Gelap dan Mencekam, Game Sherlock Holmes Ini Sepertinya Bernuansa Agama

Sherlock Holmes The Devils Daughter (1)

Publisher Bigben Interactive dan developer Frogwares kembali membeberkan detail baru Sherlock Holmes The Devil’s Daughter, seri game Sherlock Holmes terbaru ini masik berjenis thriller dan mengangkat kehidupan detektif terkenal yang dilahirkan oleh penulis terkenal Sir Arthur Conan Doyle. Awal Maret 2016 lalu, sudah dipastikan kapan aksinya dalam mengungkap kasus kriminal ini bakal dirilis, yaitu 27 Mei 2016 mendatang untuk PlayStation 4, Xbox One dan PC Windows. Serial game Adventures of Sherlock Holmes sendiri sudah dirilis sejak tahun 2002 lalu oleh Frogwares, serta mencakup delapan episode. Mulai dengan The Mystery of the Mummy yang dirilis tahun 2002, kemudian The Case of the Silver Earring, The Awakened, Sherlock Holmes versus Arsène Lupin, Sherlock Holmes Versus Jack the Ripper, Sherlock Holmes and the Mystery of Osborne House, The Testament of Sherlock Holmes yang menjadi game pertama dari serial ini untuk konsol, serta terakhir yang dirilis tahun 2014 lalu, Sherlock Holmes: Crimes & Punishments. Selain itu, Sherlock Holmes The Devil’s Daughter juga menjadi yang pertama kalinya sejak tahun 2007 lalu yang tidak diterbitkan oleh Focus Home Interactive.

Sherlock Holmes: The Devil’s Daughter | ‘A Mystic Trip’ trailer | PS4

Game-Sherlock-Holmes-6Untuk Sherlock Holmes The Devil’s Daughter, developer menyediakan lima kasus (turun dari enam kasus dalam prekuelnya) yang bisa diselesaikan duo Sherlock dan Watson. Dan seperti biasanya, serta tipikal game adventures, bakal ada pilihan dan konsekuensinya, yang bisa mengubah bagaimana jalan cerita game ini nantinya. Selain itu, kalian tidak hanya disuguhi dialog panjang dan kegiatan pengamatan di tempat kejadian perkara saja. Karakter bisa bebas bergerak di dunia open-world-nya, yang diselingi dengan adegan aksi yang cepat, dua elemen yang paling kami sukai ketika memainkan Crimes & Punishments.

Game-Sherlock-Holmes-2 Game-Sherlock-Holmes-3

Sherlock Holmes The Devil’s Daughter masih dikembangkan menggunakan engine dari Epic Games, Unreal Engine 3, yang memungkinkan grafisnya menjadi lebih realistis. Apalagi ada dua sudut pandang yang bisa kalian pilih, first person view dan third person camera yang lebih statis. Peran engine dari Epic begitu terasa ketika kalian juga megendalikan Sherlock selama memperhatikan lebih jauh bukti dari hasil otopsi misalnya, sampai memperhatikan dengan lebih seksama siapa saja yang dia temui, mulai dari wajah, sampai emosinya, baju, dan barang yang dibawa.

Game-Sherlock-Holmes-4 Game-Sherlock-Holmes-5

Dan yang membuat game Sherlock Holmes ini makin tampil modern, Frogwares kembali menerapkan Sherlock Vision, mekanis yang membantu karakter kalian dalam memeriksa bukti-bukti yang bisa saja kelewatan mata kalian. Untuk ceritanya, kami menduga bakal mengangkat tentang Scarlet Moriarty, putri dari musuh besarnya, Professor James Moriarty. Scarlet merupakan anak yatim piatu, dianggap sebagai sosiopat, dan memiliki kecerdasan yang tinggi, pantas mendapat sebutan “The Devil’s Daughter.” Scarlet sendiri menyalahkan Holmes karena kematian ayahnya, dan dia bersumpah untuk membalaskannya kepada Holmes, Watson dan Lestrade.

Game-Sherlock-Holmes-7 Game-Sherlock-Holmes-8

Kemarin developer melepaskan video trailer game Sherlock Holmes ini, yang memperlihatkan aksi 7 menit detektif terkenal ini selama melakukan penyelidikan misteri yang dihadapinya. Sherlock Vision juga diperlihatkan, dengan frame permainan dihentikan sebelum percakapan terjadi, dan memungkinkan kalian mendapatkan petunjuk. Video kedua juga memperlihatkan gameplay selama permainan.

Game Sherlock Holmes Terbaru

Sherlock Holmes: The Devil’s Daughter – Gameplay Trailer

Game-Sherlock-Holmes-10 Game-Sherlock-Holmes-11 Game-Sherlock-Holmes-12 Game-Sherlock-Holmes-13


SHARE
Previous articleJustice League vs Teen Titans, Superhero vs Superhero Menjalar Dunia Animasi!
Next articleWalaupun Animasi, The Joker tetap Mengerikan di Batman The Killing Joke
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.