Tips Sukses Membuat Game Menggunakan Engine Unity

Unity Casual Connect Asia 2016

Sebagai engine game yang populer digunakan, Unity memiliki banyak fitur yang bisa membantu developer indie dalam memecahkan masalah. Berikut beberapa tips sukses mengembangkan game dari Unity!

Casual Connect Asia 2016, Konferensi Game Kasual yang Semakin Mendunia!

Casual Connect Asia 2016 kembali digelar di Singapura. Apa yang membedakan antara gelaran tahun ini dengan tahun lalu? Semeriah apa acaranya?
Baca Juga

Bisa dibilang, Unity menjadi salah satu engine favorit para developer game indie dalam mengembangkan game. Selain karena menyediakan versi gratis dan juga bisa untuk mengembangkan game multiplatform, engine ini juga memiliki banyak fitur menarik yang bisa semakin memudahkan developer untuk mengembangkan game. Nah, di hari kedua Casual Connect Asia 2016 yang sudah berlangsung tanggal 18 Mei 2016 kemarin, Unity membagikan beberapa tips menarik mengenai bagaimana cara mudah mengembangkan game dan memecahkan masalah dengan memanfaatkan fitur-fiturnya selama proses pengembangan tersebut.

Dalam sesi ini, Unity diwakili oleh Rus Scammel, Product Evangelist untuk Asia Tenggara, India dan Oceania. Dalam sesi ini, Rus memaparkan beberapa masalah yang dihadapi developer selama mengembangkan game, dan bagaimana Unity menyelesaikan masalah tersebut menggunakan fitur-fitur yang dimilikinya. Bagi kamu yang sebelumnya sudah pernah menghadiri workshop Unity dalam Game Developers Gathering (GDG) 2015 tahun lalu, pasti sudah mengenal Rus. Yap, dia adalah tutor dalam workshop di GDG tersebut.

Unity Casual Connect Asia 2016

Pertama-tama, Rus menggaris bawahi pentingnya developer untuk mendengarkan dan merespon audience game mereka dengan baik. Rus mengungkapkan, bahwa untuk membuat sebuah game yang menarik banyak user, ada baiknya developer mendengarkan saran-saran dari gamer, dan mengajak mereka ikut serta dalam pengembangan. Jadi, bukan cuma mendengarkan saran saja, akan tetapi jika memungkinkan, developer bisa mengimplementasikan saran-saran tersebut dalam game yang tengah dibuat.

Selanjutnya, Rus memaparkan beberapa fitur yang bisa membantu developer untuk mempermudah proses development game dan mengoptimalkan game yang dibuat. Salah satunya adalah Profiler, dimana fitur ini membantu developer untuk mengukur performa dari game yang dibuat, seperti resource yang digunakan dalam gadget (CPU, GPU, Memory dan sebagainya) untuk memainkan game, hingga bagaimana alur dan juga performa networking-nya berjalan. Fitur ini penting untuk menjaga kualitas game yang dibuat, agar jangan sampai jika sudah saatnya game dirilis, kualitas game tidak terjaga atau terlalu memakan banyak resource di gadget pemain. Profiler ini juga bisa menjadi panduan bagi developer jika ingin mengoptimasi game yang tengah dibuat.

Unity Casual Connect Asia 2016

Fitur menarik lain yang dijelaskan Rus adalah Asset Bundles. Singkatnya, Asset Bundles adalah sebuah fitur yang memisahkan game dengan aset-aset yang membentuknya, seperti grafis dan file audio. Dengan memisah game dengan asetnya, tentu akan mempermudah developer untuk merilis update-update terbaru bagi game tersebut setelah dirilis nanti. Sedangkan fitur terakhir yang menjadi highlight dari Rus adalah Editor Extensions, dimana developer bisa membuat sendiri tool-tool yang dibutuhkan, yang tujuannya tentu untuk mempercepat pengembangan game.

Selain beberapa fitur yang dijelaskan oleh Rus selama sesi di Casual Connect Asia 2016 kemarin, engine ini masih memiliki beberapa fitur lain yang bisa dieksplorasi oleh developer seperti Unity Ads untuk memonetisasi game, Unity Analytics untuk mendapatkan insight mengenai perilaku pemain dari game yang dibuat, Unity Multiplayer yang bisa digunakan untuk mempermudah pembuatan game multiplayer, hingga Unity Certification yang bisa digunakan developer untuk mendapatkan sertifikasi. Kamu bisa tahu lebih banyak mengenai fitur-fitur ini dengan mengunjungi website resmi Unity.


SHARE
Previous articleTurnamen Profesional FIFA Online 3 Indonesia Dibuka Kembali
Next articleInfectonator: Survivors Kian Dekat dengan Tanggal Rilis! Ini Update Terbarunya
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.