Begini Penampilan Shocker di Spider-Man Homecoming!

Shocker di Spider-Man Homecoming - Shocker-min

Beredar bocoran tentang penampilan Shocker di Spider-Man Homecoming. Seperti apa versi layar lebar dari salah satu musuh familier Spider-Man ini?

Penampilan Shocker di Spider-Man Homecoming ini bocor lewat foto-foto seorang fan, yang diambil dari lokasi filmnya. Wujud sang penjahat bisa kamu lihat sendiri di bawah.

https://www.instagram.com/p/BJ-23AIhh1b/

Walau kostumnya terlihat lebih berkesan kotor dan diusahakan realistis, penampilan Shocker di Spider-Man Homecoming ini masih mengedepankan warna kuning seperti karakternya. Bahkan masih ada bentuk di permukaan kepala topengnya yang semakin menekankan kalau desainer kostum berusaha sebisa mungkin menyajikan Shocker yang mendekati komik, tapi juga tidak kelewat norak bila disajikan dalam format live action.

Wujud karakter ini yang lumayan mendekati versi komiknya juga yang membuat dia mudah dikenali tanpa perlu penjelasan resmi. Pihak Marvel Studio memang belum mengumumkan keterlibatan Shocker di Spider-Man Homecoming. Sejauh ini karakter yang harus dihadapi oleh Spider-Mannya Tom Holland baru ada dua: Vulture dan Thinkerer. Penambahan Shocker tentu akan mempersulit sepak terjang Spider-Man di film kolaborasi Sony-Marvel itu.

Musuh Baru di Spider-Man Homecoming - Vulture

Ini Informasi Soal Musuh Baru di Spider-Man Homecoming!

Ternyata Vulture bukan satu-satunya musuh yang harus dihadapi Spider-Man di filmnya nanti. Ada satu musuh baru yang sudah dipastikan, dan satu lagi masih digosipkan. Siapa? Ini dia informasinya!
Baca Juga

Kabar terakhir menyebutkan kalau aktor Bokeem Wobine diincar untuk menjadi Shocker di Spider-Man Homecoming. Namun hingga sekarang belum ada konfirmasi pasti mengenai keterlibatan Wobine di filmnya. Antara ini pertanda peran Shocker seharusnya disajikan sebagai kejutan saat filmnya tayang, atau tokoh yang satu ini memang hanya penjahat kecil yang kurang berpengaruh di filmnya, hingga tak masalah ia ditutupi dulu.

Diciptakan di tahun 1967 oleh Stan Lee dan John Romita Sr, Shocker yang bernama asli Herman Schultz ini memiliki keahlian dalam menciptakan perlengkapan canggih. Alih-alih menggunakan kecerdasannya untuk mendulang uang dengan cara legal, Schultz justru memilih cara yang lebih repot. Ia menciptakan sendiri kostum dan senjata yang pada akhirnya ia gunakan untuk berbuat jahat.

Jangan bayangkan penjahat dengan visi besar seperti Vandal Savage atau skala kekacauan besar seperti Joker saat membayangkan Shocker. Kecuali dia dikontrak oleh penjahat yang lebih berbahaya, motivasi Shocker adalah mencuri uang. Dan dia melakukan itu biasanya dengan melakukan perampokan bank. Kejahatan kecil yang membuat dia harus berhadapan dengan jagoan jalanan seperti Spider-Man atau Daredevil.

Tapi jangan remehkan Shocker. Di versi komik, tokoh yang satu ini sengaja beroperasi dengan skala kecil dan menjauhi upaya serius seperti balas dendam karena ia mampu berpikir logis. Bila ia dianggap sebagai penjahat kacangan, ia tak akan dikejar secara serius oleh para pahlawan. Terutama pahlawan sinting seperti Punisher, yang tidak ragu membunuh.

Apa kira-kira peran Shocker di Spider-Man Homecoming? Berdasarkan susunan penjahat di filmnya, ada kemungkinan Shocker versi film tidak menciptakan sendiri persenjataannya. Itu hanya salah satu teknologi yang diciptakan Thinkerer dari rongsokan Chitauri, seperti yang dirumorkan menjadi latar belakang kostum Vulture. Dan karenanya, Shocker kemungkinan akan menjadi tukang pukul untuk Thinkerer, yang dihadapi Spider-Man untuk mengetahui persembunyian Thinkerer dan Vulture.

Spider-Man Homecoming akan dirilis 7 Juli 2017.

 


SHARE
Previous articleInilah 7 Seiyuu Tercantik yang Biasa Kamu Dengar Suaranya
Next articleDaniel Craig Ditawari 150 Juta Dolar untuk Memerankan James Bond Lagi!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.