Betulkah Nadiem Makarim dan Go-Jek Kembali ke Merah Putih?

nadiem makarim
Nadiem Makarim, CEO Go-Jek

Nadiem Makarim, Founder sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Go-Jek, secara terbuka mengajak rider GrabBike dan Uber Motor untuk bergabung dengan Go-Jek. Lewat video YouTube, Nadiem Makarim menyebut program ini sebagai Gerakan Kembali ke Merah Putih.

video go-jek nadiem makarim

Dalam video tersebut, Nadiem Makarim seolah-olah menabuh genderang perang dengan mengumumkan bahwa pengemudi dua kompetitor terkuat Go-Jek tersebut akan langsung diterima bila bersedia pindah, tentunya dengan persyaratan yang sangat mudah, bahkan langsung diterima!

Pria lulusan Harvard Business School itu juga menjual berbagai keunggulan menjadi driver Go-Jek, seperti tarif yang menguntungkan, bonus berlimpah, serta puluhan ribu orderan dari layanan Go-Food dan Go-Mart. Hal tersebut menegaskan bahwa Go-Jek adalah tempat kerja terbaik bagi pengemudi ojek.

Tak hanya nama program yang menempelkan embel-embel “merah-putih”, Nadiem Makarim juga menambahkan sejumlah jargon nasionalisme dalam videonya.

“Apa pun keputusannya, Anda sudah menjadi pahlawan jalanan di Jakarta, jangan lupakan itu. Namun, jika Anda punya keinginan membela negara, jika Anda punya semangat ’45 yang ingin berkobar, gabunglah dengan karya anak bangsa.”

Seperti yang kita tahu, dua kompetitor Go-Jek, yaitu GrabBike (kini lebih dikenal dengan sebutan ‘Grab’ saja) adalah produk asal Malaysia, yang saat ini bermarkas di Singapura; sedangkan Uber adalah perusahaan transportasi yang berasal dari San Francisco, California, Amerika Serikat. Di sisi lain, Go-Jek memang aplikasi buatan anak bangsa.

Sayangnya video Gerakan Kembali ke Merah Putih ini disambut sentimen negatif di media sosial. Berikut adalah beberapa kiacuan yang menghiasi timeline Twitter:

Nadiem Makarim memang putra Indonesia dan Go-Jek adalah karya anak bangsa. Namun kita juga perlu tahu bahwa Go-Jek telah tercatat menerima investasi dari dalam maupun luar negeri. Ada nama macam Northstar Group (lewat NSI Ventures) dari Singapura dan Sequoia dari Sillicon Valley, San Francisco, California, Amerika Serikat di belakang karya anak bangsa ini.

Merujuk data dari Bareksa.com, Northstar Group berinvestasi di Go-Jek sebesar USD200 juta atau sekitar Rp480.000.000.000. Sedangkan data dari Daily Social juga menyebutkan bahwa nilai investasi Sequia di Go-Jek berkisar di antara USD20 juta atau lebih dari Rp260.000.000.000.

Nadiem Makarim dan Go-Jek, Kembali Ke Merah Putih

Berikut adalah pernyataan resmi Go-Jek, seperti yang tertulis di website mereka:

Teman-teman roda dua di Jakarta,

Sebagai pemain no. 1 di aplikasi transportasi dan logistik, GO-JEK ingin membanggakan Indonesia. Sesuai dengan prinsip ini, kami baru saja meluncurkan program “Kembali ke Merah Putih”, di mana semua Rider Grab dan Uber Motor yang mau pindah, akan langsung diterima masuk ke dalam keluarga besar GO-JEK. Saat ini, dengan tarif gross Rp 2.500/km, bonus harian sampai dengan Rp 100 ribu, dan puluhan ribu orderan dari GO-FOOD dan GO-MART, kami menjadi opsi terbaik di Jakarta bagi driver roda dua.

Daftar (seperti keterangan di bawah) dan kemudian datanglah dengan uniform dan smartphone Anda, dan akan segera kami proses. Walaupun ada bonus masuk Rp 150 ribu, dan bisa tukar seragam tanpa biaya pungut, kami harap Rekan yang pindah ke GO-JEK punya jiwa nasionalisme yag kuat dan ingin membuktikan ke dunia bahwa Indonesia pasti menang. Apapun keputusan Anda, Anda sudah menjadi pahlawan jalanan di Jakarta, jangan lupakan itu. Namun jika Anda punya keinginan membela negara, jika Anda punya semangat 45 yang ingin berkobar, gabunglah dengan Karya Anak Bangsa.

Salam satu aspal!

Betulkah Nadiem Makarim dan Go-Jek kembali ke Merah Putih terjebak dengan jargon “Karya Anak Bangsa”?

UPDATE: Saat ini video Gerakan Kembali ke Merah Putih yang berjudul Dari dan Untuk Indonesia itu telah dihapus (hidden) dari channel YouTube dan akun Facebook resmi Go-Jek.

nadiem-makarim-mistake

UPDATE II: Bagi yang belum melihat video kontroversial ini, bisa melihat video-nya di bawah:

Betulkah Nadiem Makarim dan Go-Jek Kembali ke Merah Putih?

Nadiem Makarim, CEO Go-Jek mengajak rider GrabBike dan Uber Motor untuk bergabung dengan Go-Jek lewat program Gerakan Kembali ke Merah Putih. UPDATE!!

Abaikan

Sumber: Go-Jek, YouTube


SHARE
Previous articleLawBreakers Bakal Menjadi Ajang Reuni Fan Arena Shooter ala Unreal Tournament
Next articleI Am Setsuna, “Chrono Trigger” PS4 Bersiap untuk Perilisan Global!
Ari aka Hawke Zigma memiliki segudang pengalaman dalam jurnalis game. Hawke populer sebagai anak didik langsung dari GrandC. Dia banyak membantu GrandC dalam menulis, meliput event berita, bahkan konsep. Nama Hawke cukup populer dalam dunia game underground karena dia juga pernah menggawangi langsung salah satu jaringan toko game di Surabaya, yakni GameQuarters.