Kini Sudah Jelas, Menkominfo Rudiantara Mengatakan Bahwa Pokemon GO Aman!

Menkominfo Rudiantara
Sumber: mastel.id

Bagi kamu yang masih memperdebatkan apakah Pokemon GO aman atau tidak, kini semua sudah menjadi jelas. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara telah mengatakan sendiri bahwa Pokemon GO bukanlah game yang berbahaya. Yup, sudah tidak perlu lagi kamu meragukan keamanan Pokemon GO yang sebelumnya sudah kami bahas dan buktikan aman di sini.

Walaupun begitu, tentunya pemerintah juga harus mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang terjadi. Rudiantara juga mengatakan bahwa dirinya sudah dua kali menemui Google Indonesia untuk membahas pembatasan game yang dikembangkan oleh Niantic, developer yang sebagian sahamnya juga dimiliki oleh Google, tersebut.

Rudiantara menegaskan bahwa pembatasan ini bukan soal pemblokiran, melainkan hanya meminta Google untuk tidak memasukkan peta yang berisi objek-objek vital nasional seperti istana negara, kantor polisi, perusahaan listrik negara, dan sejenisnya. Yah, mungkin juga termasuk berbagai tempat yang dilarang oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reforasi Birokrasi dan Pertamina.

“Saya sudah ketemu dengan Google di Jakarta, kemarin. Ini kan permainan milik perusahaan yang jadi bagian mereka (Niantic) dan memakai data pemetaan dari Google Maps. Karena itu saya minta untuk tidak memakai peta objek vital nasional di dalamnya,” ujarnya kepada KompasTekno, Senin (25/7/2016).

“Pokoknya kita menyarankan agar Google menyebar Pokemon ke tempat yang produktif. Seperti museum, lokasi wisata dan banyak lagi lainnya,” tambahnya.

Tetap Menjaga Keselamatan

Cara-Menangkap-Pokemon-3

 

Download Pokemon GO v0.29.3 yang Memberi Patch Agar Bisa Memainkan Pokemon GO di Android Jelly Bean!

Demikian total sudah 3 kali Niantic Labs meng-update Pokemon GO... Setelah Asus ZenFone, apakah update kali ini membuka kesempatan Android jadul seperti Jelly Bean memainkannya?
Baca Juga

Rudiantara memang dengan tegas menyebut Pokemon GO aman, ia bahkan membantah bahwa game ini bisa dimanfaatkan untuk memata-matai objek tertentu. Menurut Chief RA, panggilan Rudiantara, Pokemon GO tidak berbeda dengan game lainnya. Hanya saja, game ini sangat populer.

Walaupun begitu, masyarakat harus berhati-hati ketika memainkannya. Harus memerhatikan lingkungan sekitar dan tidak dimainkan saat berkendara. Pemain juga harus memainkannya di situasi yang tepat dan tidak mengganggun produktivitas, jangan sampai memainkan Pokemon GO saat bekerja atau sekolah.

Pokemon GO kan sama saja dengan permainan biasa. Kalau soal orang berkendara lalu menabrak karena mencari Pokemon, yang salah itu pemainnya. Kan sejak sebelum ada permainan itu juga sudah ada larangan berkendara sambil main handphone,” ujarnya.

“Saya sempat bicara dengan Profesor Sarlito Wirawan (seorang psikolog), dia juga mengatakan bahwa Pokemon GO ini sedang hype saja tapi pada titik tertentu nanti akan mereda,” tutupnya.

Jadi, buat kamu yang ingin memainkan Pokemon GO, tidak ada alasan keamanan yang perlu kamu takutkan dari segi teknologi. Tapi, dari segi lingkungan dan keamanan fisik, tentunya kamu harus tetap waspada dan melihat situasi yang tepat, jangan sampai membahayakan diri sendiri dengan bermain sambil berkendara, memercayai orang asing begitu saja, atau sekadar bermain ketika sekolah/bekerja!

Sumber: Kompas.com


SHARE
Previous articleSetelah Hantu, Seri Kamen Rider Baru Akan Bertemakan Game!
Next articleTips Cara Menggunakan Incense Pokemon GO agar Dapat Pokemon Lebih Banyak!