Kenalan Lebih Jauh Nvidia GeForce GTX10 Series Bareng Nixia

Nvidia Gathering Nixia

Hari Sabtu, 15 Oktober kemarin pada jam 13:00, setelah perjalanan selama sekitar 45 menit, saya sampai di salah satu rukan yang berlokasi di Mangga Dua, Jakarta Utara, untuk mendatangi Nixia — eh, salah, tepatnya suatu acara yang ada Nixianya, yaitu Nvidia Gathering.

Namun, ini bukan suatu acara yang sangat besar. Diadakan di rukan yang tidak begitu luas, saya masuk ke ruangan workshop Nvidia yang sudah dipenuhi kursi-kursi, menanti untuk diduduki. Dimana terdapat tujuh peserta lain yang juga sudah menunggu. Kegiatan Nvidia Gathering hari itu pun dibuka pukul 14:30 dengan presentasi dari representatif Nvidia Francisca Mas mengenai GTX10 Series dan teknologi canggih yang tersembunyi di balik lini graphic card terbaru Nvidia tersebut.

Nvidia Gathering

Salah satu fitur dari GTX10 yang paling banyak dibahas pada Nvidia Gathering kali ini adalah Ansel, fitur penangkapan layar yang memang luar biasa. Dengan menggunakan overlay gaming Nvidia GeForce Experience, kamu bisa mengaktifkan Ansel dan mengambil gambar dari game dengan resolusi tinggi dan beragam sudut pandang, lengkap dengan beragam filter layaknya Instagram.

Teknologi Super Resolution dalam Ansel memungkinkanmu tidak hanya mengambil gambar dalam resolusi layar komputermu atau 4K, tapi bahkan mencapai 46080×25920 pixel dengan ukuran file mencapai 1.7GB (atau lebih) hanya untuk satu screenshot!

Tentunya ini bukan untuk menyombongkan ukuran saja, tetapi kualitas gambar yang dihasilkan juga sangat mendetail. Seperti yang terlihat pada gambar di bawah, tulisan di atas buku dan kertas bisa di-zoom hingga nyaris terlihat.

Nvidia Gathering Ansel Super Resolution
Sumber: Nvidia

Screenshot dari game bisa dicetak buat billboard-billboard di pinggir jalan,” celetuk Nixia.

Kemudian, mengambil gambar dalam game juga semakin bebas dengan adanya 360 Capture dan Free Camera, yang memungkinkanmu mengambil gambar dari sudut dan lokasi manapun saat sedang bermain. Tidak perlu lagi mencari posisi yang pas secara manual atau bingung mencari adegan pertempuran yang tepat untuk dijepret. Hasilnya pun bisa dinikmati secara 360 derajat dengan perangkat virtual reality, baik mobile maupun PC.

Penjelasan mengenai fitur Ansel pun dijelaskan dengan lebih dalam dan dipraktikkan secara langsung saat Nixia melakukan demonstrasi menggunakan game The Witcher 3.

Nvidia Gathering Nixia

Selain mendemokan fungsionalitas Ansel, Nixia juga memperlihatkan fungsi Nvidia Share, dimana kamu bisa merekam, livestream langsung ke Youtube atau Twitch, dan menyimpan cuplikan video dari satu sampai 20 menit terakhir permainan melalui Instant Replay.

Terdapat satu lagi fitur Nvidia Share yang paling menarik yaitu GameStream. Kamu bisa memberikan kendali permainan kepada salah satu temanmu secara remote pada game yang sedang kamu mainkan dan juga mengajaknya bermain co-op sekalipun dia tidak memiliki game tersebut.

Tidak hanya itu, graphic card seri Pascal ini juga sudah sangat “VR ready.” Performa GTX10 dalam memproyeksikan gambar untuk output perangkat virtual reality dan multi-monitor lebih efisien perihal daya dan kemampuan rendering dibanding seri-seri sebelumnya berkat Simultaneous Multiprojection, yang bisa mencocokan posisi layar dengan keadaan sebenarnya dalam game; Single Pass Stereo, dimana graphic card hanya me-render gambar satu kali untuk kedua layar VR; dan berbagai fitur lain seperti Haptic Touch.

Di depan laptop MSInya yang berwarna merah muda, Nixia menambahkan, fitur-fitur GeForce Experience secara maksimal sudah bisa digunakan sejak graphic card seri GTX9. Laptopnya sendiri memakai GTX970, yang berarti antara Phantom, Stealth, atau Dominator.

Nvidia Gathering Nixia
Sumber: Facebook

Sebelum sesi presentasi ditutup, selaku brand ambassador MSI, Nixia memamerkan salah satu GTX10 keluaran MSI, GTX1070 Gaming Series, yang memiliki fitur Twin Frozr II untuk menjaga dinginnya temperatur komponen dan mengatur kebisingan kipas serta beberapa tambahan yang tidak ada di versi “Founders Edition” standar milik Nvidia.

Dia pun menanyakan apa perbedaan antara Nvidia dan MSI pada salah satu peserta yang berhasil dijawab dengan hampir tepat, yaitu perannya adalah sebagai produsen yang membuat chip untuk graphic card dan vendor yang membuat varian berdasarkan chip tersebut.

Buat gamer PC, saya rasa sih tidak ada hal spesial yang diungkapkan dalam acara Nvidia Gathering. Tetapi bagi orang awam yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai PC gaming dan menyiapkan modal untuk membuatnya, kegiatan ini bisa menjadi tempat berdiskusi yang asyik.

Menjelang berakhirnya kegiatan Nvidia Gathering kedua ini, para peserta diajak bermain tebak-tebakan berhadiah beragam merchandise menarik. Pemenang pertama mendapatkan mouse pad, kedua dan ketiga mendapatkan boneka naga maskot MSI, dan dua lainnya menerima pernak-pernik MSI berupa strap, gantungan kunci, dan foto nXa Gaming.

Nvidia Gathering
Sumber: Facebook

Nggak apa lah ya dapat hadiah aksesoris kecil-kecilan, toh masuk acara gratis, kuisnya juga gratis.

Setelah itu secara resmi acara ditutup dengan foto bersama para peserta dengan Nixia dan staf Nvidia yang hadir. Bagi peserta yang tidak ingin langsung pulang pun bisa menjajal Overwatch dulu di PC-PC yang sudah tersedia.

Nvidia Gathering Nixia
Sumber: Facebook

Nvidia Gathering ini rencananya akan diadakan lagi pada minggu depan, namun bintang tamunya bukan Nixia melainkan Team nxl, yang akan mengajarkan cara bermain Counter-Strike selayaknya pemain profesional.

“Untuk rutinnya belum bisa kita pastiin ya, tapi semoga kita bisa ngadain [Nvidia Gathering] sebulan sekali,” bilang Fransiska mengharapkan gathering untuk umum seperti ini berjalan lebih rutin. Kamu sendiri bisa melihat apakah Nvidia akan mengadakan acara ini atau membuka pendaftaran di fanpage Facebook GeForce Community Indonesia.

Semoga acara ini bisa berjalan terus, ya.

Diedit oleh Arya W. Wibowo


SHARE
Previous articleDevilian Mobile, Action RPG Bergrafis Memukau Milik Gamevil
Next article5 Film Tentang Sniper yang Menceritakan Serunya Menjadi Seorang Penembak Jitu
Jadi penulis karena nggak bisa koding.