000 / 409600 dapat ditingkatkan), AUTO (ISO100-409600: batas bawah dan batas atas dapat dipilih), Multi Frame NR (dapat ditingkatkan hingga ISO 409600), Movies: ISO100-102400 equivalent (ISO128000 / 160000 / 204800 / 256000 / 320000 / 409600 dapat ditingkatkan), AUTO (ISO100-409600 equivalent:batas bawah dan batas atas dapat dipilih)
Shutter Kecepatan Shutter Gambar: 1/8000 hingga 30 sec, Bulb, Video:1/8000 to 1/4 sec
Silent shooting Ya (On / Off)
Electronic front curtain shutter Ya (On / Off)
SteadyShot™

INSIDE (stabilisasi gambar)

Tipe Mekanisme Image Sensor-Shift dengan kompensasi 5-poros (Kompensasi tergantung dari spesifikasi lensa)
Efek kompensasi 4.5 steps (Berdasarkan standar CIPA. Hanya bisa pada gerakanPitch/Yaw. Dengan bantalan lensa Sonnar T* FE 55mm F1.8 ZA. Long exposure NR dimatikan.)
Drive Continuous shooting speed[14] Continuous shooting:Maks. kurang lebih. 2.5fps, Speed priority Continuous shooting:Maks. kurang lebih. 5fps
Jumlah frame yang dapat direkam(kurang lebih) tanpa berhenti9 Speed Priority Continuous shooting: 64 frames (JPEG Extra Fine L), 200 frames (JPEG Fine L), 200 frames (JPEG Standard L), 31 frames (RAW), 26 frames (RAW & JPEG)

 

Continuous shooting: 100 frames (JPEG Extra Fine L), 200 frames (JPEG Fine L), 200 frames (JPEG Standard L), 59 frames (RAW), 34 frames (RAW & JPEG)

Jendela Bidik Tipe Electronic viewfinder (XGA OLED Tru-Finder™)
Jumlah dots 2,359,296 dots
Field coverage 100%
Pembesaran kurang lebih. 0.78x (with 50mm lens at infinity, -1m-1 diopter)
Layar LCD Tipe 7.5cm (3.0 type) TFT drive
Jumlah dots 1,228,800 dots
Adjustable angle Ke atas kurang lebih. 107 derajat、ke bawah kurang lebih. 41 derajat
Audio Microphone Stereo microphone terintegrasi
Speaker Terintegrasi, monaural
Interface Multi interface shoe, HDMI micro connector (Type-D),
Microphone terminal (3.5mm Stereo minijack),
Headphone terminal (3.5mm Stereo minijack), Multi/Micro USB Terminal
Wireless LAN (terintegrasi) Wi-Fi kompatibel, IEEE802.11b/g/n (2.4GHz band)14
NFC NFC Forum Tipe 3 Tag compatible
Aplikasi PlayMemories Camera Yes
Baterai Rechargeable battery pack NP-FW50
Berat Kurang lebih 627g (with battery and Memory Stick PRO Duo), approx. 584g (body only)
Dimensi

(W×H×D, CIPA compliant)

Approx. 126.9×95.7×60.3mm
Temperatur pengoperasian 0-40°C

Sumber: www.sony.net/pmca


SHARE
Previous articleHeboh! Ternyata Ini Alasan Tersembunyi Kenapa CoC Tutup 29 Februari 2016!
Next articleBukti Terbaru Ini Pastikan Perilisan Uncharted 4: A Thief’s End Tidak Ditunda Lagi!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.