Desainer Warna Studio Ghibli, Michiyo Yasuda Meninggal Dunia

michiyo-yasuda-meninggal-studio-ghibli-min

Desainer warna Studio Ghibli Michiyo Yasuda meninggal dunia di usianya yang ke-77. Beliau terlibat dalam banyak film Ghibli, termasuk Spirited Away.

Mendengar Studio Ghibli, mungkin yang akan terlintas pertama di benak fan anime adalah Hayao Miyazaki. Namun, seperti awamnya sebuah studio animasi, ada banyak pihak lain yang terlibat di balik layar. Salah satunya adalah desainer warna Michiyo Yasuda, yang mengerjakan warna untuk banyak sekali film Ghibli hingga terakhir The Wind Rises. Patut disayangkan Michiyo Yasuda meninggal akibat penyakit tanggal lima Oktober kemarin.

michiyo-yasuda-01

Sebagai studio yang tradisional, Ghibli memiliki deretan nama yang sama dalam mengerjakan setiap proyek film. Dalam sebagian besar karirnya, Yasuda bekerja sama dengan dua animator Ghibli: Isao Takahata (Grave of the Fireflies, Only Yesterday) dan Miyazaki si otak utama di balik Ghibli (Princess Mononoke, Spirited Away).

Selain film-film Ghibli, Michiyo Yasuda juga pernah terlibat dalam pembuatan OVA Devilman dan Angel’s Egg.

angels-egg-michiyo-yasuda-min

Sebagai salah satu tokoh senior Ghibli, Yasuda sudah bekerja sama dengan studio ini sejak didirikan. Selain plot, hal yang selalu menonjol dari animasi-animasi Studio Ghibli adalah animasi tradisionalnya dan juga pemilihan warna untuk setiap film. Yasuda memiliki pengaruh besar untuk faktor kedua tersebut.

Untuk mengenang beliau, kamu bisa melihat cara beliau menggunakan warna dominan dalam beberapa judul Ghibli. Mulai dari warna merah…

Ungu.

Merah muda.

Biru.

Emas.

Hingga hijau.

Budaya Pop Barat dan Timur Berpadu dengan Manis di Indonesia Comic Con 2016

Penggemar budaya pop di Indonesia dimanjakan event dengan tamu internasional yang tidak kalah meriahnya dengan Anime Festival Asia, yaitu Indonesia Comic Con 2016.
Baca Juga

Dalam wawancara dengan LA Times di tahun 2009, Yasuda menyampaikan kalau setiap warna memiliki makna dan itu membuat sebuah film dapat lebih mudah dipahami. Gambar dan warna dapat memperkuat situasi yang disajikan di layar. Kalau kamu melihat contoh-contoh di atas, kamu akan merasakan kalau sentuhan Yasuda memang berhasil. Setiap warna disajikan dengan jelas, cerah-gelapnya tergantung pada situasi dan mood, menciptakan kesan yang sesuai untuk penonton.

Dunia animasi telah kehilangan satu nama besar. Untuk mengenang beliau, kamu dapat menyaksikan kembali film-film Studio Ghibli dan mempelajari mendalam permainan warna di setiap animasinya. Dengan begitu, kamu mungkin akan dapat merasakan juga kepiawaian dari maestro yang satu ini.

 

 

 

 


SHARE
Previous article7 Film Mandarin yang Selalu Ada di Hati Anak Generasi 90an
Next articleSiap-Siap, LoL Indonesia Akan Merayakan Ultah Ketiga di Mall Taman Anggrek!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.