Peduli Kesehatannya, Eiichiro Oda Setuju Kopi dan Minuman Bersoda Itu “Berbahaya!”

Jam Kerja Eiichiro Oda thumbs

Jadi, Kapan One Piece Tamat? Ini Bocoran dari Sang Mangaka, Eiichiro Oda!

Akhirnya, kreatornya sendiri mengungkapkan kapan One Piece bakal berakhir... coba tebak, berapa lama lagi? 5, 10, atau 20 tahun lagi?
Baca Juga

Awal Juni 2016 lalu, laman resmi One Piece di Jepang mengkonfirmasikan rencana penerbitan koran resmiOne Piece yang didedikasikan khusus sebagai media promosi One Piece Film: Gold di Jepang. Edisi khusus Film Gold ini edisi perdananya telah diterbitkan pada 24 Juni lalu, dan kemudian edisi keduanya menyusul kemarin, 20 Juli 2016, atau 2 hari sebelum One Piece Film: Gold tayang di Jepang. Pada edisi keduanya, koran ini memuat sebuah wawancara baru dengan sang kreator, Eiichiro Oda. Selain membeberkan satu informasi penting yang berhubungan dengan masa depan One Piece, yaitu perkiraan kapan serialisasi manganya bakal berakhir, secara implisit Oda juga mengutarakan kondisi kesehatannya.

Menurut pewawancara, empat tahun lalu Oda masih merasa cukup dengan kopi dan minuman bersoda selama bekerja. Namun akhir-akhir ini banyak kabar menyebutkan jika Oda mulai memperhatikan kondisi kesehatannya dan makin banyak minum air (mineral). Kami pernah menuliskan seperti apa jam kerja Oda yang ekstrem, dan bisa kamu buka kembali dalam artikel sebelumnya.

Gambar-One-Piece-2

Dalam wawancara terbarunya ini, Oda mengungkapkan sepertinya dia makin peduli dengan kondisi kesehatannya. Ya, dia sudah tidak muda lagi. Usianya saat ini 41 tahun, dan dia mengerjakan One Piece nyaris dua dekade lamanya. Tidak heran jika Oda mengatakan kini berusaha minum dua liter air setiap harinya. Dan dengan gayanya yang santai, menurut Oda itu sudah cukup. Minum cukup air untuk membersihkan segalanya (mungkin maksudnya, membersihkan efek kopi dan minuman bersoda yang biasanya menemaninya dulu).

Selain makin banyak mengonsumsi air putih, diam-diam ternyata Oda juga melakukan fitness lho! Dia memiliki seperangkat alat olahraga yang ditempatkan di dekat ruang kerjanya.l Namun dengan mulai perhatiannya Oda dengan kesehatannya di usianya yang terus bertambah, ternyata jam tidurnya tetap saja sama. Selama 15 tahun mengerjakan One Piece, sebelumnya Oda mengaku jika dia baru tidur jam 2 pagi, dan bangun jam 5 subuh untuk mulai mengerjalan naskah One Piece. Dan selama wawancara terbaru ini, Oda mengaku dia tidak menambah waktu tidurnya!

Oda mengatakan jika dia tidak bisa mengubah waktu deadline yang diberikan padanya. Dia tetap sesibuk seperti saat mudanya dulu, sehingga tidur pun masih sama, tiga jam setiap harinya. Dan seandainya dia tidur lebih lama, maka Oda harus mengorbankan waktunya untuk hal yang lain (mungkin salah satunya, waktu untuk fitness ya!). Menurut Oda, setelah dia menyelesaikan naskah One Piece, dia khusus mengambil libur seharian dan banyak tidur.

Jam Kerja Eiichiro Oda Benar-Benar GILA!

Berbeda dengan mimin yang bisa tidur layaknya koala, sang kreator One Piece ini hanya tidur beberapa jam saja dalam sehari... sepanjang tahun!
Baca Juga

Seperti itulah rutinitasnya hingga saat ini. Namun menurut Oda, dia sudah berusaha menjaga kondisi tubuhnya, dan beristirahat serta berolahraga lebih banyak. Apalagi pasca dia opname amandel akhir Mei 2014 lalu, dan sempat membuat chapter One Piece libur selama beberapa minggu.

Gambar-One-Piece-3

Seperti apa sih jadwal kerja Eiichiro Oda? Berikut ini adalah keseharian Oda secara umum:

  1. Bangun jam 5 pagi, mulai bekerja
  2. Bekerja sepanjang hari, hanya beristirahat untuk hal tertentu seperti makan.
  3. Tidur jam 2 pagi.

Dengan kata lain, Oda-sensei hanya tidur selama 3 jam sehari! Perlu dicatat, bahwa aktivitas ini tidak hanya Oda-sensei lakukan saat periode tertentu, melainkan sepanjang tahun. Oda-sensei juga jarang liburan, bahkan saat weekend, lho! Untuk lebih detilnya, berikut ini perkerjaan Oda-sensei setiap minggunya:

  1. Senin – Rabu : Perencanaan layout dan dialog karakter
  2. Kamis – Sabtu: Menggambar dan inking
  3. Minggu: Coloring dan lain-lain

 

 


SHARE
Previous articleInilah Makna dari Logo Hari Game Indonesia (HARGAI) yang Mewakili 4 Generasi Gamer!
Next articleMakin Ngaco! Walikota Banda Aceh Sebut Pokemon GO Mengandung Arti Aku Yahudi
Penggemar strategy RPG Jepang, serta semua serial Super Robot Wars, yang saat ini masih menjadi kontributor penulis artikel game guide salah satu media game Indonesia. Mulai memburu game-game mobile, dan juga emulator melalui gadget Android, hanya untuk memainkan kembali game-game RPG klasik, yang menurutnya tetap lebih baik dibandingkan game modern.