Kalian Pikir Mortal Kombat Game Paling Sadis? Uppers dari Jepang Ini Lebih Brutal!

Game Paling Sadis

Dalam Valkyrie Drive Bhikkhuni, Kalian Bebas Ganti Baju Karakter, Sampai ke Underwear-nya!

Dalam Valkyrie Drive Bhikkhuni, Kalian Bebas Ganti Baju Karakter, Sampai ke Underwear-nya! Video Valkyrie Drive Bhikkhuni, foto Valkyrie Drive Bhikkhuni
Baca Juga

Oktober 2015 laly Marvelous mengkonfirmasikan Uppers, game yang dikerjakan produser dari serial Senran Kagura tersebut masih setia memilih handheld PlayStation Vita sebagai rumahnya, seperti banyak seri Senran Kagura sebelumnya. Genre-nya pun juga sama, action dengan gameplay pertarungan dengan latar di sebuah pulau yang terisolasi, Last Resort Island. Itu menjadi tempat dimana para penjahat berkumpul dan menggelar sebuah hiburan yang sangat digemari di dunia Uppers berlangsung, yaitu bertarung menggunakan tangan kosong. Awalnya Uppers direncakanakan rilis di Jepang 21 April lalu, namun kemudian diundur sampai 21 Juli mendatang. Versi translasinya juga telah direncanakan.

Game Paling Sadis

Kembalinya Miyabi Membuat Senran Kagura Estival Versus Makin NSFW!

Kembalinya Miyabi Membuat Senran Kagura Estival Versus Makin NSFW! Download Senran Kagura Estival Versus. Play Senran Kagura Estival Versus NSFW!
Baca Juga

Uppers ditangani oleh Kenichiro Takaki, yang selama ini dikenal sebagai produser serial Senran Kagura, dan mengisahkan pemuda bernama Ranma Kamishiro, pemuda yang dikisahkan mengalami kebosanan dalam hidupnya. Dia tidak bisa bertarung, namun memiliki kekuatan fisik yang begitu besar. Pertarungannya sendiri digambarkan dengan begitu brutal, dimana serangan kalian bisa otomatis berubah bergantung pada posisi dan postur badan musuh. Haislnya, musuh yang melompat bisa langsung diserang habis-habisan sampai jatuh, menggunakan combo yang begitu mudah dilancarkan dengan hanya berkali-kali menekan tombol.

Uppers-Game-11

Ninja Dengan Kostum Seksi Makin Bertambah Dalam Senran Kagura Estival Versus

Ninja Dengan Kostum Seksi Makin Bertambah Dalam Senran Kagura Estival Versus, Dead or Alive 5, Baju Seksi, Pakaian Seksi, Ninja Seksi, Battle Vixens.
Baca Juga

Karena ini datang dari produser yang selama ini identik dengan game yang agak “echi,” jangan heran jika ada unsur fan service. Selama pertarungan, ada para gadis yang berdiri di sepanjang arena, memberi semangat dan meramaikan pertarungan. Jika karakter kalian berhasil mengalahkan musuh di depan mereka, maka karakter bakal diperkuat untuk pertarungan selanjutnya. Belum cukup di sana, bahkan karakter bisa meraba dan menempelkan muka mereka ke (maaf) dada para cewek yang berada di sekeliling arena, bahkan sampai ke bagian tubuh lain para cewek tersebut. Hasilnya, karakter yang bertarung bakal mendapatkan tambahan kekuatan. Masih ada banyak unsur fan service lainnya, seperti bagaimana kalian bisa ngintip celana dalam cewek-cewek tersebut selama permainan.

Uppers-Game-10 Uppers-Game-4

Pulau Last Resort memang dikhususkan untuk pertarungan gaya bebas, sehingga kalian tidak perlu ragu sampai menghancurkan kota yang ada di sana selama menghajar musuh, melempar mereka, menghancurkan dinding, melempar obyek seperti sepeda tanpa ada batasan aturan bertarung. Kalian juga bisa menghancurkan hidran kebakaran dan melemparkan musuh ke arah air yang menyembur dari dalam keran bertekanan tinggi tersebut.

Uppers-Game-7

Lihat seperti apa brutalnya pertarungan Uppers melalui video di bawah ini. Video kedua juga diselingi cuplikan anime untuk menggambarkan latar cerita game ini, yang melibatkan 8 cewek yang menyebut dirinya sebagai Queen. Oh ya, memang karakternya mayoritas cowok ya, namun ada fan service lainnya, seorang karakter Senran Kagura, cewek yang lebih pantas disebut cowok sebenarnya. Lihat detailnya di bagian akhir artikel ini.

Sedangkan berikut video gameplay pertarungan masing-masing karakternya. Mulai dengan Ranma Kamashiro (freestyle fighting style) dan Michiru Sakurai (kickboxing fighting style):

Video pertarungan dua bersaudara Seiya Koyanagi (kenka fighting style) vs Junya Koyanagi (boxing fighting style).

Max Guren Heart (wrestling fighting style) vs Nagi Shiraishi (mixed martial arts fighting style)

Shion Ukyo (ukyo dan ninja arts fighting style) vs Liu Wuchang (kung fu fighting style)

Lanjut ke video Hiroshi Kanamaru (druken master fighting style) vs Mukuro Kujo (pankration fighting style).

Kemudian Nicole (martial arts fighting style) vs Tenmei Sanada (kenka fighting style).

Bonus untuk kalian yang memesan awal game ini, bisa mendapatkan Daidoji, salah satu karakter terkuat serial Senran Kagura ini berhasil menyeberangi ruang waktu dan berakhir di Last Resort Island. Di cerita aslinya dia suka bertarung dengan tangan kosong, jadi, jangan heran dia yang di-crossover-kan di sini! Lihat seperti apa aksinya:

Beberapa kali kamu menyebut game ini brutal… Mungkin kalian berpikir seperti Mortal Kombat, yang satu itu sih, lebih ke arah gore, dan bisa dikatakan game paling sadis, apalagi melibatkan senjata tajam. Brutal untuk ukuran Uppers ini masih mengesampingkan darah, namun jelas terasa sangat sangit jika apa yang digambarkan dalam video ini terjadi pada kalian:

Human Pole Action ini membenamkan musuh ke tanah, dan menjadikan mereka tiang untuk tumpuan melakukan serangan pada musuh lainnya. Bandingkan dengan gerakan yang mirip di bawah, namun menggunakan tiang yang asli.

Semacam gerakan pole spin dalam Kingdom Hearts 3D: Dream Drop Distance.

Kalian bisa melemparkan musuh sampai menghancurkan dinding. Ya, pasti akan terasa sakit saat itu terjadi padamu.

Video Brute Force di atas memungkinkan kalian angkat dan lempar benda-benda berat ke arah musuh.

Video di atas menunjukkan bagaimana kalian bisa memanfaatkan obyek di sekeliling untuk mengalahkan musuh.


SHARE
Previous articleGame Tahu Bulat Makin Laris, Siap Tumbangkan CoC di Google Play Store!
Next articleMeski Punya Wajah Ganteng dan Cantik, 5 Selebriti Gaptek Ini Bikin Kamu Geleng-geleng Kepala!
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.