Review The Secret Life of Pets – Satu Lagi Hits dari Illumination Entertainment!

Apakah film yang mengedepankan tingkah polah para hewan peliharaan ini layak ditonton? Cek saja reviewnya!

The Secret Life of Pets - Bunny

Satu lagi film animasi barat hadir untuk menghibur penonton. Bagaimana kualitasnya? Cek saja review The Secret Life of Pets ini!

Sinopsis

Max adalah seekor anjing peliharaan. Kehidupannya sehari-hari berpusat pada menunggu Katie, majikannya, pulang lalu bermain dengan gadis itu. Ia hidup di apartemen studio besar di tengah-tengah Manhattan, Katie bukan tipe majikan yang suka menghukum meski ia kadang nakal, dan ia punya banyak teman sesama hewan peliharaan di apartemen. Singkat kata, kehidupan Max cukup menyenangkan.

Tapi suatu hari majikan Max membawa teman baru untuk Max: seekor anjing besar bernama Duke. Tiba-tiba Max merasa kehidupannya bersama Katie terancam. Apalagi setelah Duke secara aktif mengganggunya. Siapa sangka kalau konflik remeh antara Max dan Duke ini berujung kepada petualangan epik yang menjangkau Manhattan hingga Brooklyn?

Visual yang Menghibur Mata

Review The Secret Life of Pets

Dalam menulis review The Secret Life of Pets ini, kelebihan utama yang pertama dipikirkan penulis adalah kekuatan visualnya. Bukan hanya aksi-aksi kocak para hewan saja yang tersaji dengan baik. Latar film ini juga tergolong sangat bisa dinikmati. Kamu dapat menyaksikan Manhattan dan Brooklyn dalam nuansa cerah dan penuh warna. Bahkan dua area terkenal di kota New York itu pun mungkin aslinya tidak sampai secantik ini.

Tanpa Kelemahan dari Tipikal Film Animasi Non-Disney

The Secret Life of Pets - Poodle


CONTINUE READING BELOW

One Piece 836 Mengungkap Senjata Tak Terduga Kelompok Topi Jerami!

Ada beberapa hal yang terungkap di One Piece 836. Salah satunya? Keberadaan senjata tak terduga yang bisa membantu menghadapi anak buah Big Mom!


Film-film animasi barat yang tidak diproduksi Disney biasanya memiliki kelemahan yang sama. Entah kenapa, para produser dan tim kreatif di balik film seperti itu akan mencoba memasukkan muatan referensi pop culture berlebihan hingga lelucon yang cenderung vulgar. Angry Birds Movie melakukan kedua kesalahan itu sekaligus, Ice Age semakin lama semakin bergantung kepada referensi pop culture, begitu pula dengan franchise Smurf.

Illumination Entertainment tidak membuat kesalahan seperti itu untuk Despicable Me. Memang ada referensi pop culture, tapi kadarnya tidak sampai membuat muak. The Secret Life of Pets pun disajikan dengan oke.

Ya, ada referensi pop culture juga di sini. Tapi referensi-referensi itu tidak sampai membuatmu merasa sutradara memaksakan membuat filmnya terasa hip dan berjiwa muda. Unsur vulgar? Kalau dibandingkan dengan Angry Birds Movie, jumlahnya juga sangat sedikit. Dengan kata lain, The Secret Life of Pets cocok untuk ditonton bareng bersama keluarga.

Karakter-Karakter yang Menarik

The Secret Life of Pets - Cat

Kekuatan lain dari The Secret Life of Pets adalah hewan-hewan yang disajikan di dalamnya. Baik geng utama yang terlibat dalam konflik cerita hingga beberapa hewan sampingan yang hanya muncul sebentar memiliki karakteristik sendiri. Max, Duke, Gidget si anjing lucu tetangga Max, hingga Snowball si kelinci lucu dengan tendensi sadis, semuanya memiliki cara sendiri-sendiri untuk menghibur penonton.

Masing-masing karakter ini memiliki penampilan unik dan cara berinteraksi yang unik. Beberapa hewan bahkan diberi momen sendiri untuk bersinar.

Plotnya Terasa seperti Toy Story

The Secret Life of Pets - Dog

Seperti yang kamu lihat di atas, film ini memiliki banyak keunggulan. Tapi tidak lengkap rasanya bila review The Secret Life of Pets ini tak menyorot juga kelemahannya.

Kelemahan utama yang paling terasa adalah betapa miripnya premis film ini dengan Toy Story perdana. Bila di Toy Story ada satu mainan favorit majikan yang merasa terancam dengan kedatangan mainan baru, maka di sini ada anjing favorit majikan yang terancam dengan kedatangan anjing baru. Bahkan mereka pun pada akhirnya harus terlibat masalah dan bertualang karena upaya salah satu anjing menyingkirkan yang lain.

Film ini memang tak bisa dikatakan menjiplak penuh Toy Story, terutama karena konklusinya berbeda. Tapi kemiripan itu bisa lumayan mengganggu mereka yang sudah menyaksikan Toy Story perdana. Plot juga bukan kekuatan utama film ini, karena alur ceritanya cukup standar dan mudah ditebak.

Kesimpulan

The Secret Life of Pets - Bird

Kesimpulan dari review The Secret Life of Pets ini adalah: filmnya mungkin memiliki beberapa masalah, terutama dari segi premis dan penyajian plot. Tapi karakteristik para tokoh, aksi yang disajikan, hingga visual yang ditampilkan bisa dijadikan alasan sendiri untuk menyaksikan film ini. Terutama bila kamu tipe yang menonton karena mencari hiburan santai, atau penyayang binatang yang ingin menyaksikan tingkah lucu hewan-hewan ini.

Minimnya unsur vulgar berlebihan juga membuat The Secret Life of Pets film yang cocok untuk dijadikan tontonan bersama keluarga.

Intinya, kalau kamu bisa mengesampingkan kelemahannya di segi plot, The Secret Life of Pets dijamin bisa menghibur kamu dari awal hingga akhir.

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.