Indiesche Partij, Siap Kumpulkan Gamedev Indonesia dalam Satu Area di PopCon Asia!

Indiesche Partij

Lewat “pergerakan” Indiesche Partij ini, developer indie di Indonesia diharapkan bisa mendapatkan lebih banyak atensi pengunjung di event konsumen.

Tidak bisa dipungkiri, perkembangan game indie di Indonesia sangat pesat dari berbagai platform, mulai dari mobile hingga PC. Developer indie berbeda dengan yang sudah bersifat korporasi, karena masih merupakan tim kecil dan berani berinovasi. Hasilnya, ada banyak game-game indie lahir dengan inovasi gameplay, art maupun story yang berbeda dibandingkan game buatan perusahaan besar.

Pertumbuhan game indie inipun sejalan dengan semakin besarnya komunitas developer game indie yang tersebar di seluruh Indonesia. Total ada kurang lebih 100 developer indie di Indonesia, yang terbagi menjadi delapan regional berbeda. Bukan hanya produktif, beberapa developer juga berhasil mengharumkan nama Indonesia di penghargaan internasional. Salah satu penghargaan yang sering didapat adalah Indie Prize Casual Connect Asia yang digelar setiap tahun di Singapura.

Namun sayang, saat mengikuti event yang berbasis konsumen (mempertemukan kreator dengan masyarakat umum, seperti TGS dan E3), developer indie menghadapi beberapa tantangan, mulai dari mahalnya membuka booth ataupun jika mendapatkan booth pun terlalu kecil dan kurang mendapatkan perhatian dari pengunjung. Padahal banyak karya mereka yang menarik dan inovatif, yang berpotensi untuk menarik minat pengunjung untuk mampir dan akhirnya membeli atau men-download game tersebut.

Lantas bagaimana solusinya? Beberapa developer indie Indonesia bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BeKraf) dan Dicoding akhirnya menggagas sebuah “pergerakan” yang mereka beri nama Indiesche Partij. Konsep dari Indiesche Partij ini cukup simpel, dimana developer indie yang ingin berpameran di event konsumen akan dikumpulkan menjadi satu di sebuah area terpadu yang lebih megah agar menarik pengunjung. Konsep ini sendiri mirip dengan konsep Indie Megabooth yang digelar di PAX, yang terbukti sukses menyedot atensi pengunjung akan kehadiran game-game indie ini.

Indiesche Partij
Indie Megabooth di PAX

Untuk langkah pertama, Indiesche Partij akan membuka booth di gelaran PopCon Asia 2016 yang akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 12 hingga 14 Agustus 2016 mendatang. Untuk event tersebut, Indiesche Partij akan menyeleksi delapan game yang akan disatukan dalam satu area yang megah ini. Punya game dan tertarik untuk bergabung dengan Indiesche Partij? Lebih dulu simak persyaratannya berikut ini.

  • Studio Game/Developer yang mendaftarkan gamenya belum pernah menerima investasi
  • Peserta sanggup untuk ikut serta dalam PopCon Asia 2016 secara penuh 12-14 Agustus 2016.
  • Pada bagian comment masukan link video 3 menit tentang gameplay game (bukan trailer). Untuk contoh video gameplay yang baik bisa disimak di video ini.
  • Pada bagian comment masukan tanggal rilis/target rilis game.

Semua game yang masuk akan dinilai berdasarkan beberapa kriteria, antara lain kualitas, kebutuhan game akan showcase, kemampuan untuk membuat keramaian, dan juga prestasi. Nantinya delapan game yang terpilih akan mendapatkan fasilitas sebagai berikut.

  • Booth di Pop Con Asia 2016 dengan ukuran 1.5 x 3 meter
  • Meja & Kursi
  • Layar LCD
  • Free pass untuk 2 orang
  • 5,000 XP Dicoding

Tertarik bergabung dengan “pergerakan” developer indie Indonesia dalam Indiesche Partij ini? Langsung daftarkan game-mu sekarang juga melalui tautan ini.

 


SHARE
Previous articleSelain Now You See Me, Inilah 5 Film Sulap yang Wajib Ditonton!
Next article5 Film Horor Indonesia Ini Bikin The Conjuring Enggak Ada Apa-Apanya
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.