Group Stage The International 2016: Penampilan Cemerlang Miracle dan Zai

Dota 2 The International 2016 akhirnya dimulai. Setelah penentuan Wild Card, pertandingan pertama group stage kemarin sudah panas. Salah satu grup yang menarik untuk disimak adalah Grup A yang bisa dibilang grup neraka!

TI6day1 featured

OG, Amer “Miracle-” al-Barqawi. Sumber: gosugamers.net

Dota 2 The International 2016 akhirnya dimulai. Setelah kemarin penentuan Wild Card, 3 Agustus 2016 kemarin jadi hari pertama pertandingan group stage. Meski baru permulaan, pertandingan antar-tim sudah cukup panas. Salah satu grup yang menarik untuk disimak adalah Grup A yang bisa dibilang grup neraka.


CONTINUE READING BELOW

5 Fakta Dota 2: The International 2016 yang Harus Kamu Tahu!

Sebelum ikut dalam keseruannya, simak dulu lima fakta Dota 2: The International 2016 yang harus kamu tahu berikut ini. Jangan lewatkan fakta nomor 5!


Pada fase group stage, terdapat 16 tim yang bertanding. Mereka dibagi ke dalam dua grup yaitu grup A dan grup B. Grup A berisi delapan tim, yaitu OG, LGD Gaming, Evil Geniuses, TnC Pro Team, Wings Gaming, Alliance, NaVi dan Escape Gaming. Grup B juga berisi delapan tim, yaitu Vici Reborn, Team Liquid, MVP Phoenix, Digital Chaos, Fnatic, Team Secret, EHOME, dan Newbee.

Hasil pertandingan the international 2016 hari pertama

Standings Grup A dan Grup B setelah matchday 1

Dari grup A pertandingan terjadi cukup alot antara OG dan LGD Gaming. Dalam seri pertandingan best of 2 kedua tim berusaha sekuat tenaganya. Alhasil dua game tersebut berjalan cukup lama dengan durasi hampir 1 jam, dengan skor 1:1. Salah satu momen menarik yang terjadi pada pertandingan ini adalah ketika  Amer “Miracle-” al-Barqawi bekerja sama dengan David “MoonMeander” Tan dari OG mencuri Aegis of Immortal di milik LGD Gaming pada game 1. Sayangnya setelah pencurian tersebut, Miracle harus membayarnya dengan kekalahan OG pada game 1

[youtube_embed id=”6mLpg5T4_1M”]

Masih dari grup A, pertandingan lain yang tak kalah sengit datang dari pertandingan Evil Geniuses melawan Wings Gaming. Dua tim ini bisa dibilang sama-sama “baru”, karena EG baru saja mengalami roster reshuffle, sementara Wings Gaming adalah penantang baru dengan bakat-bakat muda di dalamnya. Kedua tim bertarung sengit dan juga menghasilkan skor 1:1. Ludwig “zai” Wahlberg dari EG tampil mencengangkan pada game 2 ketika ia menyelamatkan Syed Sumail “SumaiL” Hassan yang hampir mati dengan kombinasi skill Tether > Relocate.

Sumber: duniagames.co.id

TENTANG PENULIS
Muhammad "Uncanny!" Akbar

Bukan orang biasa yang hobi main game dan jadi hobi menulis tentang game. Game favorit adalah game multiplayer kompetitif, kini juga jadi pengamat dunia persilatan eSport lokal dan internasional.