Dragon Ball XenoVerse 2 Perlihatkan Pertarungan Antara Goku vs “Black Goku”

Dragon-Ball-Xenoverse-2-6

Dragon Ball XenoVerse 2 Dikonfirmasikan! Selamatkan Dunia “Past” dan “Future”

Semoga saja semua karakter yang sudah dibangun dan dikustom dengan baik dalam Dragon Ball XenoVerse pertama bisa dimainkan kembali di sini...
Baca Juga

Pertengahan Mei 2016 lalu, Bandai Namco mengkonfirmasikan game Dragon Ball terbaru, Dragon Ball XenoVerse 2, yang kembali dikembangkan oleh Dimps untuk platform PC Windows (melalui Steam), PlayStation 4 dan Xbox One, dengan rencana rilis versi Globalnya tahun 2016 ini juga. Sebelumnya melalui laman flythroughtime.com, yang kali ini langsung diarahkan ke laman resmi game ini, dragonballxenoverse2.com, Bandai Namco mengajak kita bernostalgia dengan memajang banyak material artwork dari anime, film dan game Dragon Ball sebelumnya, termasuk itu, artwork Dragon Ball Super. Nama laman promosi awalnya mengindikasikan unsur perjalanan waktu, dan juga ada beberapa ilustrasi Dragon Ball Super di sana. Tidak heran jika penggemar Dragon Ball langsung menebak kita bakal berurusan dengan Zeno, dewa-dewa universe yang lebih kuat di sini, serta mungkin mencomot referensi dari serial animenya yang lago hot beberapa hari belakangan, Dragon Ball Super.

Dragon Ball XenoVerse 2
Goku vs Dark Goku?

Seperti yang sudah diungkapkan sebelumnya, Bandai Namco juga membawa game ini selama E3 2016, dan mereka melepaskan video trailer pertamanya yang menunjukkan gameplay in-game, yang menunjukkan pertarungan antara Saiyan yang juga bajak laut luar angkasa Turles (antagonis utama movie Dragon Ball Z: The Tree of Might), melawan Future Gohan. Ya, Future Gohan, dan ini mengindikasikan jika Future Trunks seperti yang ditampilkan dalam teaser awalnya beberapa waktu lalu akan muncul juga di sini.

Dragon Ball Xenoverse 2 – PS4/PC/XB1 – Turles vs Future Gohan (E3 2016 Gameplay Footage)

Sekilas kalian pasti mengira Turles ini Black / Dark Goku, musuh utama yang diceritakan dalam Dragon Ball Super menjadi dalang kehancuran masa depan.
Raut wajah sinis, dan kulit yang lebih gelap. Sekilas kalian pasti mengira Turles ini Black / Dark Goku, musuh utama yang diceritakan dalam Dragon Ball Super menjadi dalang kehancuran masa depan.

Berbagai Kejutan yang Mengiringi Future Trunks Story Arc Dragon Ball Super

Berbagai kejutan dan sekaligus misteri baru Future Trunks Story Arc bikin shock! Siapa sebenarnya Evil Goku? Menang mana jika dia bertarung melawan Goku yang sebenarnya?
Baca Juga

Mengenai video di atas, sangat menjelaskan maksud “relive the Dragon Ball story by time traveling and changing historic moments in the Dragon Ball universe.” Turles dan Future Gohan jelas berbeda timeline. Namun sayangnya, Future Goha di sini diperlihatkan dengan sepasang lengan utuh. Mungkin, akan ada konten DLC dimana kalian bisa mengendalikannya bertarung dengan satu lengan kanan saja (setelah yang satunya putus karena ulah Android). Dengan adanya Future Gohan di sini, sudah bisa dipastikan muridnya, Future Trunks, yang baru saja melakukan perjalanan satu arah kembali ke masa lalu di masa Dragon Ball Super, juga akan hadir di sini.

Future Gohan dihajar habis-habisan!
Future Gohan dihajar habis-habisan!

Arc Dragon Ball Super Bakal Heboh! Goku Menjadi Jahat, Dunia Bakal Kiamat

Ini buktinya jika arc terbaru Dragon Ball Super ini akan menghubungkannya dengan serial game Dragon Ball XenoVerse dan Dragon Ball Fusions!
Baca Juga

