3 Langkah Meningkatkan Jumlah Pengguna Game Menggunakan Facebook

Casual Connect Asia 2016 Facebook

Dengan jumlah pengguna mencapai 1,6 miliar setiap bulan, Facebook jadi salah satu platform utama jika ingin menumbuhkan jumlah pengguna game atau aplikasi. Tapi bagaimana caranya? Ini tips mudah dari Facebook!

Casual Connect Asia 2016, Konferensi Game Kasual yang Semakin Mendunia!

Casual Connect Asia 2016 kembali digelar di Singapura. Apa yang membedakan antara gelaran tahun ini dengan tahun lalu? Semeriah apa acaranya?
Baca Juga

Tidak bisa dipungkiri, bahwa saat ini persaingan di industri game, khususnya game mobile sangatlah ketat. Setiap hari, mungkin ada puluhan bahkan ratusan game yang dilepas ke toko aplikasi. Sebagai developer game, tentu kamu ingin membuat game-mu tampil menarik, dan memastikan game tersebut diketahui keberadaannya oleh para calon penggunamu. Caranya? Tentu saja dengan mempromosikannya, entah dengan menggunakan media sosial yang gratis, atau dengan menggunakan iklan di berbagai media.

Sebagai media sosial terbesar dengan jumlah pengguna 1,65 miliar per bulan, Facebook tentu menjadi lahan yang besar dan ideal untuk mempromosikan game-mu. Tapi bagaimana cara yang efektif? Nah, dalam salah satu sesi hari kedua Casual Connect Asia 2016 yang berlangsung tanggal 18 Mei 2016 kemarin, Melinda Petrunoff dari Facebook APAC Gaming Sales membeberkan tiga langkah mudah untuk mempromosikan dan mendapatkan pengguna game dengan menggunakan Facebook.

Casual Connect Asia 2016 Facebook

Melinda sendiri membagi tips tersebut menjadi tiga, antara lain Build, Grow dan Monetize. Apa maksud dari ketiga langkah tersebut? Berikut penjelasan dari Melinda.


1

Build


Yang dimaksud Build di sini adalah pondasi yang kuat dengan cara membuat game-mu terintegrasi secara penuh dengan Facebook. Oleh karena itu, kamu harus menyiapkan beberapa hal dalam langkah ini agar dua langkah berikutnya berjalan maksimal. Untuk fase Build ini, Facebook memberikan tiga solusi antara lain Facebook Login, Facebook Analytics for Apps, dan Facebook IQ.

Ketiga tools ini tidak boleh kamu lupakan, karena kamu nantinya bisa mendapatkan banyak data menarik untuk perkembangan jumlah penggunamu nantinya. Sebagai contoh dengan menggunakan Facebook Login, kamu bisa melihat demografis pengguna, berapa usia mereka, dan apa kegemaran mereka. Dengan mengetahui data-data ini, kamu nantinya bisa menentukan strategi marketing dengan menyasar pengguna game yang memiliki perilaku mirip dengan penggunamu saat ini.


2

Grow


Casual Connect Asia 2016 Facebook

Setelah membangun pondasi yang kuat, langkah berikutnya adalah menumbuhkan jumlah pengguna untuk game-mu. Proses ini harus dimulai kurang lebih tiga bulan sebelum rilis, diawali dengan mengumpulkan fans secara organik dengan membuat Facebook Page dan posting sesuatu di page tersebut, entah Work in Progress, art, ataupun trailer terbaru dari game yang tengah kamu buat.

Setelah game-mu dirilis, maka kamu bisa mulai “gerilya” mengumpulkan calon downloader baru dengan menggunakan Facebook Ads. Sebelumnya kamu sudah membuat pondasi yang kuat untuk mendapatkan data-data (di langkah pertama). Nah, ini saatnya memanfaatkan data-data tersebut untuk menentukan strategi pemasarannya. Kamu bisa menentukan sasaran ads ke demografis yang sesuai dengan pengguna yang sudah men-download.


3

Monetize

Casual Connect Asia 2016 Facebook

Setelah mendapatkan ribuan, ratusan ribu atau bahkan jutaan download, apakah tugas kita berakhir? Tentu saja belum. Kamu tentu ingin meraup pendapatan dari game yang sudah kamu buat bukan? Nah, ini saatnya kamu memulai proses monetisasi. Jika game-mu gratis, monetisasi bisa menggunakan berbagai macam ads (banner, video ads, native ads dan sebagainya), atau dengan menggunakan in app purchase.

Satu hal yang penting, dan bisa dibantu oleh Facebook dalam proses monetisasi ini adalah untuk mempertahankan retensi pemain. Pemain yang lebih lama bermain tentu semakin besar kemungkinan dia membeli in app purchase, karena dia sudah ketagihan bermain game tersebut. Sedangkan mungkin ada pemain yang belum menyelesaikan tutorial, tapi sudah berhenti memainkan game-mu. Nah, jika kamu sudah melakukan dua langkah sebelumnya, maka Facebook bisa membantumu mengkustomisasi ads yang kamu pasang, yang disesuaikan dengan perilaku penggunamu.

Sebagai contoh, khusus untuk gamer yang sudah ketagihan bermain, kamu bisa membuat ads yang menampilkan bonus menarik jika dia membeli item di dalam game, dimana iklan tersebut akan tampil di beranda Facebook pemain. Lalu untuk gamer yang belum menyelesaikan tutorial, bisa juga ditampilkan ads untuk memberitahu mereka agar bermain setiap hari dan menyelesaikan tutorial guna mendapatkan bonus harian.


SHARE
Previous articlePulau Raftel Ternyata Hanya Bisa Dicapai Oleh Kru Topi Jerami? Ini Alasannya!
Next articleParah Gan! Belum Dirilis Resmi, Tiruan Overwatch Sudah Beredar!
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.