HEBOH!! Ternyata Video Game Final Fantasy Menentang Ajaran Agama!

Final Fantasy Ternyata Menentang Ajaran AgamaTidak ada game populer yang lepas dari kontroversi, sama halnya dengan Final Fantasy. Game RPG yang sudah  tidak asing ini telah memiliki puluhan game dalam serialnya di berbagai console yang berbeda. Namun, ada satu kesamaan besar dalam beberapa game Final Fantasy yang berhasil membuat banyak penggemarnya harus berpikir dua kali sebelum memainkannya, kesamaan tersebut adalah mengenai alur cerita dalam beberapa game tersebut yang menggambarkan penentangan terhadap ajaran agama. Apakah benar terbukti serial Final Fantasy menentang ajaran agama? Berikut ulasannya!

Final Fantasy Ternyata Menentang Ajaran Agama

Kisah Awal Kazuma dan Goro di Yakuza 0 Akan Dibawa ke Barat

SEGA akhirnya memutuskan untuk membawa kisah awal mula Kazuma dan Goro di Yakuza 0 ke barat dengan merilisnya di Amerika dan Eropa.
Baca Juga
[clearboth]

Konsep tentang Ketuhanan adalah tema yang banyak digunakan sebagai alur cerita dari hampir semua game Final Fantasy, namun, jika kamu lebih memperhatikan detail cerita tersebut, maka kamu akan dapat melihat sebuah pola yang mulai terbentuk dari  game tersebut, hal tersebut akan membuat kamu berfikir bahwa game Final Fantasy bukan sekedar game biasa. Kebanyakan game ternyata Final Fantasy memiliki alur cerita yang cukup berat, seperti penolakan terhadap ajaran suatu agama hingga menentang ajaran Ketuhanan. Jika kamu tidak percaya, mari kita bahas lebih dalam apakah benar Final Fantasy menentang ajaran agama.

Final Fantasy Ternyata Menentang Ajaran Agama

Foto Nintendo NX BOCOR! Konsol Hybryd yang Akan Mengkanibal Wii U dan 3DS

Nintendo serius dengan Nintendo NX menjadikan mesin game ini perpaduan handheld dan konsol game! Apakah mesin game ini benar-benar akan membunuh Wii U dan 3DS!
Baca Juga

Final Fantasy X akan menjadi contoh pertama dalam hal ini. Walaupun banyak orang mengatakan bahwa game ini adalah salah satu game Final Fantasy yang sangat menarik dan menjadi favorit banyak orang, kebanyakan orang tidak menyadari bahwa petualangan Tidus dan rekan-rekannya ternyata menggambarkan penolakan terhadap organisasi agama. Secara singkat, alur cerita Final Fantasy X menceritakan tentang sebuah dunia dimana para penduduknya memuja seorang penguasa yang membutuhkan pengorbanan dari pengikutnya agar membuatnya menjadi lebih kuat, penguasa tersebut kemudian menggunakan kekuatan tersebut untuk merubah dirinya menjadi seekor paus raksasa bernama ‘Sin’ yang menghancurkan kota-kota besar demi memperlambat perkembangan teknologi dunia tersebut. Para penduduk lain yang ketakutan akan kekuatan Sin, kemudian membuat sebuah ajaran baru bernama ‘Church of Yevon’ yang bersumpah untuk menolak perkembangan teknologi karena mereka percaya hal tersebut akan tempat tinggal mereka bebas dari serangan Sin.

Final Fantasy Ternyata Menentang Ajaran Agama

Sambut Cid Wanita Pertama, Mari Kita Tengok Para Cid dari Berbagai Final Fantasy

Final Fantasy tidak akan lengkap tanpa karakter yang satu ini....
Baca Juga

Ringkasan cerita dari game tersebut kelihatannya telah membenarkan argumen bahwa ternyata Final Fantasy menentang ajaran agama. Para penduduk dunia Final Fantasy X memuja seorang penguasa, yang kemudian menggunakan bentuk ikan paus raksasa untuk menghancurkan beberapa kota besar agar menghambat perkembangan teknologi. Kemudian para penduduknya memutuskan untuk membuat sebuah ajaran baru yang dimana salah satu tokohnya menjadi antagonis utama dalam game ini. Selain menjadi karakter antagonis utama dan pendeta dari Church of Yevon, Seymour Guado bahkan memiliki keinginan menghentikan Sin dengan bergabung dan menggunakan kekuatannya untuk membunuh semua orang. Kelihatannya sudah sangat jelas bahwa tindakan Tidus menggambarkan penolakan terhadap sebuah ajaran agama, namun, jika hanya satu game Final Fantasy yang dibahas tentu tidak memperkuat argumen ini. Masih ada lagi yang lainnya!

Lanjut ke halaman 2 . . . .