Sedangkan dari segi gameplay, dari pengamatan kami terlihat lebih halus gameplay-nya, dan deteksi hit dari serangan juga lebih baik. Sehingga gerakan karakter tidak terkesan membabi buta mengenai udara saja. Sepertinya pengembang juga menerapkan gerakan burst ke samping sambil terbang, kemudian kalian bisa menambahkan seerangan Ki ke musuh yang terhempas ke tanah, sudut pandang kamera yang lebih dinamis, hingga combo serta serangan lanjutan yang lebih cepat. Yah, semoga saja mereka juga memberikan mode versus offline yang lebih lengkap, agar kita bukan hanya memainkan game ini bareng teman di turnamen saja, namun bisa memilih stage lainnya. Jika tidak, mungkin lebih baik judulnya dibandi “Dragon Ball XenoVerse Online” saja! Dan ya, semoga versi konsolnya juga berjalan dengan animasi 60fps, bukan 30fps saja seperti prekuelnya. Jika ideo di atas mengacu versi konsolnya, maka seharusnya gameplay yang begitu halus tersebut sudah berjalan 60fps.

Future Gohan terkenal dengan banyak serangannya yang dilancarkan hanya menggunakan sebelah tangan saja.
Future Gohan terkenal dengan banyak serangannya yang dilancarkan hanya menggunakan sebelah tangan saja.

Misteri Zeno Dragon Ball Super, dan Hubungannya dengan Dragon Ball Xenoverse

Siapa yang percaya figur seimut Zeno ternyata menjadi dewa semua semesta Dragon Ball, yang jauh lebih kuat dari Goku, Beerus, atau bahkan Champa? Siapa dia sebenarnya? Dan apa kehebatan Dewa Naga warna emas?
Baca Juga

Dragon Ball XenoVerse 2 masih diserahkan pengembangannya kepada Dimps, developer seri sebelumnya yang terbukti sukses mengenalkan game Dragon Ball modern ini dengan sangat baik. Sekuel ini dibangun dari engine prekuelnya, dengan grafis yang ditingkatkan, dan oleh mereka dianggap sebagai game Dragon Ball terbesar dan yang paling detail yang pernah ada sampai saat ini. Mode story-nya bakal menjadi fokus utama, dengan kustomisasi karakternya yang diperlengkap, adanya kota yang menjadi hub baru yang ukureannya 7x dari sebelumnya, dan mampu menampung hingga 300 pemain online.

Dragon-Ball-XenoVerse-2-1
Pencahayaan dan efek partikelnya terlihat meningkat dibandingkan sebelumnya…

Dragon Ball XenoVerse 2 juga masih menjadi bahan pembicaraan di tengah penggemar Dragon Ball. Khususnya, apakah benar musuh yang akan dihadapi dalam Dragon Ball Super berhubungan dengan antagonis dalam prekuelnya. Hal itu menjadikan serial game yang seharusnya memiliki cerita orisinal ini masuk ke tengah canon Dragon Ball, yang saat ini berjalan melalui Dragon Ball Super. Banyak gamer game sebelumnya bertanya-tanya, bagaimana nasib karakter yang sudah mereka kustomisasi sebelumnya. Unsur kustomisasi karakter Dragon Ball XenoVerse pertama menurut kami sudah cukup dalam, bahkan kalian bisa melahirkan Super Saiyan baru, yang tampangnya mirip Saitama One-Punch Man, lho! Tidak heran juga jika Dimps dan Bandai Namco sampai menggelar turnamen Tenkaichi di dunia nyata untuk mempertandingkan para karakter ciptaan tersebut. Sedangkan untuk sekuuelnya ini, menurut Bandai Namco bakal dibuat lebih mendalam.

Dan jika dia ada, maka muridnya, Future Trunks, pasti juga ada di sini...
Dan jika dia ada, maka muridnya, Future Trunks, pasti juga ada di sini…

Brikut pernyataan resmi dari Bandai Namco:

It’s Time to Go Super Saiyan!

Developed to fully utilize the power of current generation gaming consoles and PCs, Dragon Ball Xenoverse 2 builds upon the highly popular Dragon Ball Xenoverse with enhanced graphics that will further immerse players into the largest and most detailed Dragon Ball world ever developed. Dragon Ball Xenoverse 2 will deliver a new hub city and the most character customization choices to date among a multitude of new features and special upgrades. Dragon Ball Xenoverse 2 is scheduled to launch in the Americas in 2016.

Features

  • Relive the Dragon Ball story by time traveling and changing historic moments in the Dragon Ball universe
  • Next-gen visuals bring the Dragon Ball anime experience to life
  • New characters and boss fights
  • Brand new hub city 7X the size of the original game with 300 players online at the same time
  • More in depth character creation system
  • Updates and post launch support for up to one year

SHARE
Previous articleGame Spider-Man Baru Ini Bakal Memaksamu untuk Beli PS4!
Next articleSerious Sam VR Makin Serius dan Realistis Berkat Teknologi Virtual Reality
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.