The Idolmaster: Cinderella Girls Viewing Revolution Tampilkan Trailer Perdana!

The Idolmaster: Cinderella Girls Viewing Revolution

Wota idol pop Jepang pasti menunggu-nunggu game PlayStation VR yang satu ini! Ya, apalagi kalau bukan game konsol perdana dari spin-off mobile The iDOLM@STER, Cinderella Girls Viewing Revolution!

Setelah lima tahun “terjebak” di platform mobile (yah, memang mereka dapat cameo sebagai rival di Shiny Festa dan DLC One For All, tapi nggak saya hitung), akhirnya Bandai Namco memutuskan untuk merilis mereka di pasar konsol melalui game eksklusif PlayStation VR The iDOLM@STER, Cinderella Girls Viewing Revolution.

Game “konser idol VR” ini dipersiapkan rilis pada 13 Oktober di Jepang, dan bagi kamu yang kurang beruntung tidak bisa mencoba game ini di booth Bandai Namco di Tokyo Game Show 2016, kamu bisa melihat trailer debut-nya di bawah.

Publikasi video game populer di Jepang, Famitsu, juga telah mengeluarkan video gameplay mereka memainkan The iDOLM@STER: Cinderella Girls Viewing Revolution yang bisa kamu lihat di bawah.

Seperti yang terlihat, kamu bisa memakai PlayStation Move sebagai lightstick selama menonton konser. Dan dari beberapa screenshot yang beredar, kamu juga akan bisa menyesuaikan jumlah lightstick yang kamu gunakan selama konser.

The iDOLM@STER: Cinderella Girls Viewing Revolution akan dibanderol 2.296 yen (sekitar 300 ribu Rupiah) dan dilengkapi dengan tiga lagu:”Onegai! Cinderella,” “Star!!,” dan “Yes! Party Time!!”

Sementara kalau kamu melakukan pre-order, kamu akan mendapat bonus berupa DLC “Produce Wristband” yang bisa kamu pakai selama konser, serta membeli game ini saat awal-awal baru rilis akan memberimu theme PlayStation 4 eksklusif yang akan memainkan lagu “Yes! Party Time!!” di background menu.

Walaupun jujur saya cukup terkesan dengan presentasinya, tapi melihat Namco masih menggunakan model karakter dari game mobile Starlight Stage yang dipermak terasa cukup mengecewakan. Terutama mengingat game terbaru iDOLM@STER, Platinum Stars, belum lama ini baru saja rilis. Apakah mereka dikejar-kejar Sony untuk membuat launch title PS VR sehingga tidak bisa menyiapkan model karakter yang lebih “berkualitas”?

Dan bicara soal Platinum Stars, kekecewaan saya bertambah karena demo VR kantor 765 Pro (yang sempat ada demo-nya di AFA 2014!) tidak menghasilkan apa-apa. Sayang sekali.

Duniaku Network adalah media partner resmi #TokyoGameShow untuk Indonesia.