Indiesche Partij, Pergerakan Gamedev Indonesia yang Siap Ramaikan Event Konsumen!

Indiesche Partij wawancara

Beberapa hari lalu, Duniaku sempat menuliskan berita mengenai “pergerakan” Indiesche Partij yang diinisiasi oleh beberapa developer indie Indonesia. Konsep dari Indiesche Partij ini cukup simpel, dimana developer indie yang ingin berpameran di consumer event (event konsumen, seperti PopCon Asia atau Anime Festival Asia/AFA) akan dikumpulkan menjadi satu di sebuah area terpadu yang lebih megah agar menarik pengunjung.

Untuk menginisiasi pergerakan ini, developer indie Indonesia pun mengandeng beberapa pihak seperti Badan Ekonomi Kreatif dan Dicoding. Developer yang tertarik untuk bergabung bisa langsung mengikuti Challenge yang diadakan Dicoding. PopCon Asia 2016 yang akan digelar bulan Agustus diplot untuk menjadi event pertama dari Indiesche Partij ini.

Ingin tahu lebih banyak mengenai Indiesche Partij? Duniaku mendapatkan kesempatan untuk berbincang santai dengan Frida Dwi, CEO dari Agate Jogja yang juga merupakan salah satu inisiator pergerakan ini.

Kepada Duniaku, pria yang akrab disapa dengan Ube ini membeberkan latar belakang dibuatnya Indiesche Partij, hingga bagaimana proyek jangka panjangnya. Yuk simak hasil perbincangannya berikut ini!

Duniaku (D): Pertama-tama, siapa sih yang jadi inisiator pertama Indiesche Partij ini?

Frida Dwi (F): Eka dari Mojiken Studio yang jadi inisiator pertamanya. Kita ngobrol-ngobrol waktu prepare InGame Expo 2016 kemarin. Dia ngajakin, hayuk bikin gini (Indiesche Partij) mumpung mau ada PopCon Asia, siapa tahu bisa jalan. Ya sudah, kita coba mengerahkan semua network yang ada dan akhirnya terbentuklah pergerakan ini.

D: Alasannya apa sih kok kalian ingin membentuk Indiesche Partij?

F: Biasanya kalau ada event non game, teman-teman game developer itu terpencar dan booth-nya kecil-kecil, karena sewa booth mahal, Hehe. Jadi booth-nya yang terpencil gitu, gak dapat exposure yang bagus. Nah kepikiran bagaimana kalau kita bikin semacam Indie Megabooth di PAX. Jadi, semua yang mau ikut pameran patungan, kita sewa booth yang gede rame-rame. Biar exposure-nya lebih mantap. Rencana pertama seperti itu.

Lalu, setelah ngecek harga booth di PopCon Asia ternyata cukup mahal. Jadi, opsi kedua kita coba cari sponsor. Sebelum cari sponsor kita cari info booth yang kosong. Ternyata booth udah abis.. Nah pas melihat peta booth itu kita melihat ada nama Badan Ekonomi Kreatif (BEKraf). Kita iseng nanya gimana cara ikut mengisi booth BEKraf ini. Waktu itu nanya via Mas Narenda dari Dicoding.

Sama Mas Narenda kita dikoneksikan ke BEKraf-nya. Ternyata mereka juga lagi cari pengisi booth mereka. Akhirnya kita berjodoh, dan lanjut sampai jadi Challenge ini.

Indiesche Partij wawancara
Indie Megabooth di PAX

D: Nah rencana paling deket kan ke PopCon Asia. Misi jangka panjang dari Indiesche Partij ini apa sih?

F: Untuk jangka panjang sih pengen diterusin di consumer event lainnya. Tapi tentunya harus dievaluasi dulu dari pilot event ini, apakah benar-benar bermanfaat, apa yang kurang, apa yang bisa diperbaiki dan lain-lain.

D: Untuk pilot event yang di PopCon ini apakah ada kendala yang dihadapi?

F: Alhamdulillah belum ada kendala yang berarti..

D: Antusiasme developer indie Indonesia bagaimana menyambut Indiesche Partij ini?

F: Ramai di diskusinya mas, tapi untuk submit belum. Baru ada 3 game yang submit. Biasanya last minute baru pada muncul. Hehe..

Indiesche Partij, Siap Kumpulkan Gamedev Indonesia dalam Satu Area di PopCon Asia!

Lewat Indiesche Partij, developer indie di Indonesia diharapkan bisa mendapatkan lebih banyak atensi pengunjung di event berbasis konsumen.
Baca Juga

D: Harapan terbesarnya dari adanya Indiesche Partij ini apa?

F: Harapannya ini bisa bermanfaat buat teman-teman developer indie. Banyak challenge yang harus dihadapi teman-teman. Tentunya kita cari berbagai cara buat menyelesaikan tantangan-tantangan ini. Semoga Indiesche Partij bisa jadi salah satunya.

D: Terima kasih banyak buat waktunya!

Bagi kamu yang tertarik untuk bergabung dengan pergerakan ini, kamu bisa mendaftarkan game yang kamu buat melalui halaman Challenge Dicoding ini sampai tanggal 12 Juli 2016 mendatang.