ICMI Minta Google Diblokir, Tapi Emailnya Masih Pakai Gmail!

Google Diblokir

Meminta pemerintah agar Google diblokir, eh tapi ICMI sendiri masih menggunakan Gmail. Bukannya Gmail produknya Google juga yah pak?

Masih hangat isu mengenai permintaan ICMI agar YouTube dan Google diblokir pemerintah, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) kembali menunjukkan ketidak konsistenan mereka terhadap pernyataan yang dibuat. Sebelumnya, Ketua ICMI Prof Jimly Asshiddiqie sempat menyatakan bahwa permintaan agar YouTube dan Google diblokir bukanlah kebijakan resmi dari organisasi. Kali ini, giliran perbedaan pendapat lain muncul: ICMI meminta Google diblokir, tetapi email resminya masih pakai Gmail!

Yap, seperti dikutip dari beberapa akun media sosial, tampak email resmi dari ICMI yang ditampilkan di website resmi mereka masih menggunakan Gmail, tepatnya di alamat icmipusat@gmail.com. Entah karena setelah mendapat banyak kecaman dari netizen atau sudah menyadari “kesalahan” yang telah dibuat, ICMI akhirnya mengubah alamat email tersebut menjadi sekretariat@icmi.or.id. Lucunya, yang diubah hanyalah teks yang ada di halaman depan website. Sedangkan link di alamat email tersebut masih tetap pakai Gmail!

Hoax? Tidak juga. Jika kamu membuka halaman cache-nya, kamu akan menemukan bukti tersebut!

Google Diblokir

Kontan hal ini membuat banyak netizen kembali “mengoceh” di media sosial. Dan tanggapan ICMI juga cukup menggelikan dan menganggap penggunaan Gmail tidak masalah!

Entah karena diserang netizen yang kesal dengan ulah ICMI, atau memang karena banyak yang mengakses karena tengah “naik daun”, sejak siang hari ini (9 Juni 2016) website resmi ICMI tidak bisa diakses. Awalnya karena melebihi bandwith yang sudah disiapkan, namun saat diakses di malam hari, berubah pesannya menjadi 500 Internal Server Error. Ada apa ya dengan ICMI?

Wapres JK, DPR dan Menkominfo Sepakat Tolak Permintaan ICMI Blokir Google dan YouTube

Permintaan ICMI blokir Google dan YouTube akhirnya bertepuk sebelah tangan, karena mulai dari Menkominfo hingga Wapres menolak permintaan tersebut.
Baca Juga

Di tengah polemik ini, beberapa pihak seperti Menkominfo, DPR hingga Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah menegaskan bahwa mereka menolak permintaan ICMI yang ingin memblokir Google ini. “Youtube dan Google tidak semua itu porno. Kalau ditutup kalian tidak bisa lihat pidato peristiwa. Tidak harus bersifat umum. Yang ditutup memang sebagian besar sudah ditutup, apa itu yang acara acara porno itu memang sudah. Tapi kalau Google-nya yang benar saja. Kita cari ilmu juga dari situ,” ungkap Jusuf Kalla seperti dikutip dari Detik.

Sedangkan Sekjen ICMI Jafar Hafsah yang mengeluarkan pernyataan meminta pemerintah untuk memblokir Google juga menambahkan, bahwa dengan sumber daya manusia yang banyak, dia yakin ada inovator dari Indonesia yang bisa membuat situs seperti Google. “Saya yakin, inovator Indonesia mampu membuat mesin pencari seperti Google dan YouTube yang lebih baik. Tentu dengan dukungan pemerintah,” kata Jafar.

Bagaimana menurut pendapat kalian?


SHARE
Previous articleMeriahkan EURO 2016, Agate Studio Rilis Game Sepak Bola Mobile Fantasista!
Next articleIni adalah Styx, Anti Hero Berumur Dua Abad yang Bahkan Lebih Jago dari Solid Snake
Gamer. Otaku. Suka film. Suka melakukan hal-hal yang baru.