Komik Doctor Strange Prelude Volume 2 Ungkap Sosok Ancient One!

Komik Doctor Strange Prelude benar-benar membantu memperkenalkan tokoh-tokoh utama filmnya. Kalau sebelumnya kita sudah berkenalan dengan Wong dan Kaechilius, giliran Ancient One dan Baron Mordo mendapat sorotan!

Doctor Strange Prelude Volume 2 - Ancient One

Kalau volume sebelumnya memperlihatkan tokoh Kaechilius dan Wong, Doctor Strange Prelude Volume 2 mengenalkan siapa itu Ancient One!

Ancient One adalah pemimpin dari para Master of Mystic Arts, seperti Wong, Kaechilius, serta Drumm dan Minoru yang tampil di volume 1. Ia juga adalah guru dari Stephen Strange dan pemegang gelar Sorcerer Supreme. Apa sebetulnya tugas seorang Sorcerer Supreme? Itu adalah salah satu pertanyaan yang dijawab di Doctor Strange Prelude Volume 2.

Doctor Strange Prelude Volume 2 - Ancient One 1

Dalam salah satu monolognya, Ancient One menyampaikan kalau tugas Sorcerer Supreme adalah sebagai seorang guru, untuk membantu mengajar dan membimbing para murid Mystic Arts menemukan tujuan dan pencerahan. Juga membimbing mereka untuk melindungi sesuatu yang lebih besar, yang mungkin bisa diartikan sebagai seluruh dunia atau multi semesta. Juga memastikan para muridnya tetap berada di sisi cahaya, bukannya beralih ke kegelapan dan menjadi penghancur.

Doctor Strange Prelude Volume 2 - Ancient One 2

Dari segi kekuatan? Seperti yang bisa kamu lihat di atas, Ancient One bahkan mampu mementahkan panah Apollon hanya dengan tekniknya saja. Ini adalah panah mistis yang di halaman sebelumnya diperlihatkan mampu menghancurkan dan membakar sejumlah pemukiman sekaligus. Jadi bayangkan saja sendiri seberapa kuatnya wanita ini.

Halaman di atas juga menonjolkan cara kerja Mystic Arts. Sihir ini digunakan dengan gestur dan gerakan tertentu, yang mengingatkan pada gerakan ilmu bela diri. Bila Stephen Strange juga akan diajarkan teknik ini, maka pertarungan di filmya nanti bisa jadi lebih mirip film Kung Fu ketimbang pertarungan sihir di Harry Potter.

Teaser Trailer Doctor Strange - Mordo

Hal lain yang menarik adalah kemunculan Master of Mystic Arts lain: Mordo. Di komik, Mordo berakhir sebagai musuh besar Stephen Strange. Namun di trailer maupun media promosi, Mordo sejauh ini justru ditampilkan sebagai sekutu Strange.

Doctor Strange Prelude Volume 2 ini pun menyajikan Mordo sebagai salah satu anak buah Ancient One. Mordo bahkan membantu Ancient One mengamankan busur dan panah Apollon dari tangan para bandit. Kalau di volume 1 Kaechilius terasa memiliki benih kegelapan, Mordo tak menunjukkan hal seperti itu di sini. Ia langsung melaporkan masalah busur dan panah Apollon ke Ancient One dan tak menunjukkan ego maupun sisi gelap seperti Kaechilius. Apakah Mordo di Marvel Cinematic Universe akan bertahan di sisi terang?

Doctor Strange Prelude Volume 2 - Ancient One 3


CONTINUE READING BELOW

Ini Buktinya Kalau Doctor Strange Superhero Terkuat Marvel Cinematic Universe!

Tahukah kamu kalau sebenarnya Doctor Strange superhero terkuat di Marvel? Tidak percaya? Kalau begitu, inilah bukti-buktinya!


Seperti tongkat sihir di volume satu, relik sakti Apollon di volume 2 ini akhirnya diamankan juga agar tidak jatuh ke tangan yang salah. Saat Stephen Strange menjadi Sorcerer Supreme, ia tampaknya sudah memiliki akses ke banyak relik kuat. Senjata-senjata yang mungkin akan berbahaya bila dipegang kawanan bandit, tapi justru bisa menjadi penyelamat dunia jika digunakan orang yang tepat. Menarik juga kalau busur dan anak panah Apollon ini sengaja diperlihatkan karena ternyata Hawkeye akan menggunakannya di Avengers: Infinity War.

Doctor Strange Prelude masih akan berlanjut, seharusnya untuk membahas sang tokoh utama: Stephen Strange. Film Doctor Strange sendiri akan dirilis 4 November 2016. Indonesia kemungkinan akan bisa menyaksikan film ini satu pekan sebelumnya, seperti yang dialami kebanyakan film Marvel di sini.

 

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.