Nyawa Jinbe Dipertaruhkan di One Piece 830!

Jinbei One Piece 830

Inti cerita yang tersaji di One Piece 830? Jinbe mempertaruhkan nyawanya di hadapan Big Mom untuk hal yang ia yakini! Akankah dia selamat?

Di bab sebelumnya, amukan Big Mom terhenti oleh wajah familier: Jinbe. Kedatangan sekutu Luffy yang tangguh ini sudah dibangun sebelumnya, lewat sosok manusia ikan misterius yang memberitahukan kedatangan kelompok Topi Jerami ke wilayah Big Mom. Jadi, walau tak terduga dia akan menampakkan diri langsung di hadapan Big Mom, kemunculan Jinbe pun tidak bisa dibilang mendadak. One Piece 826 - UnderwaterMaksud kedatangannya? One Piece 830 mengungkap kalau Jinbe, akhirnya, memutuskan untuk bergabung dengan kelompok Topi Jerami. Dengan kata lain, trio monster Topi Jerami (Luffy, Zoro, Sanji) bisa menjadi kuartet monster karena kemampuan bertarung Jinbe mengungguli anggota lain. Jinbe bahkan bisa menjadi tukang pukul utama Topi Jerami, di saat Zoro pergi ke tujuan berbeda dan Sanji masih berada dalam cengkeraman Big Mom.

Itu baru kabar baiknya. Kabar buruknya?Untuk bisa bergabung dengan Topi Jerami, Jinbe harus terlebih dahulu keluar dari kelompok Big Mom. Ya, terakhir kali Luffy menawari Jinbe menjadi anggotanya, Jinbe menolak dengan alasan ada urusan yang harus ia selesaikan. Rupanya urusan itu adalah keanggotannya dengan kelompok bajak laut Big Mom.

One Piece 830 - Charlotte Praline

Menurut Praline, putri ke 29 dari Big Mom yang debut di One Piece 830 ini, Jinbe bukan kru pertama Big Mom yang mencoba untuk keluar dari kelompok. Masalahnya, para pendahulu Jinbe itu dikatakan tak ada yang selamat.

Dan ini bukan main-main. Setelah pengungkapan di atas, ada konfirmasi kalau Muscat si putra ke-16 Big Mom benar-benar tewas setelah insiden di bab sebelumnya. Padahal biasanya apapun yang terjadi, sangat sulit membunuh seseorang di One Piece, di luar adegan kilas balik. Bahkan anak buah penjahat sebelumnya pun terkadang masih hidup setelah dihajar habis-habisan. Lihat saja apa yang terjadi kepada Mr. 3 setelah ia berurusan dengan Crocodile.

Konfirmasi nasib Muscat ini seakan menjadi pertanda kalau keputusan Jinbe di One Piece 830 ini bisa berdampak sangat buruk.

One Piece 830 - Roulette

Film Hacker Who Am I akan Diremake oleh Hollywood!

Film hacker Who Am I yang keren dan sempat membuat heboh fan itu akhirnya dilirik oleh Hollywood! Siapa yang akan menggarap film ini?
Baca Juga

Ancaman untuk Jinbe pun diperlihatkan di One Piece 830: rolet maut. Aturannya belum jelas, namun hanya dengan melihat roda roletnya saja kamu akan tahu kalau ini bukan pertaruhan sepele.

Dari pilihan yang tersedia, Jinbe bisa kehilangan organ dari lengan, kaki, dan kepalanya. Angka 10-100-1000 tampaknya menunjukkan tingkat organ yang akan dicabut. Jadi, bisa saja angka 10 di kategori lengan akan menghilangkan satu jari, 100 adalah seluruh tangan, sedangkan 1000 seluruh lengan.

Selain itu, ada juga simbol kepala Big Mom di sana. Tampaknya bila pilihannya jatuh di sana, nasib Jinbe akan sepenuhnya ditentukan oleh Big Mom.

Apakah Jinbe selamat tanpa kurang sesuatu apapun? Sayangnya, jawabannya belum diperlihatkan di bab ini. Tapi sebelumnya ada juga anggota Topi Jerami yang mempertaruhkan organnya sendiri untuk tekadnya…

Jinbei One Piece 830

Nyawa Jinbe Dipertaruhkan di One Piece 830!

Inti cerita yang tersaji di One Piece 830? Jinbe mempertaruhkan nyawanya di hadapan Big Mom untuk hal yang ia yakini! Akankah dia selamat?

Abaikan

Ya, saat masih di East Blue, Zoro pun pernah bertaruh demi dirinya sendiri kalau pedang terkutuk Sandai Kitetsu tak akan memotong lengannya. Namun saat itu ia lolos, menunjukkan kalau perannya masih dibutuhkan. Apakah Jinbe juga akan bernasib sama? Tampaknya fan One Piece harus menunggu bab 831 untuk jawabannya.

 


SHARE
Previous articleDampak Negatif Kacamata VR yang Wajib Kamu Ketahui
Next articleDunia Marbel, Ratusan Game Edukasi Anak dalam Satu Aplikasi Ringkas!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.