Review Kamen Rider Amazons 2016: Benar-Benar Dark dan Penuh Misteri

Kamen Rider Amazons

Sudah mencapai episode keempat, Kamen Rider Amazons memberikan pengalaman baru bagi pecinta tokusatsu, karena ceritanya sangat kelam dan penuh misteri.

Kamen Rider Amazons awalnya saya rasa merupakan sekuel dari Kamen Rider Amazon yang sebelumnya dirilis pada tahun 1974. Hal ini dikarenakan film Kamen Rider 1 masih menampilkan aktor, tokoh, dan cerita yang sama dengan seri Kamen Rider klasik. Namun ternyata seri tokusatsu berbasis web-series ini merupakan sebuah reboot atau spin-off yang terlepas dari seri Amazon klasik. Dan tentu saja Kamen Rider Amazons ini juga merupakan proyek Super Hero Year dari perusahaan Toei. Sebelumnya seri ini sudah diperkenalkan sejak 18 Maret 2016 lalu, dan mulai disiarkan pada 1 April 2016. Dikerjakan oleh staf yang menangani serial Hesei Rider, Kamen Rider Amazon terlahir kembali dalam gaya modern dan kelam. Sehingga membuat tokusatsu ini bukan menjadi konsumsi anak-anak lagi.

Kamen Rider Amazons

Dari episode pertamanya yang diberi judul Amazonz, seri ini menceritakan bahwa ada sosok monster yang dinamai “Amazonz” yang menyerang dan memakan manusia. Mereka adalah mutan yang diciptakan oleh perusahaan Nozoma Pharmacy. Hingga di episode berikutnya akhirnya terungkap bahwa ada 4000 orang yang dijadikan kelinci percobaan virus buatan yang dinamai Amazon Cell. Setiap manusia yang diinjeksi virus ini, sel tubuh mereka akan dimakan oleh Amazon Cell. Mereka akan kehilangan kesadaran dan menjadi buas dan kanibal. Lebih mengerikannya lagi, mereka mampu berubah wujud menjadi sosok monster, yaitu Amazonz itu sendiri.

Pihak Nozoma Pharmacy sendiri merasa bertanggung jawab atas meluasnya wabah Amazonz, mereka pun akhirnya membentuk tim untuk membasmi para monster itu. Tim itu dinamai Nozoma Peston Service, di mana berisi tujuh pemburu yang memiliki kemampuan bertarung yang hebat. Salah satu di antara mereka diketahui juga merupakan seorang  Mole Amazonz, tetapi ia bisa mengendalikan diri untuk tidak menyerang sesama manusia. Namun mereka tak cukup kuat untuk melawan Amazonz peringkat tinggi, untuk itulah muncul sosok Kamen Rider Amazon Alpha atau diketahui identitasnya adalah Jin Takayama. Ia mengetahui bahwa dirinya adalah monster, tetapi ia masih bisa mengendalikan pikirannya sebagai manusia.

Kamen Rider Amazons

Jin Takayama memiliki tujuan untuk mengalahkan semua Amazonz yang membahayakan manusia melalui jalannya sendiri. Ia tidak bekerja untuk Nozoma Pharmacy, dan memiliki gesper untuk memperkuat sel Amazon di dalam dirinya. Di lain pihak Nozoma Pharmacy juga sedang melakukan tes Amazonz baru yang ditugaskan untuk memburu dan membunuh 4000 Amazonz lain, dan orang yang dijadikan tes itu adalah Haruka Mizusawa. Suatu hari Haruka melarikan diri dari “akuarium”-nya dan tak sengaja berubah menjadi sosok Amazonz hijau liar yang bentuknya mirip dengan Amazon Alpha. Takayama pun merasa tertarik dengan Haruka dan membantunya untuk bisa mengontrol Amazonz di dalam dirinya, menjadi Amazon Omega.

Dari segi cerita, Kamen Rider Amazons diceritakan dengan sangat detail, tapi penuh misteri. Terdapat banyak lubang di episode pertama, yang nantinya tertutup satu per satu di episode berikutnya. Pertarungan yang ditampilkan juga sangat keren, perpaduan gore dan liar menjadi satu. Baik Haruka maupun Takayama, masing-masing memiliki karakter yang berbeda. Masing-masing memiliki jalannya sendiri dalam membasmi monster. Kita tunggu saja kelanjutan serinya, apakah Haruka dan Takayama bisa bersatu atau berakhir saling membunuh?


SHARE
Previous articleGlitch The Division Buat Kalian Juara PvP, Gamer Heboh Atas Legalitas Bug dalam Game!
Next articleStranger of Sword City Versi Global Rilis di Steam Bulan Juni Mendatang
Pembaca Omega-Zigma di zaman pembahasan DOTA. Tertarik dalam dunia game, mencoba mencari guide game Online sebelum main. Suka mencoba character build sendiri, hingga pernah mengikuti event Dragonica Online dan berhasil menang. Saat ini bekerja di Zigma-Omega karena referensi dari teman kuliah. Selain bekerja saat ini sibuk dengan kuliah juga.