Ternyata Outlast II Tidak Seseram Game Pertamanya!

Outlast II

Dishonored 2 Sangat Anti Mainstream, Mau Menantang Dark Souls!

Mau ngikutin Dark Souls yang sukses membuat gamer stress? Apa saja yang ditawarkan Dishonored 2 untuk membuat kalian berpikir dua kali saat mau memainkannya?
Baca Juga

Sebagai salah satu game yang dipamerkan dalam acara E3 tahun ini, Outlast II sudah memiliki demo gameplay yang langsung dapat dimainkan. Namun sayangnya, game tersebut kurang memuaskan banyak orang walaupun memiliki berbagai lokasi hingga karakter baru. Apakah Outlast II tidak akan dapat mengalahkan game pendahulunya?

Outlast II

Selain Konspirasi Intelijen, Ternyata Ini yang Membuat Outlast 2 Makin Serem

Bukan pasien rumah sakit jiwa, kini musuh yang kalian hadapi lebih sesat dan percaya jika kiamat sudah dekat... Ada unsur agama dan kutipan kitab suci di sini, semoga saja ga ada tuduhan bernuansa SARA ya!
Baca Juga
[clearboth]

Outlast II memang memiliki banyak elemen baru, mulai dari lokasi yang lebih menyeramkan hingga karakter yang juga tidak kalah menakutkan. Namun, gameplay singkat yang diungguah oleh banyak user yang mencobanya selama E3 2016 lalu membuktikan bahwa Outlast II tidak akan begitu banyak berbeda daripada game pertamanya. Lihat saja seperti apa impresi demonya yang dengan mudah bikin kalian kaget di bawah ini:

Outlast II Exclusive Gameplay Demo – E3 2016

Hal yang membuat game seperti ini menarik adalah jaminan bahwa pemainnya pasti akan merasakan rasa takut saat sedang bermain, dan para developer Red Barrels sudah tahu apa yang harus mereka lakukan untuk melakukan hal tersebut, namun, sayangnya mereka masih belum berhasil melakukan inovasi baru untuk game keduanya, sehingga kedua game Outlast tidak begitu banyak berbeda satu sama lain.

Outlast IISetting dari game keduanya ini memang cukup berbeda dengan game pertamanya, ditambah lagi ada banyak monster baru yang selalu siap untuk menakuti kamu. Tapi hal ini juga dapat kita temukan dalam game pertamanya. Kamu harus bertahan hidup dengan melarikan diri dari setiap musuh karena tidak memiliki senjata dan harus selalu menemukan tempat untuk bersembunyi, dan pada kenyataannya inilah bagian yang paling tidak orang sukai dari Outlast. Kebanyakan orang selalu tersandung berbagai macam barang saat mereka sedang melarikan diri, sehingga mereka selalu terjatuh dan tertangkap oleh monster yang sedang mengejar mereka.

Outlast II

Setelah Grand Theft Auto V, Rockstar Segera Menyiapkan Dua Game GTA Baru?

Tidak hanya satu game, Rockstar langsung menyiapkan dua game sekaligus!
Baca Juga

Salah satu bagian lain yang tidak disukai oleh banyak orang adalah terbatasnya kemampuan kamera yang mereka miliki, tidak banyak orang yang berada dalam bagian akhir dari game Outlast dan tidak lagi dapat melanjutkannya karena kamera mereka telah kehabisan baterai. Mereka tidak lagi dapat melanjutkan permainan karena hampir mustahil untuk meneruskan permainan tanpa dapat melihat apapun, dan jika Outlast II masih memiliki bagian seperti ini maka sudah pasti banyak orang akan menolak untuk membelinya.

Outlast II

Outlast IISebagai seorang gamer kita memang tidak dapat berharap game kedua dari developer manapun akan banyak berbeda daripada game pertamanya, tapi dalam hal gameplay Outlast dapat dibilang hanya mengandalkan adegan yang ngagetin saja untuk dapat menghibur pemainnya. Tidak banyak orang yang merasa bahwa gameplay dari game tersebut sangat repetetif dan akan sangat membosankan jika dimainkan dalam jangka waktu yang panjang. Pemainnya hanya dapat berlari atau bersembunyi dari lawannya dan tidak ada lagi yang dapat mereka lakukan dalam game tersebut selain kedua hal tersebut.

Outlast IISebagai sebuah game survival horror, Outlast II harusnya memiliki alur cerita yang jauh lebih menarik dan tidak hanya mengandalkan ketakutan seseorang terhadap kegelapan. Semoga saja hasil akhir dari Outlast II akan menjadi jauh lebih menarik daripada gameplay demo yang telah mereka perlihatkan dalam acara E3.

Outlast IIApakah menurutmu Outlast II memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh daripada game pertamanya? Ataukah Red Barrels akan mengulangi kesalahan yang sama? Berikan pendapatmu di kolom komentar yah!


SHARE
Previous articleMighty No.9 Mengecewakan, Inafune: Lebih Baik daripada Tidak Ada!
Next articleKumpulan Bidadari-Bidadari Cantik di Piala Eropa 2016
Penikmat musik rock dan band-band di era 90 an. Memiliki hobi bermain game Action hingga RPG, menonton series, movie, anime, dan seorang Game Theorist. Salah satu fans berat DC dan marvel.