Karena 5 Alasan Inilah Masa Depan PlayStation 4 Pro Bakal Mengkhawatirkan!

PlayStation-4-Pro-3

PlayStation 4 Pro dikabarkan akan segera dirilis pada tanggal 10 November 2016 mendatang, dan itu hanya tinggal dua bulan lagi sebelum kita dapat melihatnya secara langsung. Konsol ini telah memicu reaksi yang sangat beragam, baik negatif ataupun positif. Walaupun respon positif yang diterima Sony Interactive Entertainment sangatlah baik, namun respon negatif yang muncul justru membuat kita semakin mempertanyakan apakah PlayStation 4 Pro pantas untuk dibeli?

PlayStation 4 Pro

Mulai dari kemampuannya untuk bermain game dengan resolusi 4K, atau Ultra HD, atau visual yang terbangun dari 3840 x 2160-pixel. Jelas, grafisnya jauh lebih detail. Kemudian dari sektoir hardware juga telah dibekali dengan kemampuan virtual reality (VR). Semua hal tersebut mungkin membuat beberapa dari kita semakin tidak sabar untuk segera membeli konsol ini. Namun, tidak mungkin semua hal positif tersebut tidak memiliki sisi negatif sama sekali. Inilah 5 alasan yang dapat membuat kamu berpikir dua kali sebelum membeli PlayStation 4 Pro.

1

Prosesornya Bukanlah Solusi Jangka Panjang

PlayStation 4 Pro

Sony Segera Mengadakan Acara Rahasia untuk Meluncurkan PlayStation Neo

Sebagai salah satu "rahasia" terbesar Sony, penerus PlayStation 4, PlayStation Neo dikabarkan akan segera diperlihatkan dalam salah satu acara besar Sony di tahun ini.
Baca Juga

AMD hingga saat ini masih berperan besar dalam merancang arsitektur CPU dari PlayStation 4 Pro. Kita sudah mengetahui hal ini jauh sebelum Sony mengumumkannya pada acara PlayStation Meeting karena sebelumnya mereka sudah memberitahu bahwa PlayStation 4 Neo (namanya pada waktu itu) dapat tetap menggunakan semua software dan aksesoris PlayStation 4. Kali ini, AMD meningkatkan kemampuan CPU-nya untuk dapat berjalan dengan kecepatan 2.1GHz.

Peningkatan kemampuan tersebut memang sudah cukup bagus. Namun, secara keseluruhan PlayStation 4 Pro ini masih sangat tertinggal jauh jika dibandingkan dengan prosesor Intel i5 kelas bawah. Keberbatasan kemampuan prosessor adalah salah satu masalah terbesar yang dihadapi oleh Ubisoft saat mereka akan merilis Assassin’s Creed Unity untuk PS4. Dalam perbandingan sebelumnya, kita bahkan telah mengetahui bahwa PS4 sudah cukup kesulitan untuk mengikuti kemampuan Cell Prosessor milik PS3. Tambahan 500 MHz mungkin akan sangat menolong, namun, spesifikasi tersebut masih sangat jauh tertinggal jika dibandingkan dengan prosessor lainnya, dan hal ini tetap tidak memperpanjang usia platform PlayStation 4.

2

PlayStation 4 Pro Terlalu Mengandalkan VR Agar Dapat Sukses

PlayStation 4 Pro

Sony Konfirmasikan Stereo Headset Premium untuk PlayStation 4!

Buat kalian yang pengen suara / musik selama nge-game melalui PS4 terdengar lebih personal!
Baca Juga

Sudah tidak diragukan lagi kalau satu hal yang dapat mempengaruhi kesuksesan PS4 Pro adalah PlayStation VR (PSVR). Peningkatan kemampuan prosesor dan GPU-nya sudah pasti membuat penggunanya dapat bermain VR dengan nyaman. FPS yang stabil dan performa yang berjalan dengan lancar adalah hal terpenting yang harus dimiliki oleh PlayStation 4 Pro, dan jika kita mengingat seberapa besar kekuatan dari konsol terbaru ini kelihatannya dua hal tersebut tidak menjadi sebuah masalah.

Masalahnya adalah VR masih belum menjadi suatu prioritas yang diinginkan oleh banyak orang. Penjualan dari beberapa VR terkenal seperti HTC Vive atau bahkan Oculus Rift hingga saat ini masih merugikan pembuatnya, walaupun sensasi memiliki dan merasakan teknologi tersebut sedini mungkin adalah hype yang sangat tinggi dibandingkan sekadar main game yang sudah jamak dilakukan. Hal ini bahkan membuat produksi dari alat VR tersebut melambat drastis. Banyak orang pasti akan langsung membeli PlayStation 4 Pro jika PSVR berhasil menarik perhatian mereka, namun, PSVR juga harus memiliki game yang layak untuk dimainkan.

3

Banyak Game Masih Tidak Mendukung Resolusi 4K

PlayStation 4 Pro

Project Scorpio, “Senjata” Microsoft yang Akan Mengakhiri Era Perang Konsol

Dengan harapan Microsoft yang sangat besar kepada Project Scorpio, apakah mereka dapat mengakhiri perang konsol yang ada pada saat ini?
Baca Juga

Bermain game dengan resolusi yang lebih tinggi adalah impian dari para gamer, apalagi dengan teknologi yang semakin memudahkan kita untuk mewujudkan hal tersebut. Perusahaan penerbit GPU selalu memberikan berbagai produk terbaru yang dapat memberikan pembelinya kemampuan bermain dengan resolusi 4K dengan harga yang masih relatif terjangkau seperti melalui seri R9 480, Titan X atau GTX 1080. Semua kartu grafis tersebut memang masih memiliki harga yang cukup mahal, namun, mereka telah didesain untuk memaksimalkan kemampuan hardware yang sudah ada pada saat ini. Masalahnya adalah, bahkan dengan bantuan kartu grafis paling mahal sekalipun, dalam setting grafis maksimal, game seperti Rise of the Tomb Raider masih belum dapat berjalan dengan optimal.

Spesifikasi PlayStation 4 Pro sudah jelas sangat tertinggal jauh jika dibandingkan dengan semua kartu grafis tersebut. GPU yang ada di dalam PlayStation 4 Pro memiliki 4.2tflops, dan 36 unit komputasi yang berjalan pada kecepatan 911MHz. Data kasar ini telah memperlihatkan bahwa kemampuan PS4 Pro hanyalah 1/3 dari Titan X, sebuah kartu grafis bahkan kesulitan untuk menjalankan Hitman Absolution di atas 35FPS. Hal ini secara tidak langsung membuktikan bahwa PlayStation 4 Pro tidak akan berjalan dengan lancar jika memainkan game yang membutuhkan resolusi 4K agar berjalan dengan stabil, terutama beberapa game seperti Rise of the Tomb Raider atau Uncharted 4.

Lanjut ke halaman berikutnya . . . .