Pemerintah Wajibkan Game Mobile yang Beredar di Indonesia Ikut Rayakan Hari Besar Nasional!

cover-gamemobile

Pemerintah akhirnya mewajibkan game mobile yang beredar di Indonesia untuk ikut merayakan Hari Besar Nasional. Jika tidak, maka layanan game tersebut akan diblokir!

Tidak bisa dipungkiri, bahwa “serbuan” konten-konten digital semakin merajalela di Indonesia. Mulai dari hiburan seperti game dan film, hingga transportasi berbasis aplikasi banyak membanjiri Indonesia. Sayangnya, mayoritas konten-konten ini adalah buatan luar negeri. Sebut saja seperti game mobile yang kebanyakan berasal dari Korea, Jepang dan China.

Banyaknya serbuan konten asing ini pun memaksa pemerintah Republik Indonesia untuk turun tangan untuk lebih melindungi konten-konten yang dibuat oleh kreator dalam negeri. Untuk itu, pemerintah pun mulai hari ini mulai memberlakukan sebuah kebijakan baru untuk game mobile. Kebijakannya adalah mewajibkan game-game mobile yang beredar di Indonesia untuk ikut merayakan Hari Besar Nasional!

Yap, pemerintah memberikan tenggang waktu kurang lebih satu bulan bagi game-game yang beredar di Indonesia untuk mengikuti kebijakan ini. Merayakan hari besar ini bisa jadi game tersebut membuat sebuah event khusus kepada pemain saat menyambut Hari Besar Nasional tersebut. Katakanlah saat Hari Kemerdekaan RI, game tersebut harus membagikan cash in game gratis. Atau bisa juga, ada satu konten dalam game yang khusus dibuat saat Hari Besar Nasional, seperti misalnya ada kostum busana muslim saat merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Game Mobile
Bukan cuma merayakan Natal, tapi diharapkan game-game mobile seperti CoC juga ikut merayakan hari Besar Nasional, seperti Kemerdekaan RI

Kebijakan baru ini ditujukan untuk game-game mobile karena sebelumnya game-game PC online yang dipublikasikan oleh publisher Indonesia sudah melakukan hal tersebut. Mereka kerap kali merilis update baru atau menyelenggarakan event tertentu untuk menyambut hari Besar Nasional, sehingga menarik minat para pemain sekaligus menghormati negara tempat mereka membuka layanan. Nah, inilah yang diharapkan pemerintah bisa diikuti oleh game-game mobile yang beredar di Indonesia, seperti dua game yang paling populer saat ini Clash of Clans dan Clash Royale.

game mobile
Mungkin game mobile bisa mencontoh Point Blank, yang pernah merilis karakter khas Indonesia Kopassus ini

Jika dalam jangka waktu satu bulan game-game mobile ini tidak mengikuti kebijakan tersebut, maka pemerintah pun siap mengambil tindakan tegas: memblokir peredaran game tersebut di Indonesia. Kebijakan baru ini juga berkaca kepada regulasi yang diterapkan untuk transportasi berbasis aplikasi seperti Uber dan Grab. Untuk membuka layanan di Indonesia, Uber dan Grab pun diharuskan berbadan hukum Indonesia dan melengkapi persyaratan yang sudah dibuat oleh Menteri Perhubungan.

Game Mobile
Untuk mengikuti regulasi ini, bisa juga dengan merilis item bernuansa Indonesia, seperti dalam bentuk National Flag di CoC

Bukan hanya game-game mobile yang dibuat oleh developer luar negeri. Nantinya, game mobile yang dibuat oleh developer Indonesia juga dianjurkan untuk mengikuti kebijakan ini. Namun berbeda dengan game dari luar negeri, pemerintah tidak akan memblokir game mobile dari Indonesia yang tidak mengikuti kebijakan ini. Sebaliknya, pemerintah akan membantu mempromosikan game-game buatan dalam negeri yang mengikuti kebijakan ini, seperti misalnya membantu game tersebut untuk di-featured di toko aplikasi.

Bagaimana menurut kalian? Setujukah dengan kebijakan baru dari pemerintah ini?


SHARE
Previous articleKarena Deadpool, Civil War Batal Tayang di Indonesia!
Next articleTerungkap! Ternyata Penampilan Spider-Man di Civil War Sebentar Banget!
Gamer. Otaku. Suka film. Suka melakukan hal-hal yang baru.