Arc Baru Naruto Shippuden Kembali Canon, Akankah Stigma Anime Terburuk Berakhir?

Arc Baru Naruto

Nenek Kaguya Bikin Kalian Panas Dingin dalam Naruto Shippuden Terbaru

Kalian bisa kepanasan, atau kedinginan jika terlalu lama dekat-dekat Kaguya lho!
Baca Juga
Arc Baru Naruto telah dikonfirmasikan. Seperti yang kami tuliskan sebelumnya, website resmi Tokyo TV untuk serial anime Naruto Shippuden membeberkan visual baru untuk arc barunya yang bakal mulai ditayangkan 5 Mei 2016 mendatang.

Memang belum banyak detail perihal arc baru ini, namun yang pasti arc baru ini bakal megembalikan materinya pada manga orisinalnya karya Masashi Kishimoto, dan menampilkan kembali pertarungan akhir antara Team 7 melawan Kaguya. Kalian pasti sudah bisa memperkirakan siapa saja yang bakal mengambil peran penting dalam arc baru ini, seperti Naruto Uzumaki, Sasuke Uchiha, Sakura Haruno dan Kakashi Hatake. Yang terpenting, akhirnya kalian juga bisa melihat dalam serial anime, ketika Naruto dan Sasuke mengambil Enam Jalur Six Paths Madara.

Dengan kembalinya serial anime Naruto Shippuden ke canon ini, maka kita akan mendapatkan kelanjutan cerita utamanya manga orisinalnya. Kisah baru ini bakal dimulai dengan episode 459 yang berjudul “The Incipient,” yang diadaptasi dari versi manga chapter 678 dan berakhir pada chapter 699.

Arc-Baru-Naruto-Shippuden--

Arc baru Naruto ini mengenalkan kalian pada nenek “alien” Princess Kaguya Otsutsuki dan usahanya menguasai dunia ninja. Dikenal sebagai pengguna chakra terkuat dan juga musuh terakhir di tengah serial Naruto Shoppuden, Princess Kaguya mempercayai jika chakra hanya boleh dia saja yang menggunakannya, dan hal itu menjadi obsesinya untuk merampasnya dari siapa saja yang menggunakan chakra.

Grup band rock Jepang, Asian Kung-Fu Generation kembali didapuk untuk melantunkan theme song pembuka baru berjudul “Blood Circulator” untuk arc baru Naruto ini. Lagu mereka sebelumnya juga sempat mengisi serial anime ini, dengan Haruka Kanata menjadi theme song pembuka kedua seri Naruto 13 tahun lalu, serta Sore dewa, Mata Ashita yang menjadi theme song movie Naruto the Movie: Road to Ninja.

10 Anime Terburuk Sepanjang Masa Menurut Netizen (Naruto No. 1)

Judul anime ini yang paling sering muncul dalam forum-forum yang membahas anime terburuk sepanjang masa! Apakah anime favorit yang menurut kalian terbaik juga masuk dalam daftar? Cekidot di dalam!
Baca Juga

Tahun ini, seri anime ini dimulai dengan penayangan arc Naruto Shippuden: Itachi Shinden-hen: Hikari to Yami pada 3 Maret 2016 lalu. Arc sepanjang 7 episode tersebut mengadaptasi novel spin-off  Naruto karya Takashi Yano, yang berjudul Itachi Shinden, dan mengisahkan cerita Itachi sebelum permulaan manga Naruto. Dengan beakhirnya Itachi Shinden 21 April 2016 kemarin, maka TV Tokyo perlu melanjutkannya dengan arc lainnya. Dan untunglah, pilihannya justru tepat, arc baru Naruto mengembalikan pada canon-nya. Mungkin mereka mendengarkan keluh kesah penggemarnya, yang menilai versi anime Naruto adalah anime terburuk karena terlalu banyak cerita sampingan yang tidak ada dalam versi manga-nya.

Walaupun arc Itachi tersebut juga canon, namun tidak ada dalam versi manga-nya. Karena itulah bisa dikatakan arc tersebut sama saja sih dengan filler, namun lebih mendekati karya aslinya. Penggemar Itachi khususnya, dan clan Uchiha pada umumnya mengaku terhibur dengan arc ini.

Selain arc baru Naruto ini, kalian yang telah menunggu merchandise Boruto Naruto the Movie, juga telah dipastikan jika BORUTO -NARUTO THE MOVIE- DVD/Blu-Ray bakal dirilis 6 Juli 2016 mendatang di Jepang. Untuk versi limited edition kalian bisa mendapatkan episode khusus “The Day Naruto Became Hokage”. Koleksi theme song “NARUTO THE BEST” juga bakal dirilis pada hari yang sama.

Lanjut ke halaman 2… untuk melihat preview pertarungan Team 7 lawan Kaguya!

1
2

SHARE
Previous articleVisual Arc Terbaru Naruto: Shippuden Tampak Mengecewakan!
Next articleReview Assassination Classroom: Graduation – Salah Satu Live Action Terbaik!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.