Spekulasi One Piece – Apakah Big Mom Memakan Dua Devil Fruit?

big mom memakan dua devil fruit

One Piece 843 mengungkap kalau Big Mom mampu mengendalikan cuaca. Apakah ini pertanda Big Mom memakan dua Devil Fruit, seperti Blackbeard?

Spekulasi One Piece kali ini bangkit karena pengungkapan kekuatan baru Big Mom. Sebelumnya, sudah ditegaskan kalau Big Mom memakan Devil Fruit bernama Soul Soul Fruit. Devil Fruit ini membuatnya mampu menyerap jiwa orang lain, serta menggunakan potongan jiwa untuk menciptakan homies; pohon-pohon dan benda mati hidup yang kamu lihat di Totland sejauh ini.

Tapi Pound si mantan suami Big Mom mengungkap satu-satunya pemimpin Yonko wanita itu masih memiliki kekuatan super lain. Dia dapat memanggil Prometheus sang matahari lewat tangan kanannya, sementara tangan kirinya bisa memanggil awan petir Zeus. Dengan Prometheus dan Zeus, dia dapat menghancurkan armada bajak laut yang mengalahkan salah satu panglima utamanya.

big-mom-prometheus-zeus-one-piece

Heboh! Pertarungan Luffy Vs Sanji Pecah di One Piece 843!

Pertarungan Luffy Vs Sanji pecah di penghujung One Piece 843. Bagaimana ini bisa terjadi? Siapa kira-kira yang akan menang? Ini pembahasannya!
Baca Juga

Jawaban dari kekuatan Big Mom ini mungkin akan terungkap dalam waktu dekat. Bahkan bisa saja dia memperlihatkannya di bab depan, kalau-kalau kabar soal terlukanya Cracker didengar wanita pemakan segala ini.

Tapi untuk spekulasi, apakah benar Big Mom memakan dua Devil Fruit? Penulis akan menarik kesimpulan sementara… tidak, dia tidak memakan dua buah sakti itu. Kalau iya, seharusnya saat Blackbeard menyantap Devil Fruit Whitebeard, nama Big Mom akan disebut-sebut. Ada gelagat kalau kekuatan Big Mom ini sudah dia miliki sejak dulu dan dia Yonko. Angkatan Laut pasti tahu kalau Big Mom memakan dua Devil Fruit.

Jadi, apa sebenarnya Prometheus dan Zeus yang disebut-sebut Pound? Sepertinya sederhana saja. Lihat lagi bentuk Prometheus dan Zeus di gambar sebelumnya. Prometheus adalah api membara yang tersenyum, sementara Zeus adalah awan petir yang juga tersenyum.

Big Mom One Piece - Leave of Life

Sepertinya, baik Prometheus maupun Zeus adalah homies. Zeus adalah awan petir yang diberi potongan jiwa oleh Big Mom, sedangkan Prometheus… entah apa Prometheus benar-benar matahari atau bukan (walau memang, di satu bagian diperlihatkan ada matahari tersenyum di latar Totland), tapi dia juga diberi potongan jiwa. Karenanya Zeus dan Prometheus bisa memperlihatkan ekspresi di gambar di atas.

Kalau benar Zeus dan Prometheus ini adalah homies, maka sebaiknya Big Mom memberi potongan jiwa yang lebih superior ke mereka. Bahkan mungkin sebaiknya, demi kemudahannya sendiri, ia memasukkan potongan jiwanya sendiri ke dalam awan dan matahari itu. Kenapa? Karena kalau tidak, akan ada seorang gadis tertentu yang bisa memanfaatkannya.

one-piece-836-nami-lola-vivre-card-pound

Terungkap di One Piece 843, Musuh Alami dari Big Mom adalah… Nami??

di One Piece 843v ini terungkap bahwa kekuatan Big Mom justru akan menjadi tidak berdaya jika dihadapkan dengan salah satu kru Strawhat yaitu... Nami!
Baca Juga

Nami masih memegang vivre card milik Lola, yang – karena kekuatan jiwa Big Mom – bisa membuat para homies mengkhianati Cracker dalam pertarungannya dengan Luffy. Kalau Zeus dan Prometheus hanya homies biasa… jangankan membantu Big Mom, bisa-bisa mereka ganti digunakan Nami sebagai senjata pamungkasnya untuk melawan Germa 66 dan armada Big Mom.

Tanpa Zeus dan Prometheus saja Nami sepertinya bisa melawan Big Mom dalam manipulasi cuaca. Jika ternyata Nami bisa membajak awan dan matahari mini milik Big Mom itu, maka gadis navigator ini justru bisa jadi andalan untuk melawan armada Big Mom dan Germa 66, menggantikan tukang pukul seperti Zoro yang tidak ikut dalam petualangan kali ini.

 

 


SHARE
Previous articleKubu BAD VS Kubu GOOD! Inilah Alasan Drama Perpecahan YouTubers Indonesia
Next articleBersiaplah Gamers! Lenovo Gaming League 2 Dimulai Akhir Oktober Ini!
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.