Jiplak Garudayana, Akhirnya Game Perang Rakyat Ditarik dari Google Play Store

Perang Rakyat Jiplak Garudayana

Akhirnya game Perang Rakyat yang menjiplak karakter Gatotkaca Garudayana buatan Is Yuniarto ditarik peredarannya.

Sekitar akhir Juni 2016 lalu muncul sebuah kabar yang cukup menyedihkan dari industri kreatif Indonesia. Desain karakter Gatotkaca dari komik Garudayana yang dibuat oleh Is Yuniarto dijiplak mentah-mentah oleh sebuah game di Google Play Store berjudul Perang Rakyat. Dikatakan menjiplak mentah-mentah, karena sampai ke detail armor dan warna-warnanya juga.

Pada saat itu, Is Yuniarto yang sempat dihubungi Duniaku mengungkapkan, bahwa dirinya tahu kabar ini dari salah satu gamer Perang Rakyat yang menyadari bahwa desain karakter Gatotkaca di game tersebut sangat mirip dengan Gatotkaca buatan dirinya. “Dan ternyata memang gambar dan desain Gatotkaca di game Perang Rakyat menjiplak desain Gatotkaca Garudayana tanpa ijin,” ungkapnya saat itu. Desain karakter Gatotkaca Garudayana ini sendiri sudah dibuat oleh Is Yuniarto sejak tahun 2006 lalu.

Is Yuniarto pun berinisiatif untuk melaporkan hal ini baik kepada pihak developer dan publisher dari Perang Rakyat dan juga ke Google Play Store agar game ini ditarik dari peredaran. Dan akhirnya setelah melalui usaha tersebut, akhirnya Google pun menarik game Perang Rakyat dari daftar game yang driilis di Google Play Store!

Perang Rakyat Jiplak Gatotkaca Garudayana

Hal ini disampaikan oleh Is Yuniarto dalam sebuah posting di akun Facebook pribadinya pada tanggal 10 Juli 2016 kemarin. Dalam posting tersebut, Is Yuniarto memberikan klarifikasi bahwa memang benar Gatotkaca Garudayana digunakan di game Perang Rakyat tanpa izin. Hal itu penting untuk diklarifikasikan karena menurut Is Yuniarto, banyak pembaca Garudayana yang mengira kehadiran Gatotkaca Garudayana di Perang Rakyat merupakan kerja sama resmi. Berikut adalah kutipan dari pernyataan resmi Is Yuniarto.

“Awalnya ketika mengetahui dari teman fb adanya penjiplakan desain karakter ‘Gatotkaca Garudayana’ sebagai karakter in game, dan image promo utama dalam game ‘Perang Rakyat’ (PR), saya tidak berniat membawanya menjadi ‘drama’ publik, karena hanya akan membuat game tsb menjadi perbincangan, dan trafficnya malah naik.

Namun ternyata banyak rekan-rekan yang menaruh perhatian besar atas hal tersebut, kemudian saya memutuskan membuat klarifikasi bahwa karakter ‘Gatotkaca Garudayana’ tidak ada hubungan kerjasama dan telah digunakan tanpa ijin oleh PR. Hal itu menjadi penting dikarenakan banyak pembaca Garudayana yang mengira itu kerjasama resmi”

Karakternya Dijiplak Game Perang Rakyat Mentah-mentah, Ini Komentar Kreator Garudayana

Perang Rakyat dari Nusa Game menjiplak mentah-mentah semua detail karakter Gatotkaca Garudayana yang dibuat oleh komikus asal Surabaya, Is Yuniarto.
Baca Juga

Selain itu, Is Yuniarto juga mengungkapkan pihak developer, publisher dan Google pun akhirnya menanggapi laporan dari permasalahan ini. Bahkan Google pun sudah menariknya dari peredaran.

“Lalu prosedur yang saya tempuh adalah mengajukan keberatan atas penggunaan desain karakter ‘Gatotkaca Garudayana’ dalam game PR kepada email developer, admin fp PR, report page fb dan Playstore serta itunes. Admin fp PR hanya mereply: “kami mendapat balasan dari tim bahwa masalah ini sedang mereka bahas ya, setelah ada laporan lebih lanjut dari tim akan kami segera sampaikan ke anda mohon maaf atas ketidaknyamanan nya”. Sementara Google Playstore merespon dengan menonaktifkan apps PR di list Playstore”

Perang Rakyat Jiplak Gatotkaca Garudayana
Desain asli Gatotkaca Garudayana buatan Is Yuniarto

Sayangnya, ditariknya versi Android dari game ini tidak diikuti oleh versi iOS-nya. Berdasarkan pantauan dari Duniaku, game Perang Rakyat masih terdaftar di iTunes App Store dan bisa di-download di iOS. Selain itu, beberapa kali iklan dari Perang Rakyat di Facebook juga masih muncul.


SHARE
Previous articleMembanggakan! Cinta Laura Bintangi Film Top Hollywood The Ninth Passenger
Next articleIni Cara untuk Melihat Aksi Gild Tesoro dari One Piece: Film Gold Lebih Awal!
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.