7 Kisah Unik dan Menarik Soal Pesepak Bola dan Video Game

playing fifaSetelah sebelumnya sempat membahas para pesepak bola yang gemar menonton anime, kali ini Duniaku akan mengulas beberapa kisah menarik pesepak bola dengan video game. Bisa dibilang pesepak bola dan video game memiliki hubungan yang unik. Karena tak sedikit dari mereka yang akhirnya kecanduan untuk main video game di waktu luangnya

Berikut beberapa kisah unik dan menarik soal pesepak bola dan video game

1

Wojciech Szczeny


pesepak bola dan video game
sumber: Daily Mail

Cerita menarik dari pesepak bola dan video game yang pertama datang dari pemain AS Roma, Wojciech Szczesny. Saat memainkan klub Arsenal di FIFA 2015, ia sempat menjual dirinya sendiri seharga 18,5 juta pounds ke Manchester United agar bisa mendanai pembelian striker Zlatan Ibrahimovic ke Arsenal. Hal tersebut ia ungkapkan pada sebuah stasiun televisi di Polandia.


2

Ryan Babel


babelPada Piala Dunia di Afrika Selatan, Belanda menjadi runner up karena dikalahkan Spanyol di partai final. Karena tidak dimainkan dalam partai final tersebut, salah satu punggawa timnas Belanda Ryan Babel lebih memilik sibuk menyiarkan secara live streaming sesi bermain video game dari kamar hotelnya di Afrika Selatan.


3

David James


Soccer - 2010 FIFA World Cup South Africa - Group C - England v Algeria - Green Point StadiumDavid James merupakan salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki Timnas Inggris. Namun karirnya mulai menurun semenjak sering melakukan blunder-blunder konyol. James pernah menyalahkan video game yang membuat ia kecanduan dan tidak fokus saat bertanding. Bahkan ia pernah dirawat untuk kecanduannya tersebut. Game favorit David James adalah Tekken II dan Tomb Rider.


4

Andrea Pirlo


pirloSaat sama-sama memperkuat AC Milan, Andrea Pirlo dan Alessandro Nesta sering berduel game sepak bola di konsol Playstation. Di buku autobiografinya, Pirlo menyatakan bahwa jadwal ia bermain game lebih padat ketimbang jadwal latihan di klubnya. Saking kecanduannya terhadap video game, jika kalah melawan Nesta tak jarang Pirlo membanting stik PS, Sulit ketika saya harus kalah. Saya marah, saya melempar joystick, meminta rematch, dan kalah lagi,” ujar Pirlo di buku autobiografinya.


5

Fernando Torres


fernando torresDi masa jayanya saat berbaju Liverpool, Torres merupakan salah satu pesepak bola dengan gaji terbesar di dunia. Namun karena kecintaannya terhadap video game, ia pernah menghabiskan 35 ribu pound atau sekitar Rp 650 juta hanya untuk membuat ruangan khusus di rumahnya untuk dijadikan tempat bermain video game.


6

Bafetimbi Gomis


gomisTak semua kecanduan video game berdampak buruk pada si pemain. Contohnya adalah Bafetimbi Gomis. Kecintaannya terhadap game Football Manager, membuat ia lebih cepat mengetahui titik lemah pada dirinya sendiri. Selain itu berkat game Football Manager juga, Gomis bisa beradaptasi dengan cepat di klub barunya, Swansea City.


7

Leyton Orient


Leyton Orient v Port Vale - Sky Bet League OneJika sebelumnya banyak kisah dari pesepak bola dan video game, kali ini terdapat cerita unik dari sebuah klub di Inggris, Leyton Orient. Oktober 2013 lalu, performa Leyton Orient sedang bagus-bagusnya di liga. Mereka memenangi 8 pertandingan berturut-turut. Tapi penampilan mereka mulai anjlok ketika game FIFA 2014 di rilis. Pihak klub pun melarang para pemainnya untuk memainkan game itu.


SHARE
Previous articleDark Horizon, Buku Pelajaran Bahasa Inggris Tersuram di Dunia
Next articleSambut Angry Birds Movie, Rovio Rilis Game Angry Birds Action!
Penikmat anime detective. Fans Liverpool layar kaca