Pendapatan X-Men Apocalypse Rajai Box Office di Akhir Mei

X-Men Apocalypse - Strong Survive

Pendapatan X-Men Apocalypse mungkin tidak sebaik Days of Future Past, namun para mutan tetap mampu mengalahkan Angry Birds di tangga box office!

Pekan lalu Angry Birds sukses menumbangkan Captain America: Civil War, menandakan akhir kekuasaan Captain America dan kawan-kawan di puncak rekor box office. Namun Angry Birds pun tak mampu bertahan lama. Kali ini pendapatan para burung pemarah, yang mampu meraih 18.7 juta dolar di pasar Amerika, mampu dikalahkan oleh jumlah pendapatan X-Men Apocalypse.

Seperti disampaikan oleh Box Office Mojo, dalam tiga hari perdananya di Amerika Serikat, X-Men Apocalypse mampu meraih 65 juta dolar. Jumlah yang cukup besar, namun gagal memenuhi harapan 20th Century Fox.

Angka 65 juta dolar itu kalah jauh sekali dari Days of Future Past, film X-Men sebelum ini. Days of Future Past mampu mencetak 90 juta dolar lebih di pekan pertamanya di Amerika.

Yang mungkin lebih memalukan lagi, angka 65 juta dolar itu bahkan hanya separuh dari pendapatan Deadpool. Padahal Wade Wilson hanya bertarung dengan musuh tak terkenal (Ajax) dan hanya ditemani oleh dua anggota kelompok X-Men, namun tetap saja humor gila-gilaan Deadpool terbukti lebih mampu menjangkau fan ketimbang aksi epik dengan skala global di Apocalypse.

Trailer X-Men Apocalypse - Apocalypse

Mampukah Rekor Box Office X-Men Apocalypse Kalahkan Deadpool?

Menyambut filmnya yang telah rilis di Indonesia, mari kita analisis apakah mungkin rekor box office X-Men Apocalypse kalahkan Deadpool!
Baca Juga

Salah satu faktor yang tak terbantahkan sekarang adalah tanggapan penonton film terhadap rating Rotten Tomatoes. Skor Apocalypse di situs agregat rating itu hanya 48% berdasarkan 238 review yang masuk. Jauh dari Deadpool (83%) apalagi Days of Future Past (91%). Ini membuat penonton cenderung menjauhi Apocalypse.

Skor Rotten Tomatoes juga sebelumnya sedikit menghambat Batman V Superman. Jangan salah, Batman V Superman tidak bisa dibilang rugi. Film itu mungkin sudah disalip oleh The Jungle Book, namun Batman V Superman tetaplah film keempat terlaris tahun ini dengan pendapatan 870 juta dolar lebih.

Namun angka 870 juta itu dirasa mengecewakan oleh Warner Bros karena mereka mengincar angka 1 miliar dolar, setingkat dengan yang diperoleh Marvel saat para pahlawan mereka bersatu di Avengers. Kalau saja skor Rotten Tomatoes-nya lebih tinggi, mungkin BvS akan lebih sukses. Namun dengan hanya 27%, pada akhirnya Batman V Superman tak mampu menarik penonton di Amerika, hingga pendapatannya di sana bahkan kalah dari pendapatan domestik Deadpool.

Makin kritisnya penonton film terhadap skor Rotten Tomatoes pastinya akan memacu studio untuk menyajikan film yang lebih bagus. Kalau kritikus membencinya, tampaknya penonton – khususnya di Amerika – akan lebih memilih menunggu DVD atau blu ray ketimbang menonton langsung

Captain America - Captain America Civil War

Lalu bagaimana dengan film superhero terbesar tahun ini – Captain America: Civil War? Film ini mungkin sudah tidak lagi menjadi penguasa box office, namun kini Cap pun menjadi penguasa rekor box office Amerika tahun 2016. Pendapatan 19.5 juta dolar yang diraih Civil War cukup untuk mendongkrak angka domestik film ini ke 372.6 juta dolar, mengukuhkannya sebagai film teratas di catatan Amerika tahun 2016.

Pekan lalu, Captain America:  Civil War juga sudah menjadi penguasa rekor box office global dengan pendapatan yang menembus 1 miliar dolar, sesuai perkiraan Disney.

Untuk awal Juni, X-Men Apocalypse, Angry Birds, dan juga Civil War harus siap-siap menghadapi serbuan tokoh komik lain: Teenage Mutants Ninja Turtles! Kita lihat saja apakah para kura-kura bisa menyalip pendapatan X-Men Apocalypse di pekan berikutnya.

 


SHARE
Previous articleKiloo Games Rilis Dawnbringer, RPG Open World Bernuansa Infinity Blade
Next articleCiptakan Petualanganmu Sendiri di Chronicles: RunScape Legends
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.